
Rama sibuk bercanda gurau di ruangannya di temani oleh sekretaris seksinya yang tidak lain adalah Rina si calon istrinya
Mereka terlihat sangat mesra, Rina berdiri di hadapan Rama sesekali ia mengelus kepala Rama bak anaknya sendiri kemudian Rama menarik lengan Rina untuk duduk di pangkuannya
Rama mengelus pipi cantik Rina, Rina tersenyum merona melihat perlakuan Rama, diciuminya kedua pipi, kedua mata, kening dan terakhir sampai di bibir pink Rina
Rina tersenyum manis dan membalas lumatan bibir Rama, semakin lama lumatannya semakin liar, sesekali Rama mengelus dua gundukan besar di dada rina, mereka berdua terhanyut dalam nafsu yang menggairahkan sampai-sampai tak memperhatikan ada orang yang mengetuk pintu
Seseorang langsung masuk ke dalam ruangan karna ia kesal tidak ada respon ketika ia mengetuk pintu, kemudian matanya tak berkedip melihat pemandangan di hadapannya
"Kalo mau begituan cari hotel sono" cerocos lelaki itu kesal
Rama dan Rina gelagapan, Rina langsung turun dari pangkuan Rama, ia merapikan baju dan rambutnya yang sedikit berantakan karna ulah Rama kemudian ia bergegas keluar dari ruangan rama
Rina terlalu malu untuk menatap siapa yang datang, ia berlalu begitu saja dengan menundukkan kepalanya dalam-dalam
"Lihat jalanmu nona, cinta terlalu buta untuk menuntun mu berjalan" ucap stevan melihat Rina dengan senyum kecutnya
Namun Rina tak menghiraukannya, ia berlalu begitu saja sedangkan Rama, ia tiba-tiba sibuk dengan laptopnya
__ADS_1
"Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba kau sibuk teman?" Tanya stevan menggoda Rama
"Dasar pengganggu, keluar sana" usir Rama
"Tidak ada yang ingin kau bicarakan? Padahal aku jauh-jauh dari Singapura ke sini karena permintaan mu" ucap stevan dengan mata memelas
"Baiklah, ayo kita keluar" ucap Rama kemudian ia beranjak keluar menuju sebuah cafe dekat kantor bersama stevan
Bandung
Keyra berusaha meyakinkan hatinya sendiri bahwa Rama memang pantas dipercaya, Rama adalah tetangga masa kecilnya yang baik dan selalu menjaganya
Keyra merasa cemas kalo ada apa-apa, tapi kalau keyra telpon duluan dikira posesif. Keyra tidak mau terlalu mengekang Rama namun keyra teringat akan perkataan Rama
Flasback
"Sayang, kalo kakak gak sempat kasih kabar, kamu hubungin kakak ya" ucap Rama menenangkan keyra ketika di kawah putih
"Aku takut kakak akan terganggu kak" jawab keyra polos
__ADS_1
"Kamu bukan gangguan sayang, kamu itu anugerah" ucap Rama seraya memeluk keyra erat
Flasback off
"Baiklah key, kata kak Rama kamu anugrah jadi gak papa hubungin duluan" ucap keyra yakin dan menyambungkan panggilannya ke Rama
"Halo kak Rama" ucap Key bersemangat
"Halo" ucap lelaki dari seberang
"Ini siapa? Kak Rama mana?" Tanya Key karna tau itu bukan suara Rama namun tak ada jawaban
"Haloooo halo mas" panggil keyra
"Eh iya mbak, Rama nya lagi di toilet" jawabnya kemudian langsung mematikan sambungan teleponnya
Keeyra merasa telah mengganggu pekerjaan rama, mengingat ia menghubungi saat jam kerja kemudian mengirim pesan ke Rama
"Semangat kak, maaf aku mengganggu pekerjaanmu, love you" isi pesan keyra kepada Rama
__ADS_1
Ikutin terus yaa, jangan lupa kasih love dan komentar 😍