Aku Kau Dan Dia

Aku Kau Dan Dia
Mencari keyra


__ADS_3

Sudah beberapa hari ini Stevan mencari keberadaan keyra, namun tidak kunjung ketemu, ia bahkan nekat bertemu rina secara langsung untuk menanyakan tempat favorit mereka berdua, setelah dengan sabar Stevan menggali informasi karena ucapannya kemarin yang mengatakan bahwa informannya lebih terpercaya daripada rina membuatnya sedikit malu, namun ia tetap menagabaikannya demi Keyra


Hingga pada akhirnya, rina melihat rasa khawatir Stevan yang begitu dalam, mungkin ia penuh dengan rasa bersalah, jadi ia memberitahunya


"Aku dan keyra sangat suka travelling, jadi kami udah buat tempat tujuan kami" ucap rina membuat Stevan makin penasaran


"Cepat katakan" batin Stevan teriak tidak sabaran


"Kita berencana akan pergi setelah wisuda dan menikmati masa lajang kami ala-ala backpaker" ucap rina dengan senyum cerah diwajahnya


"Apa dia sedang curhat?" Ejek Stevan dalam hati namun tetap menanggapi dengan wajah dingin


"Ya walaupun kau juga tau sendiri bahwa itu tidak bisa terjadi lagi" lanjutnya dengan wajah sedihnya


"Ya ampun, sedihnya sangat natural" cibir Stevan dalam hati dengan kesal


"Dan itu karna cinta kita tertuju pada lelaki yang sama" ucap rina melanjutkan ceritanya


"Jangan salahkan cinta, atas keegoisanmu sendiri" batin stevan kesal mendengar ucapan Rina yang tampak sebagai korban

__ADS_1


"Cepat katakan" ucap Stevan dingin, menyadarkan rina dari cerita sedihnya


"Kau sangat tidak sabaran sekali, tuan Stevan" ejek rina namun Stevan hanya terdiam dan menatap rina tajam


"Oke baiklah, dari banyaknya nominasi tujuan kami, yang ada list teratas adalah" ucap rina terputus, wajahnya terlihat sedih membayangkan sahabatnya itu


Sementara Stevan sangat penasaran, ia mendekatkan pandangannya ke arah rina, berharap Wanita itu cepat berbicara tanpa embel-embel bla bla bla namun ia tetap setia mendengar curhatannya demi keyra


"Kita sangat suka Bali" lanjut rina memberi jawaban atas pertanyaan stevan yang penting


"Oke, baiklah " ucap Stevan berdiri dan berlalu begitu saja tanpa permisi meninggalkan rina terdiam di tempat duduknya.


//Bali//


Stevan POV


Key, aku sudah sampai di Bali, berharap kita akan bertemu disini key, aku bodoh selama ini gak nyariin kamu, aku berpikir kamu akan datang sendiri padaku namun nyatanya tidak key


Kamu suka Bali kan key? Kamu pasti ada disini, aku pasti akan menemukanmu, kemanapun akan kucari kamu keyra.

__ADS_1


Aku segera menyuruh asistenku memeriksa semua reservasi hotel yang ada di Bali, memeriksa restoran, tempat Souvenir, villa dan tak terkecuali satupun, aku memerintahkannya mencari dengan cepat, aku juga segera bergerak mencarinya sendirian, aku tidak merasa tenang saat keyra belum bersamaku


Dengan bantuan orang-orang Rama yang kubawa ikut bersamaku, tak satupun tempat di Bali yang menjadi tanda-tanda keberadaan keyra, aku sangat frustasi dan kelelahan, namun aku tetap memaksakan untuk mencarinya


Aku terduduk di kursi kemudi mobil kemudian ponselnya berbunyi dan ada email masuk


"Tuan, tidak ada tanda-tanda nona keyra berangkat ke Bali, ini semua daftar reservasi hotel, vila, restoran, tempat Souvenir, kami juga mengirimkan rekaman cctv di setiap tempat, dan ini yang paling penting tuan, daftar keberangkatan pesawat bandung-Bali"


Dengan sigap aku membaca email nya dan memastikannya dengan mata kepalaku sendiri, dan benar saja tidak ada yang menunjukkan keyra datang ke Bali. Aku sangat khawatir dengan keadaan keyra sekarang.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentar ya guys😍


__ADS_2