
" apa yang terjadi semalam ! " , kenapa gue ada di kamar loe ! kata litha sambil memperhatikan dirinya tanpa menggunakan sehelai benang pun.
Damian yang ingin kekamar mandi mengurungkan niatnya dan menghampiri gadis itu. " kamu lupa ." Damian menatap manik mata gadis itu yang sudah menurunkan air matanya dengan cukup deras.
" kita sudah melakukan hubungan suami-isteri ." ucapnya sambil berjalan ke kamar mandi , sedangkan litha yang mendengar kata suami istri tangisnya malah semakin kencang sampai sampai badannya ikut bergetar.
Damian keluar setelah hampir lima belas menit berada di dalam kamar mandi . dan dia masih melihat gadis itu menangis, Damian bergegas memakai pakaiannya. setelah itu menghampiri gadis itu dan mengusap kepala litha dengan pelan .litha mendongakkan kepalanya dan melihat Damian berdiri di sampingnya sambil menatap dirinya secara intens.
Damian duduk di tepi ranjang yang ada di sebelah litha , kemudian memegang tangannya dan berucap " aku yang melakukan dan aku juga yang akan bertanggung jawab, apapun yang terjadi nanti kita akan hadapi sama sama.
" sekarang kamu mandi dan bersihkan badan kamu , sudah ku siapkan air hangatnya atau mau aku mandikan . " sambil menaik turunkan alisnya menggoda litha.
sedangkan litha yang mendengar ucapan Damian yang panjang kali lebar itu sedikit lebih tenang, setidaknya laki laki itu mau bertanggung jawab , meskipun mereka tidak saling mengenal , sesaat kemudian dia melototkan matanya, mendengar ucapan Damian yang terakhir, issh laki laki ini kenapa mesum sekali . gumamnya
__ADS_1
" awssshh , " gerakan litha sedikit lambat karena menahan rasa sakit dan itu tidak luput dari penglihatan Damian " masih sakit ." litha mengiyakan , dengan sekali hentakan Damian menggendong litha ke kamar mandi.
" mandilah, kalau butuh bantuan kamu bisa panggil aku ," setelah mengatakan itu Damian menutup pintu kamar mandi .
litha baru sadar kalau tadi dia tidak membawa apa-apa, jangankan baju handuk aja dia lupa kebiasaan gumamnya.
sedangkan di luar Damian sudah menunggunya dengan tidak sabar, apa selama itu perempuan kalau mandi gumamnya.
tok tok tok " apa sudah selesai mandinya ! , kenapa lama sekali !, kamu nggak papa kan ! buka pintunya, dengan khawatir nya Damian bertanya.
beberapa menit kemudian pintu terdengar di ketuk kembali oleh seseorang dari luar tanpa menunggu lama pintu terbuka kembali " pakai ini aja dulu,aku sudah pesan kan baju untukmu sebentar lagi sampai , ucap seseorang yang tak lain Damian.
setelah di rasa semua sudah selesai litha keluar dari kamar.
__ADS_1
" makanlah aku tahu kamu lapar " Damian menyerahkan makanan itu ke litha yang masih diam di tepi ranjang, litha menerima nya dan hanya menatap makanan itu tanpa berniat memakannya sama sekali.dia hanya memikirkan apa yang akan terjadi setelah dia pulang ke rumah nanti dan dia ingat kalau belum ngabari orang rumah dari semalam.
litha ingat betul pesan ayahnya sebelum dia berangkat,, jangan pulang terlalu malam sayang...
" mampus gue ." ucapnya pelan seperti gumaman.
Damian menghampiri litha dan mengambil paksa makanan itu dari tangan litha dan memakannya, litha hanya memperhatikan apa yang di lakukan oleh laki laki itu haisshh menyebalkan , kok ada laki laki seperti itu katanya dalam hati.
beberapa saat kemudian terdengar bel pintu, Damian berdiri setelah membersihkan mulut nya dengan tissu . dan melangkah keluar .
" pakai ini , abis itu kita bicara." ucap Damian setelah menyerahkan paper bag dia melenggang keluar meninggalkan litha yang masih bimbang dengan pikirannya sendiri.
maaf ya sebelumnya kalau kata katanya membingungkan masih dalam tahap belajar 🙏🙏
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️