
cowok yang baru saja dansa dengan siwi ngasih minum ke siwi dan bilang, "gue tahu loe haus, minum gih dan habiskan ." sambil menyeringai cowok itu menatap siwi
" thanks, tapi gue ke toilet bentar, dah kebelet ," sahut siwi sambil bergegas meninggalkan litha dan cowok itu.
hampir sepuluh menit litha duduk sama tuh cowok yang menatap nya secara intens, seperti harimau yang mau menerkam mangsanya dan tanpa sadar litha maraih gelas minuman yg di kasih cowok itu dan meminumnya .
litha mengernyitkan dahinya setelah meminum minuman itu dan bergumam kok aneh rasanya.
Beberapa saat kemudian litha merasakan tubuhnya gerah , dan cowok di samping litha hanya memperhatikan dan melihat gelas yang di pegang litha tinggal separuh sambil menyeringai.
" loe kenapa." tanya cowok itu sambil tersenyum tipis.
"bilang ke siwi gue balik duluan ." sahut litha sambil menggeleng .
" perlu gue antar sampai rumah." sahut cowok itu lagi.
litha berdiri tanpa menjawab pertanyaan cowok itu litha pikir lama lama dekat cowok itu bisa membuat kepalanya tambah pusing.
__ADS_1
litha berjalan memegangi kepalanya yang berdenyut dan badannya semakin panas ,gue harus cepat sampai rumah gumamnya.
karena terlalu memikirkan hawa panas dalam tubuhnya dia sampai tidak memperhatikan jalan dan dia tersungkur di depan seorang laki-laki.
" sorry gue ngga lihat ," ucapnya sambil memegangi kepalanya yang semakin berdenyut .
" its ok no problem , kamu kenapa !" sahut laki laki itu.
"oh g gue ngga papa ," ucap litha terbata sambil berdiri, baru saja dia berpegangan pada meja dan dia hampir jatuh lagi , untung saja laki laki itu langsung membantunya berdiri.
" badan gue panas , please tolong bantu gue ." sahut litha sambil meraba badan laki laki itu . **** kayaknya nih cewek habis minum minuman yang ngga bener, gumamnya laki laki itu.
sebelum laki laki itu membawa litha pergi dari situ , dia berpamitan sama temannya, laki laki itu membawa litha berjalan sampai ke mobilnya, dan mendudukkan di sebelah kemudi.
dan tanpa pikir panjang laki laki itu langsung membawa litha ke apartemennya, bukan tanpa alasan laki laki itu membawa ke apartemennya, karena sudah di tanya Beberapa kali di mana rumahnya tetapi litha tidak menjawab. malah melakukan hal yang aneh aneh pada tubuhnya, sedangkan dia laki laki normal , sudah pasti dia tergoda apalagi melihat bentuk tubuh litha yang aduhai, seperti gitar spanyol .( ngga kuat ya bang 😄 )
sesampainya di parkiran apartemen, laki laki itu langsung membuka mobilnya. dan menggendong litha ala bridal style menuju lantai sepuluh apartemennya.
__ADS_1
litha masih meracau ngga jelas ," please bantu gue" kata litha sambil membuka bajunya .
" apa kamu tidak menyesal setelah ini ." ucap laki laki itu sambil memperhatikan litha .
" no " ucap litha ngga jelas tapi laki laki itu masih bisa mendengarnya. setelah laki laki itu mendengar jawaban litha tanpa menunggu lama dia melucuti pakaiannya sendiri dan kejadian naas itupun terjadi.
pagi pun datang dan kisah kelam litha akan di mulai...
litha menggeliat karena merasa sesak dan sinar matahari mengganggu tidurnya . sebelum dia bangun, dia merasa kakinya menindih sesuatu setelah dia sadar litha langsung berteriak.
" aaaaaa " teriak litha . teriakan litha seperti toa yang ada di masjid , sampai sampai laki laki yang di sebelahnya langsung bangun.
dengan suara serak khas orang bangun tidur laki laki itu bertanya " kamu siapa !" bukannya menjawab pertanyaan laki laki itu ,litha malah balik nanya, " loe yg siapa " . laki laki itu melihat sekeliling " kamu tanya siapa aku , ok aku jawab ,aku Damian , kamu ada di apartemenku dan ini kamarku ." setelah mengatakan itu dan menyadari apa yang terjadi semalam Damian membiarkan litha sendiri dan dia menuju kamar mandi. tapi sebelum Damian pegang knop pintu Damian mendengar gadis itu menangis.
"apa yang terjadi semalam,! kenapa gue ada di kamar loe .! litha memperhatikan dirinya yang polos tanpa sehelai benang pun melekat dalam tubuhnya.
❤️❤️❤️❤️
__ADS_1