
Akhirnya Hawk,Tomahawk,Rian pun sampai di sekolahan dan disambut dengan baik oleh teman-teman mereka,tapi itu hanya sementara karena tiba-tiba Hawk,Tomahawk,dan Rian jatuh dan pingsan karena kelelahan karena kehabisan energi.
Mereka pun akhirnya dibawa oleh Magical,Rein,Wein,Estia ke rumahnya dan di tempatkan di kamar tidurnya Magical,setelah membawa tiga orang pingsan ini akhirnya mereka pun sampai di tujuan,dan mereka yang membawanya pun merasa canggung.
"Yah,membawa tiga orang ini repot juga,tapi kita juga harus terimakasih kepada mereka",kata Rein.
Lalu semua pun tersenyum dan mengangguk-akukan kepalanya,setelah itu membawa ke kamar mereka masing-masing,Magical yang membawa Hawk pun mulai menunjukkan gejala yang umum pada perempuan.
"Hahh,kenapa aku membawa laki-laki ke kamarku?,hah,tenang,tenang",kata Magical dengan raut wajah aneh.
Setelah mengkompres Hawk,Magical pun tertidur di kursi sebelah Hawk,setelah waktu berlalu sekitar 3 jam akhirnya Magical pun bangun dan betapa terkejutnya dia karena Hawk sudah tidak ada di kamarnya,dia awal mula bingung tapi tiba-tiba.
"Hawk?,dimana kau?",kata Magical dengan cemas.
"Aku disini",kata Hawk.
"Hah,dimana-",kata Magical tapi belum selesai bicara kepala Magical langsung berputar ke kanan dan bibir menyentuh bibir yang kita sebut dengan permen Kiss.
Magical pun malu dan pipinya pun memerah sangat,raut wajah yang aneh,juga Hawk,dan itu wajar untuk anak muda yang kita sebut dengan jatuh cinta.
"Hehehe,tenang,aku pakai masker kok jadi gak-",Kata Hawk tapi belum selesai bicara,dia langsung ditampol Magical.
"Mesummm,goblok,payah",kata Magical dengan nada tinggi plus malu.
"Emang apa salah dan dosa saya?",kata Hawk didalam hati.
__ADS_1
Setelah itu Hawk pun pingsan karena tampolan dari Magical dan kepalanya pas pusing,ini dari author pesanya yang baca kalau udah punya pacar jangan langsung main,atau kayak cerita ini.
Magical pun cemas,canggung,dan khawatir melihat Hawk pingsan,kemudian Magical pun menidurkan Hawk di kakinya,setelah menunggu ber-berapa menit akhirnya Hawk pun bangun.
"Hallo,Hawk",kata Magical sambil tersenyum manis.
"Oh,hallo,dimana ini?,eh,di kakimu,hahh,oh kenapa wajahmu begitu?",tanya Hawk.
"Sudah jangan melihatku seperti ini,dan jangan menghadap kesini",kata Magical.
Setelah itu mereka pun saling berbagi cerita dan sesekali mereka berdua tertawa karena cerita lucu Hawk atau Magical,tapi tiba-tiba Hawk menggulingkan badanya dan mengajak Magical keluar untuk ya sekali-kali jalan-jalan membeli apa atau apa.
"Kita mau kemana enaknya?",tanya Hawk.
"Oh,kita kepasar saja karena sayur dan bumbu sudah mulai menipis",kata Magical.
Setelah berlari Hawk pun mulai kelelahan dan mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan biasa,di perjalanan mereka pun saling mengobrol,tiba-tiba ada anak yang hampir di tabrak gerobak tapi dengan sigap Hakw pun mendorong anak itu bersama dengannya.
Setelah menyelamatkan anak itu,Hawk pun langsung di tepuk tangani warga karena keberaniannya itu,tapi Hawk malah memarahi dan membentak mereka karena ada banyak orang tapi yang menyelamatkan hanya satu,setelah itu semua warga pun diam dan melanjutkan kegiatan masing-masing.
"Kamu tidak apa-apa?,apa ada yang terluka?,dimana?,dimana yang terluka?",tanya Hawk sambil cemas.
"Hawk,kamu sangat baik walaupun dia bukan siapa-siapa kamu masih mempedulikan dia",kata Magical dalam hati.
"Ibu,ibu,aku kehilangan ibuku dipasar,kakak bantu aku kumohon",kata anak itu sambil menangis.
__ADS_1
"Ya,kakak yang baik ini akan membantumu dan ini hadiah dari kakak,sudah jangan nangis ya?",kata Hawk sambil menenangkan anak itu.
"emm,oh,kakak?,apa itu istri kakak?,tanya anak itu.
lalu Hawk pun melihat kebelakang dan ternyata Magical pun mendengarkan perkataan anak tadi yang membuat mereka menjadi malu,Magical pun mendekat dan memegang tangan anak itu,dan menyuruh Hawk untuk berangkat dan jangan bengong saja.
Hawk yang melihat itu pun lalu memegang tangan kanan anak itu sementara Magical tangan kiri.
"Seperti sepasang kekasih muda",kata Hawk.
"Tidak!,aku lebih suka memanggil kakak dan dua adiknya",kata Magical.
Lalu anak itu melepas genggaman mereka berdua karena ibunya sudah ada di depan anak itu,lalu Hawk dan Magical yang melihat itu pun menjadi senang.
Hari pun sore,mereka pun lupa berbelanja sayur dan bumbu,tanpa basa-basi mereka pun langsung membelinya,setelah membelinya mereka pun kembali pulang sambil mengobrol.
tiba-tiba Magical pun hampir jatuh,tapi Hawk pun sigap dan untung Magical tidak jatuh terutama barang belanjaan nya.
"Apa kamu tidak apa-apa Magical?",tanya Hawk.
"Aku pusing dan lelah,rasanya aku tidak kuat-",kata Magical yang belum selesai bicara karena langsung digendong oleh Hawk.
"Ehhh,cepat turunkan aku,turunkan!!!",kata Magical sambil meronta-ronta minta diturunkan.
"Kamu ini lebih penting jadi manut saja!",kata Hawk.
__ADS_1
Akhirnya Magical pun diam dan memegang erat Hawk agar tidak jatuh,sementara Hawk pun merasakan hawa-hawa yang sangat enak.
Mereka pun berjalan dan Hawk pun merasakan pundaknya basah karena terkena air liur Magical yang sedang tidur,Hawk yang merasakan itu dan yang melihat itu pun berjalan secara lembut tapi pasti agar tidak membangunkan Magical.