
Mendengar penjelasan papa Gary membuat mama Ika menangis, ia merasa gagal sebagai seorang ibu, ia merasa selama ini Keyra baik-baik saja ternyata Keyra memendam perasaannya sendiri tidak mau berbagi dengan mama Ika
"Sudahlah ma, jangan nangis, kita berikan kebahagiaan sama Keyra sekarang" ucap papa Gary mengusap air mata istrinya itu
"Papa menjodohkannya tiba-tiba, Keyra bertambah sedih pa" ucap mama Ika lirih
"Papa ingin yang terbaik buat dia, dan pilihan papa gak pernah salah sayang" jawab papa Gary tak mau kalah
"Kau bilang yang terbaik ha? Bahkan tadi kau membentaknya untuk pertama kalinya" marah mama Ika mengingat kelakuan suaminya tadi
"Papa tadi berlebihan, mama tau papa kesal karena keyra menutup-nutupi ini tapikan tidak harus bentak-bentak" ucap mama Ika sambil sesenggukan dipelukan suaminya
"Papa gak marah ataupun kesal sama keyra, papa tidak terima keyra dibeginikan sama Rama dan bahkan Rina" ucap papa Gary lirih
"Sekarang keyra dimana? Papa mau minta maaf" lanjut papa Gary
"Keyra masih disana mama tinggal, dia sangat shok melihat kau marah-marah tadi" ucap mama Ika dan berjalan keluar kamar diikuti papa Gary
Mereka telah sampai di ruang tamu tidak ada keyra disana, mereka kemudian ke kamar keyra tidak ada juga disana, papa Gary mengecek ke kamar mandi dan ternyata kosong, seluruh rumah mereka cari semuanya nihil termasuk garasi mobil keyra juga menghilang dan tentunya bersama orangnya
__ADS_1
"Ini karna papa" teriak mama Ika terisak
"Kalau ada apa-apa sama keyra, ini karena papa titik gak pakai koma" lanjut mama Ika
Papa Gary langsung berlari ke kamarnya dan mengambil ponselnya hendak menghubungi keyra namun hasilnya nihil juga, keyra tidak menjawab ponselnya "maafin papa Key" batin papa Gary
Papa Gary adalah pengusaha yang bergerak dibidang IT dan itu sangat sukses sehingga ia memiliki musuh dimana-mana, mengingat hal itu Gary teringat bahwa ia telah memasang GPS di mobil Keyra dan segera mengamati keberadaan Keyra, lama ia menunggu namun Keyra tak kunjung beranjak dari tempat itu dan ia hendak menyusulnya
Ia bergegas berlari ke ruang tamu, ia mendapati mama Ika terduduk di lantai sambil menangis, kemudian papa Gary mengajak istrinya mencari keyra, ia tidak memberitahu istrinya tentang keberadaan Keyra
"Ayo berdiri, kita harus mencari keyra" ajak papa Gary terburu-buru
"Kemana saja, asal jangan menangis disini karena tidak akan menemukan keyra sama sekali, kau sudah menangis berjam-jam " jawab papa Gary
Mama Ika segera berdiri dan mengikuti suaminya keluar rumah, saat akan mengeluarkan mobil terdengar suara klakson dari gerbang, perlahan mobil memasuki garasi
"Keyra" teriak mama Ika terburu-buru segera mengetuk pintu mobilnya sedangkan papa Gary, ia perlahan keluar dari mobilnya untuk segera menghampiri Keyra
"Ada apa mama? Panik gitu mukanya, jelek ah" ucap Keyra tersenyum ke arah mamanya
__ADS_1
"Kamu darimana sayang?" Tanya papa Gary, tak ada jawaban dari Keyra, ia berjalan ke kursi belakang dan sedikit sibuk di sana
"Beli ini dong" jawab Keyra tersenyum sumringah seraya menunjukkan belanjaannya ke arah papa mama nya
"Apa itu?" Tanya mama Ika heran akan kelakuan putrinya, baru beberapa saat yang lalu ia menangis sekarang sudah tersenyum lebar tanpa beban, memang Keyra pintar menyembunyikan lukanya
"Dress cantik, kan besok ketemu calon mantu papa mama" ucap Keyra tersenyum seraya meninggalkan garasi dan diikuti papa Gary dan mama Ika dari belakang dengan wajah penuh pertanyaan
"Kamu setuju sama keputusan papa?" Tanya mama Ika heran dan diangguki oleh Keyra dengan santai dan ia duduk di sofa
"Kamu gak nangis lagi?" Tanya mama Ika lagi memastikan dan Keyra hanya menggelengkan kepalanya luwes dan tersenyum memandang papa dan mamanya
"Kamu gak marah sama papa kan?" Tanya papa Gary tiba-tiba dan mendapat tatapan tajam dari Keyra, membuat papa Gary mendelik ketakutan akan pandangan itu
"Keyra kesal sama papa" ucap keyra cemberut
"Masa tega bentak-bentak keyra yang cantik ini, nyuruh mah nyuruh aja gausah pake marah-marah, gak ada ujan gak ada badai, papa berubah kek jadi monster" lanjut keyra manja membuat papa dan mama Gary terkekeh
Mama Ika dan papa Gary hanya tertawa menanggapi anaknya dan duduk disebelah keyra
__ADS_1
"Maafin papa Key" ucap papa Gary lirih seraya memeluk keyra erat diikuti dengan mama, mereka bertiga berpelukan sambil tertawa