
dokter keluar dari ruang ICU,ia mengecek keadaan dika setelah mendapat laporan dari keluarganya bahwa dika siuman dari komanya.
"bagaimana dok,?" tanya mamanya
"syukurlah,dia siuman,selama satu bulan kita tidak sia-sia menunggunya. nanti akan di pindahkan ke ruangan pasien.bagi keluarga akan leluasa menemaninya" ucap dokter
"Alhamdulillah..terima kasih dok," ujar bu Ningsih
"sama-sama" jawab sang dokter
"be,suamiku sudah bangun" ucap hany sambil meneteskan air mata.
"iya nak,doamu di qobul oleh allah" jawab pak Suroso
***
dika pun berada di ruangan rawat inap pasien. mereka pun memasuki kamar itu dan melihat keadaan dika begitu kurus.
"ma,apa yang terjadi sama dika?" tanya dika
"kamu kecelakaan sayang.. syukurlah kamu masih di beri umur yang panjang" ucap mamanya.
hany mulai mendekati dika yang tengah berbaring.
"bang..hany rindu" ucap hany seraya memeluk tubuh dika dan menangis sejadi-jadinya
dika terlihat kebingungan dan berusaha melepaskan pelukan hany darinya.
__ADS_1
"kamu siapa? kenapa peluk-peluk saya?" tanya dika.
sontak semua bingung dengan tingkah dika kala itu.
"apa maksudmu dika,dia istrimu, tak sepantasnya kami bicara seperti itu" ucap pak broto,papa dika.
"kapan dika nikah pa,dika gak pernah melakukan pernikahan dengan wanita gak di kenal ini" ucap dika seolah-olah omongannya benar.
semua kaget,termasuk hany.
"bang,segitu marahnya abang dengan kesalah pahaman abang terhadap hany,sehingga abang tidak mau mengakui hany sebagai istri abang" ucap hany sambil menangis tersedu-sedu.
tiba-tiba dika berteriak sekeras-kerasnya
"arghgghhhhhhh sakit...." teriaknya
antoni,kakak dika langsung berlari memanggil dokter.hany keluar dengan orang tuanya. terlihat dokter memeriksa semuanya. setelah itu, dokter meminta untuk membicarakannya di luar ruangan.
"bagaimana dok,apa yang terjadi hingga ia tidak mengingat istrinya?" tanya bu Ningsih
"dia mengalami amnesia,dimana ia hanya mengingat sebagian dari hidupnya. dan dia melupakan 1 tahun yang baru saja ia alami,dan mengingat 1 tahun sebelum tahun ini" ucap sang dokter.
seketika hany terduduk dengan lemas di lantai.terlihat nyonya mina bahagia dengan penjelasan dokter itu.
"kira-kira kapan ingatannya akan pulih kembali dok?" tanya antoni.
"saya tidak bisa memprediksi.karena itu tergantung kekuatan pasien" ucap dokter. "baiklah saya permisi dulu"
__ADS_1
"baik dok"
"be,mak..kenapa harus seperti ini? kenapa hidup hany begini,hany rindu bang dika" rintih hany dengan suara lemas dan air mata yang mengalir.
"sabar ndok..ujian dari allah,hany pasti kuat" ucap babenya.
***
5 hari kemudian,dika di perbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. namun disana adu argumen terjadi di tempat parkir.
"ma,bang dika hany bawa pulang ke rumah ya,hany bakalan rawat bang dika" pinra hany
"heh,gak salah? sebelum bicara alangkah baiknya kamu berfikir pake otak. dimana rasa malumu? syukur-syukur dia masih hidup sampai sekarang. kalo dia mati,saya orang pertama yang akan membuat hidup kamu gak tenang" jawab nyonya mina dengan ketus
"ma,jaga omonganmu.dia menantu kita,dia berhak atas suaminya" jawab pak broto.
"bela terus menantu kesayanganmu"jawabnya lagi
"lebih baik kita tanyakan pada dika ya nak" pinta pak broto.
"iya pa" jawab hany.
pak broto membuka pintu mobilnya,dan bertanya pada dika.
"dik,kamu mau pulang ke rumah atau pulang bersama hany?" tanya pak broto.
*jangan lupa komen dan likenya yah teman-teman,untuk menambah wawasan dan semangat author berkarya. sebelumnya terima kasih karena telah mendukung karya author
__ADS_1