
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Bismillahirrahmanirrahim....
Selamat membaca..
Sedangkan di tempat lain tepatnya di bandara Juanda. Damian sedang duduk menunggu di ruang tunggu khusus domestik dan dia ingat kalau sejak dari rumah Litha kemarin ponsel nya belum di aktifkan kembali. Setelah mengaktifkan ponsel nya kembali banyak sekali notif yang masuk dan dia tersenyum melihat salah satu notif dari seseorang yang memenuhi pikirannya.
nona cantik " kenapa ngga hubungi gue...."
me " Maaf ya, setelah menemui kamu kemaren ponsel nya langsung aku matiin baru aku nyalakan sekarang...."
nona cantik " Udah berangkat belum !!"
me " Ini baru sampai di bandara masih menunggu, kenapa mau kesini!
Tidak lama setelah pesan itu terkirim Litha berjalan menuju ke arah jendela dan membuka tirai agar udara pagi bisa masuk.
Ponsel Litha berdering menandakan ada pesan masuk setelah melihat siapa yang mengirimi pesan dia langsung membuka dan membalas pesan itu.
__ADS_1
me " Tidak terimakasih, gue masih ada kuliah hari ini...."
Damian " Kirain mau ke sini , keburu senang aku, udah dulu ya nanti kalau sudah sampai Lombok aku hubungi kamu lagi, bye nona cantik jangan kangen ya...."
me " Alay..."
Damian tidak membuka tapi dia melihat balasan Litha di layar utama ponselnya sambil tersenyum senang, setelah itu Damian bersiap dan menyeret kopernya karena panggilan pengeras suara di bandara sudah terdengar dan mengharuskan Damian untuk masuk ke dalam pesawat. Damian duduk dan menyenderkan kepalanya di sandaran kursi dan berusaha untuk tidur di rasa pesawat sudah take off dan mulai tidak menjajaki tanah lagi pikiran nya melayang memikirkan gadis nya.
Setelah lebih dari satu jam dia menempuh perjalanan dari kota Surabaya menuju Lombok akhirnya Damian sampai di bandara internasional Zainuddin Abdul Madjid atau yang di kenal dengan bandara ZAMIA . Kedatangan Damian ternyata sudah di tunggu oleh pak Agus orang kepercayaan papanya.
"Selamat datang di Lombok tuan." Sapa pak Agus membungkukkan sedikit badannya tanda hormat pada anak tuanya.
"Panggil Damian atau mas aja pak ! , jangan terlalu formal begitu , maaf jadi merepotkan pak Agus." Jawabnya tersenyum.
"Ini mobilnya , silahkan masuk!" Ujar pak Agus.
"Terimakasih"
Pak Agus membawa mobilnya meninggalkan bandara ZAMIA menuju kediaman keluarga Damian Amos Anggasta yang terletak di pinggir jalan raya Sandik batu lay Nusa tenggara barat Lombok barat, selama menuju ke rumah nya ia melihat pemandangan sekeliling sangat indah dan masih alami . indah sekali gumamnya.
__ADS_1
"Sudah sampai mas."Ujar pak Agus membuyarkan lamunan nya.
"Terimakasih pak Agus." Sambil membuka pintu mobil kakinya melangkah kedalam rumah dan melihat sekeliling masih sama seperti sepuluh tahun yang lalu pikir nya . Damian memasuki kamar nya dan menghempaskan tubuhnya ke atas sofa . bersandar menengadah kan kepala sambil memejamkan matanya rasanya cukup lelah hari ini. Dia ingat kalau belum menghubungi seseorang.
"Assalamualaikum ." Sahut seseorang dari seberang sana.
"Waalaikumsalam." jawab Damian setelah menunggu beberapa detik.
"Sudah sampai." tanya Litha lagi .
"Baru saja, sekarang tinggal lelahnya." jawabnya.
"Ya sudah sekarang istirahat dulu, aku tutup telfonnya kebetulan dosennya sudah datang, bye.
Damian merebahkan tubuhnya di atas sofa itu dan memejamkan matanya.
Sedangkan di kampus Litha fokus mendengarkan dosennya tapi tiba tiba perutnya sakit seperti di remas-remas sampai berkeringat dingin.
Terimakasih yang sudah mampir 🙏🙏🙏 tetap dan tidak pernah bosan jangan lupa tinggalkan jejak ya....
__ADS_1
love you all ketemu lagi di update selanjutnya 😊😊
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️