
Sekian lama telah berlalu, Keyra penasaran dengan Rama dan juga sahabat-sahabatnya. Bahkan keyra masih belum sepenuhnya move on, jika ia bertemu Rama ia mungkin akan luluh lagi. Mungkin sedikit egois, keyra masih memendam rasa kepada suami sahabatnya tersebut.
Keyra ngestalk sosial media mereka, namun tidak ada satupun yang update, apa dia di blok apa gimana, keyra merasa acuh tak acuh. Keyra sedang duduk di ruang tamu santai menikmati kebosanannya, semenjak klien tidak jadi ia tangani, ia memohon kepada ayahnya untuk menikmati masa mudanya, dan ayahnya tidak merasa terbebani akan hal itu, malah papa Gary menganjurkan keyra untuk mencari pasangan disana atau sekedar kencan buta
"Key" panggil papa baru pulang dari kantornya dan segera duduk di sofa single depan keyra berbaring
"Iya pa" jawab keyra tanpa menoleh ke arah yang memanggilnya
"Papa mau bicara, ini serius" ucap papa Gary dengan intonasi dan wajah yang serius
"Apaan sih pa ?" Kepo mama Ika yang baru nimbrung
__ADS_1
"Besok kamu ke restoran X, dan ketemu anak teman papa, dia baik orangnya" ucap papa Gary serius
"Kenapa gak di restoran B aja sih pa, tempat para artis kpop nongki" rengek Keyra manja
"Gak bisa, nanti kamu gak fokus kalo disana" balas papa Gary dengan tegas seakan-akan ini perintah raja yang harus dituruti
"Memang ada apaan sih pa?" Tanya mama Ika semakin penasaran karna ia sama sekali tidak tau apa yang sedang suaminya rencanakan
"Papa mau keyra move on dari Rama, jadi Keyra harus menemukan seseorang yang baru sekarang" jawab papa Gary dengan rahang mengeras
"Papa tau darimana masalah Rama? " ucap Keyra kaget perihal Rama karna sama sekali Keyra tidak menceritakan hal itu kepada mama dan papanya
__ADS_1
"Itu tidak penting sekarang, papa mau kamu besok temui anak teman papa" bentak papa Gary tidak bersahabat
Keyra yang merasa baru kali ini dibentak sang papa kesayangannya, ia merasa sedih namun kesalnya lebih besar ia rasakan
"Kenapa harus teman papa?" Teriak keyra kesal dengan mata yang sudah berkaca-kaca
Melihat hal itu mama Ika langsung memeluk erat putri kesayangannya, "jangan dipaksa pa" tolak mama Ika pelan
"Pokoknya keyra harus temuin anak teman papa di restoran X jam 12 siang, gak pakai nolak" ucap papa Gary tegas seraya meninggalkan ruang tamu
"Sudah sayang, kamu tenang aja ya, mama akan coba bujuk papa" ucap mama Ika menenangkan keyra yang sudah terisak kemudian beranjak untuk menemui suaminya itu
__ADS_1
Setelah kepergian mama Ika untuk menyusul papa Gary, keyra tidak henti-hentinya menangis, ia terus terbayang perkataan papanya dan membuatnya semakin kesal, hingga akhirnya ia pergi meninggalkan ruang tamu dan ia mencari kunci mobil, ia berlari ke garasi dan segera mengendarai mobilnya di hari yang sudah mulai menghitam
Keyra terus berkeliling di sepanjang jalan yang pernah ia lalui, ia tidak tau harus bagaimana, keyra tidak mau ambil pusing soal perjodohannya, karena menurutnya papanya tidak akan membuat pilihan yang buruk, yang ia tidak terima adalah papanya yang memarahinya untuk pertama kali dan membentaknya