
Stevan memandang semua kelakuan kedua sahabat itu dengan senyuman mirisnya, ia perlahan mendekat ke arah Keyra dan Edo kemudian ia membisikkan sesuatu
"Bagaimana bisa kamu panggil lelaki lain sayang dihadapan calon suami mu?" Tanya Stevan lirih
Sontak Keyra mengarahkan pandangannya terhadap suara tersebut, ia menatap manik lelaki itu seperti sedang menahan luka atau perasaan kecewa membuat hati Keyra sedikit merasa bersalah, entah apa dengan perasaannya
Perlahan Keyra melepas rangkulan tangannya dari Edo dan segera memperkenalkan mereka dengan situasi yang canggung
"Edo, kenalin dia Pak Stevan mantan bosku waktu di Bandung dan Pak Stevan dia ini kekasih ku, maaf telah mengecewakan perjodohan kita" ucap Keyra merasa tidak enak entah perasaan apa itu yang timbul tanpa ia sadari
Keduanya tampak bersalaman tanpa berbicara sama sekali kemudian Stevan memandang ke arah Keyra
"Bukannya dia sahabatmu?" Tanya Stevan dengan wajah datarnya
Yang ditanya malah terdiam, mengetahui Keyra sedang tidak konsentrasi Edo langsung menjawab nya
"Dulunya, sahabat jadi cinta mungkin" ucap Edo mencoba terkekeh mengatasi situasi mencekam disana namun Stevan masih memasang wajah datarnya
"Bagaimana bisa kamu memperkenalkan calon suamimu dengan kekasihmu?" Tanya Stevan kembali tanpa mempedulikan Edo
"Saya tidak setuju dengan perjodohan ini, tapi saya tidak bisa membuat orang tua saya khawatir karena itu saya pura-pura menerimanya, sekarang bapak sudah tau saya punya kekasih, sebaiknya bapak batalkan perjodohan ini" ucap Keyra
__ADS_1
"Tidak akan" jawab Stevan tegas
"Terserah, saya tidak mau ada yang tersakiti dalam sebuah hubungan, bapak bisa membuat pilihan yang tepat" ucap Keyra kemudian pergi meninggalkan Stevan dan Edo yang terdiam di tempatnya
Keyra meninggalkan mereka dengan rasa bersalah, perasaannya kepada Rama bahkan membuat banyak orang terlibat dan mungkinkah ada yang terluka pikirnya. Ia sebenarnya tidak langsung pulang, ia berkeliling terlebih dahulu di sebuah toko di dalam mall
Saat sedang asik melihat barang-barang, seorang anak perempuan berusia 4 tahunan menarik ujung baju Keyra, dengan imutnya anak itu meminta bantuan kepada Keyra
"Tante" panggil gadis bersuara cadel itu
"Iya sayang" ucap Keyra berjongkok seraya menyamakan tinggi mereka
"Tolong lisa tan, ambilin itu" ucap gadis itu menunjuk bandana jerapah tepat di atas kepala Keyra, seketika Keyra menoleh kearah tangan anak itu kemudian mengambilnya dan kemudian ia memasangkannya di kepala anak perempuan itu.
"No" jawab gadis itu tiba-tiba
"Bukan lisa tante, mami memanggilku lisa" lanjutnya lagi
"Sama saja sayang" ucap Keyra gemas dengan anak itu
"Namamu lisa kan" lanjut Keyra
__ADS_1
"Bukan" ucap gadis bernama lisa itu dengan wajah merajuknya namun terlihat sangat imut di mata keyra membuatnya mencium gemas pipi bakpao nya
"Risa" panggil seorang wanita berusia 30an tetapi masih sangat cantik dipandang mata
"Mami" teriak gadis itu seraya berlari ke mamanya
"Mami bilang ke tante kalo namaku Lisa bukan Lisa" lanjutnya lagi membuat maminya dan Keyra tertawa. Ternyata namanya Risa bukan Lisa tapi karena mulut cadelnya ia jadi salah sebut
"Stevy" wanita itu memperkenalkan dirinya dan dibalas oleh Keyra menyebutkan namanya
"Ayo kita ke tempat yang bagus untuk berbincang" ajak Stevy supaya lebih enak ngobrol nya
"Maaf kak, aku akan pulang" ucap Keyra merasa tidak enak
"Tante ayo" ucap Risa imut seraya menarik-narik ujung baju Keyra
Melihat kelakuan Risa, ia pun mengiyakan ajakan Stevy, melihat hal itu Risa melompat kegirangan.
Jangan lupa kasih dukungan ke author ya...
Kasih vote, like dan juga komentar yang membangun dan seru seruan.
__ADS_1
Dukungan kalian adalah semangat buat author untuk berkarya. Author sayang kalian semua