
Keyra tetap duduk santai seperti semula, ia tidak mengubah sedikit pun posisi duduknya tetap seperti bos preman, dimata lelaki itu tampak seperti dibuat-buat
Keyra tetap diam tak menyapa, ia fokus dengan ponselnya dan sesekali bersiul membuat lelaki itu tersenyum melihat tingkah konyol Keyra yang ia rasa begitu imut
"Boleh duduk?" Tanya lelaki itu pelan
"Duduk aja, bukan restoran milik saya" ucap Keyra dingin tanpa menoleh ke arah lelaki itu
Perlahan tapi pasti lelaki itu duduk di sofa panjang dekat Keyra duduk, ia terus menatap Keyra tanpa berkedip dan terus tersenyum, Keyra yang merasa dipelototi oleh lelaki itu melirik tatapan lelaki itu, dan sekilas mereka saling menatap membuat jantung lelaki itu tak karuan
Keyra kembali memfokuskan pandangannya ke ponselnya, ponsel keyra tiba-tiba tergeletak ke lantai, ia tanpa sengaja menjatuhkannya karena terkejut akan tangan kekar yang merengkuhnya posesif dan erat, keyra yang tiba-tiba dipeluk lelaki itu langsung menepisnya kasar
"Tunjukan sopan santun anda, akan saya beritahu kelakukan busukmu sama papa" ucap Keyra marah dan menggebu-gebu dan beranjak darisana
"Aku rindu sama kamu Key" ucap lelaki itu pelan namun masih dapat didengar Keyra namun ia tetap tak mau menanggapi hal itu dan hendak membuka pintu ruangan privat itu
Brakkk..
__ADS_1
Keyra menabrak seseorang bertubuh tegap dan masih muda sehingga keyra terjatuh ke lantai, keyra melihat lelaki itu dalam seakan ia mengenalnya, ia terus memperhatikan wajahnya saat lelaki itu menolongnya berdiri
"Dimas" ucap Keyra menebak
"Iya Keyra, ketemu lagi kita hihi" ucap Dimas tersenyum selebar-lebarnya
"Bagus, sekarang lo ikut gue" ucap Keyra semangat menarik tangan Dimas kembali kedalam ruangan itu dan yang diseret sudah mengerti apa yang akan terjadi sekarang karena tadi Stevan yang menghubunginya supaya jangan membiarkan Keyra meninggalkan ruangan itu
"Anda jangan mau dijodohkan sama saya, karena saya sudah mempunyai seseorang yang saya cintai tak lain adalah kekasih saya sendiri dan masalah papa saya akan urus" ucap Keyra memperkenalkan Dimas sebagai kekasihnya kepada Stevan membuat Stevan tertawa terbahak-bahak
"Key, dia itu Dimas, dan dia udah punya pacar" jelas Stevan masih tertawa lepas, melihat situasi itu keyra langsung kikuk dan segera melepas tangan Dimas
"Kamu selingkuhin aku?" Tanya Keyra pura-pura marah ke arah Dimas dan mengedipkan matanya seakan signal menyuruh Dimas mengikuti sandiwaranya
Hal itu membuat tawa Stevan semakin kencang dan membuat Keyra geram akan tingkah kedua orang itu
"Oh gue tau, lo pasti nguntit gue, ya kan, gak dapet gue di Bandung, lo susul gue ke Korea, gila banget lo" ucap Keyra marah membuat Stevan langsung menghentikan tawanya dan kembali serius
__ADS_1
"Gue bakal telpon papa sekarang, gue bakal bilang kalo lo adalah predator" teriak Keyra karena ia juga sedikit takut dengan keadaan itu
"Hey, Key, ayo duduk dulu, lo masa gitu sama dia" ucap Dimas buka suara karena melihat kemarahan di wajah Keyra
Keyra hanya menurut sama Dimas dan mendudukan dirinya di samping Dimas dengan kaki terangkat sebelah di sofa dan masih mengunyah permen karetnya, melihat itu tergores sedikit senyum di wajah Stevan
"Sebegitu gak maunya kamu key sama aku, sampai-sampai acting preman gitu, mau gimanapun kamu Key, kamu tetaplah satu-satunya dihatiku, raraku" batin Stevan
"Ini juga kakinya, ga sopan banget" ucap Dimas menurunkan kaki keyra supaya sopan dan membuat wajah Keyra cemberut menanggapi hal itu
"Oke key, dia ini Stevan, bos gue, dan gue adalah asisten pribadinya dia" ucap Dimas menjelaskan dan hanya mendapat anggukan pelan dari Keyra
"Oh iya satu lagi Key, dia itu Stevan bos lo di Bandung" ucap Dimas dan sontak membuat mata Keyra membelalak dan ia menatap ke arah Stevan dengan tatapan tak percaya
"Benarkah? Jadi waktu di Bandung, bapak gak nguntit saya?" Tanya Keyra tiba-tiba sopan karena dulu ia merasa diperlakukan baik disana dan itu ia dengar atas perintah bosnya yang tidak lain ialah Stevan
Melihat situasi sudah semakin membaik, Dimas langsung pamit undur diri tidak mau mengganggu privasi kedua sahabatnya tersebut "gue cabut dulu, kalian lanjut kisah asmaranya" ucap Dimas terkekeh
__ADS_1