AKU MASIH MENJAGA CINTAMU SAMPAI DI BAWAH BATU NISAN

AKU MASIH MENJAGA CINTAMU SAMPAI DI BAWAH BATU NISAN
pulang kerumah kita


__ADS_3

pagi pun tiba, awan mendung,menambah suasana hati yang diselimuti kesedihan. terlihat hany mengemas barang-barangnya. ia berencana akan pulang ke rumah pernikahan nya dengan dika. namun ia hanya pulang seorang diri.


terlihat dika duduk di ruang tamu setelah dimarahi habis-habisan oleh papanya. begitupun mamanya. pak broto merasa malu pada keluarga hany,namun hany berkata bahwa kejadian dan perlakuan mertuanya tidak akan sampai ditelinga orang lain.


hany turun dari lantai atas,ia membawa kopernya. ia berdiri didepan mereka. lalu ia mulai berbicara.


"hany pamit,maaf jika hany begitu kampungan dirumah ini, setidaknya hany Hanya ingin mempertahankan pernikahan hany dengan suami hany. namun semuanya mustahil. maafin hany karena telah mengganggu kenyamanan keluarga ini" ucap hany sambil menundukkan kepalanya.


antoni berdiri menghampiri hany.


"han,apakah kamu mau menyerah disini? meninggalkan suami kamu dalam keadaan hilang ingatan tentang kenangan kalian?" tanya antoni berusaha mengurungkan niat hany untuk pergi


"kak, setidaknya hany udah berusaha,bahkan meyakinkannya. untuk saat ini,hany pengen nenangin diri,ini semua demi kandungan hany" jelas hany.


pak Broto berdiri dan memeluk menantunya.lalu pak Broto berlutut di bawah memegang kaki menantunya itu.


"maafkan papa nak, yang tidak bisa menjagamu,bahkan membuat orang-orang dirumah ini merendahkan mu,bahkan papa juga tidak mengetahui tentang kehamilanmu,bisakah kamu memberi kami kesempatan untuk yang ke 2xnya?" pak broto memohon dengan air mata mengalir deras di pipinya.

__ADS_1


hany memegang bahu pak Broto dan menyuruhnya berdiri


"papa gak pantas seperti ini pa. bangun pa..jangan meminta maaf,hany gapapa kok pa..tapi untuk saat ini hany beneran minta maaf, karena hany lagi pengen nenangin diri" jelas hany pada papa mertuanya.


seketika itu nyonya mina melangkahkan kakinya berlalu dari tempat itu. semuanya menoleh. hany pun pamit pada papa mertuanya dan juga pada antoni. hany menyempatkan diri menuju kamar mamanya.


"ma,hany pulang. makasi sudah menampung hany di rumah ini.. assalamualaikum" ucap hany seraya berlalu dari situ.


terlihat nyonya mina tanpa menoleh.ia tetap memunggungi pintunya. tanpa ada yang tahu,ia menangis. entah apa yang nyonya mina fikirkan saat itu. diluar,dika hanya duduk diam. tanpa mengantarkan istrinya pergi.


***


hany bangkit dari duduknya,lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya. ia tata baju-baju nya. ia sengaja membawa 1 baju milik suaminya. ia ambil dalam koper itu dan langsung memeluknya.


"bang...hany rindu..hany..hany pengen dipeluk bang...abang,sudah,sudah berjanji, abang gak bakalan ninggalin hany sendiri.. abang juga,juga berjanji, abang akan selalu ada dimana pun hany berada..hany rindu bang,hany dingin sendirian" tangisnya memecah keheningan kamar itu. hany menangis tersedu-sedu. ia begitu merindukan suaminya. sosok yang ia rindukan kehangatannya. ia memeluk erat baju itu seakan-akan itu adalah suaminya.


***

__ADS_1


dika menuju ke kamarnya. ia tutup dan mengunci pintunya. saat menoleh ke tempat tidur,ia melihat ada handphone. ia timang-timang. milik siapa gerangan. lalu ia hidupkan ponsel itu. ternyata milik hany. kebetulan ponsel tersebut tidak di lock. ia buka dan menuju galeri. terlihat disana ada fotonya. foto mereka berdua. foto pernikahan pun juga ada.


"jadi..dia beneran istriku..tapi..aku tidak mengingat apapun" fikir dika.


ia terus menggeser foto-foto itu, terlihat senyum hany dan dirinya begitu bahagia. ia berusaha mengingat,namun tiba-tiba kepalanya begitu sakit.hingga membuat dirinya kesakitan.


kala itu ana tengah berada di depan kamar dika. ana mengetuk pintu Dika karena ia mendengar rintihan dika. dika sempoyongan berusaha menggapai pintu kamarnya. lalu ia membukanya.


"dika,kamu kenapa, ada apa denganmu?" ana panik dan langsung memapah dika ke tempat tidur.


"kepalaku sakit.." ucap dika.


"kok bisa..kamu ngapain barusan" tanya ana khawatir


"ini..aku berusaha mengingat ini.." dika memperlihatkan foto di ponsel itu . seketika ana mengambilnya dan menyimpan ponsel itu.ana menyimpannya di laci lemari paling bawah agar dika tidak melihatnya lagi.


"yaudah kamu istirahat dulu, ini minum obatnya" ujar ana sembari memberikan obat dan segelas air.

__ADS_1


__ADS_2