
"Maaf, saya cuman mau tanya Keyra dimana?" Tanya edo to the point
Mendengar pertanyaan seperti itu, membuat stevan semakin tidak nyaman, ia ingin segera berlalu meninggalkan lelaki itu begitu saja
"Udah resign" ucap stevan datar kemudian ia hendak melangkahkan kakinya
Melihat sikap stevan yang sama sekali tidak peduli membuatnya geram, ia ingin sekali menonjok wajah stevan namun ia berpikir tidak harus melakukannya demi mencari keyra
"Gue lagi nanya, lu jangan pergi gitu aja dong " Teriak Edo semakin kasar membuat stevan mengeram marah
"Anda siapa? Jangan buat keributan di kantor saya" ucap stevan penuh penekanan kemudian ia berlalu meninggalkan edo yang terlihat tidak senang melihatnya
"Gilak, bisa-bisanya Rama jodohin Keyra sama seseorang yang bukan manusia seperti itu, sama sekali gak cocok buat Keyra, " gumam edo panjang lebar
Edo meninggalkan kantor stevan dengan sia-sia, ia tidak menemukan apa-apa disana.
Stevan Pov
Beberapa saat sebelum stevan bertemu Edo, ia berbicara sebentar dengan rama mengenai pernikahannya
__ADS_1
"Lu beneran nikah? Undangan lo mana ha?" Tanya stevan kesal melalui telepon seluler nya membayangkan wanita pujaannya itu akan menikah dengan rama si brengsek
"Iya, besok undangannya akan sampai" jawab rama serius
"Shitt, maksud lo apa? Lo nikah sama siapa?" Tanya stevan ketus
"Kok lo nyolot stev, sekarang lu mending jagain Key deh, siapatau dia nekat lakuin hal bodoh" ucap Rama asal
"Shittt" stevan memutuskan sambungan teleponnya sepihak, ia sadar kalau Rama tidak menikah dengan Keyra, lalu Keyra bagaimana dia kemana, itulah yang dipikirkan stevan saat ini
"Gue harus segera temuin Keyra"
Gue nyuruh dia ngurusin yang lain, gue berjalan dengan buru-buru tiba-tiba nama gue dipanggil seseorang. Berani-beraninya pegawai biasa manggil nama gue selantang itu tanpa ada embel-embel pak di depannya.
Gue tentunya marah tapi gue coba abaiin dia gitu aja karna sekarang yang terpenting adalah keyra, ternyata dia nyari Keyra juga. Sontak gue bertanya-tanya siapa lelaki itu namun gue tetap pasang ekspresi datar dihadapannya
Gue asli lagi gak mood, gue langsung jawab jujur aja Keyra udah resign dan gue pergi gitu aja dari hadapan dia
Sesampainya di mobil, gue hubungi orang-orang Rama yang kemarin dia percaya buat bantu gue cari keberadaan Keyra dan dengan segera mereka mengiyakan
__ADS_1
Gue datangin rumahnya yang tepat seperumahan denganku sedari awal, hanya saja aku tidak datang dulu saat Rama mempersiapkan rencananya matang, seandainya saat itu aku langsung datang ke bandung mungkin gak bakal serumit ini
Aku mengetok pintu rumahnya namun tidak ada samasekali jawaban, aku mencoba lagi dan hasilnya nihil dan aku mulai khawatir, seperti ucapan rama tadi mungkin Keyra bakal lakuin hal bodoh
Saat aku benar-benar ingin mendobrak pintunya, pak didi tukang kebun perumahan datang menghampiri ku.
"Den, non Keyra sudah pergi semalam" ucap pak didi melihat kegusaranku sedari tadi
"Bapak tau kemana pergi nya?" Tanyaku khawatir dan terburu-buru
"Ini dengan nak Edo kan? Teman non Keyra?" Tanya pak didi memastikan
"Iyaa, saya teman nya, bapak tau dia dimana?" Jawab ku berbohong untuk mengorek informasi dari pak didi
"Ini den, titipan non Keyra, katanya kasih sama den Edo kalo datang kemari" ucap bapak itu menyodorkan suratnya ke hadapan ku
Aku berterima kasih dan segera mengambil nya, kemudian pak didi langsung pamit mengerjakan pekerjaannya.
Jangan lupa vote, like dan beri komentar ya guys 😍
__ADS_1