
Grand Duke of Leon, sama seperti ucapan beberapa waktu yang lalu, para pengikut keluarga De Leon juga di kumpulkan.
Para bangsawan yang hadir merasa terkejut dengan rapat yang di adakan secara mendadak seperti itu, semua orang berusaha agar hadir di sana.
Grand Duke hanya menyebutkan tentang rapat disana, jadi mereka tidak tahu maksud dari rapat itu sebenarnya.
Diana juga menerima undangan rapat tersebut, namun yang di pedulikan oleh wanita itu hanyalah pernikahan nya yang tidak boleh di hambat. Ini karena lusa merupakan hari pernikahan nya
"Sayang, apakah kau akan menghadiri rapat ini?" tanya David sambil melihat undangan disana
Diana melirik kertas undangan yang di pegang oleh David dengan tidak berminat. "Tidak. Lagi pula itu seperti rapat biasa, mungkin saja terjadi sesuatu disana sehingga para bangsawan menghadirinya. Ibuku tak mengatakan bahwa wajib hadir, Bukan?"
"Tidak, Grand Duke tak mengatakan nya di sini. Namun, ku pikir kau sebaiknya hadir di rapat ini." David memiliki perasaan yang buruk tentang rapat ini, namun dia tak bisa melakukan apapun hanya menyarankan pada Diana untuk hadir saja.
"Tak apa, aku sangat mengenal Ibuku. Para bangsawan rendahan itu saja yang pengecut. Sudah jangan di bahas lagi, aku tak ingin mendengarkan apapun. Sebaiknya, mari lihat gaun pengantin dan jas ini. Kita harus bersiap-siap untuk acara penting kita," ucap Diana menghentikan topik yang membuatnya merasa kesal.
Keduanya sibuk mempersiapkan pernikahan lusa, termasuk melihat surat balasan dari para bangsawan dan tamu yang telah di undang. Keluarga mana saja yang akan menghadiri pernikahan, di catat oleh Marilyn
...________...
Di sisi lain, ruang rapat di Mansion utama terasa panas.
Semua orang merasa was-was, jangan sampai Grand Duke mengevaluasi pekerjaan mereka. Tak ada yang menolak undangan rapat, semua kursi yang di siapkan hampir terisi penuh oleh para pengikut keluarga De Leon.
Mereka telah menunggu selama 15 menit, dan semua orang saling bertanya tentang apa yang terjadi sehingga mereka di kumpulkan.
"Apa yang terjadi, mengapa kita semua di kumpulkan?"
"Bagaimana aku tahu jika tak ada kabar apapun yang datang ketika undang tiba di rumahku?"
"Aku sangat setia pada keluarga ini. Jika terjadi sesuatu, aku harus bertindak cepat!"
__ADS_1
Meskipun mereka mengatakan setia di mulut, namun hati mereka mengatakan hal yang sebaliknya.
Masing-masing dari mereka juga berkomplot untuk mengambil keuntungan dari keluarga De Leon.
Semua orang saling berbisik, namun ketika suara yang mengumumkan kehadiran Grand Duke, semua orang menutup mulutnya.
Suara langkah kaki yang bergema di seluruh ruangan membuat semua orang merasa tegang, setelah Grand Duke berdiri di depan kursinya ada Ezter yang berdiri tepat di belakang Neneknya itu.
"Salam, Yang Mulia." ucap para pengikut serentak.
Grand Duke mengangguk, lalu duduk dan kemudian mengangkat tangannya untuk membiarkan semua orang duduk.
Ezter sendiri duduk tepat di samping kiri kakeknya, meja itu berbentuk persegi panjang dimana Grand Duke tepat berada di paling ujung, para bangsawan berada di samping kiri maupun kanan. Namun, yang paling dekat dengan wanita itu adalah Ezter. Tepat didepan bangkunya, tempat itu kosong
Tak ada yang duduk di sana, karena tempat itu milik Diana, yang merupakan Putri dari Grand Duke itu sendiri. Namun melihat bahwa kursinya kosong, semua orang tetap diam karena Grand Duke sendiri juga tak mengungkitnya.
"Terima kasih telah datang, para pengikut keluarga De Leon, kalian memenuhi undangan dari kepala keluarga ini. Meskipun memiliki kesibukan, kalian malah repot-repot datang kemari." ucap Grand Duke
"Benar, Yang Mulia."
"Benar, Yang Mulia."
Semua orang mengangguk, ada beberapa yang mengatakan hal-hal yang tidak penting.
"Lalu, hari ini aku mengumpulkan kalian semua karena aku telah memutuskan siapa yang akan menjadi kepala keluarga De Leon berikutnya. Keputusan ku, tidak akan memberatkan kalian, Bukan?" ucap Grand Duke sambil menatap menyelidiki pada semua orang yang hadir
"Tentu saja, Yang Mulia. Kami hanya berharap, keluarga De Leon terus bertumbuh ke depannya."
"Benar..benar."
"Siapapun yang memimpin keluarga, Kami tidak merasa risau."
__ADS_1
Grand Duke memberikan dukungan nya pada Ezter karena telah menundukkan kelayakan dirinya. Bener orang juga berfikir bahwa Ezter memang layak menjadi kepala keluarga De Leon berikutnya.
Namun, ada yang berfikir bahwa karena usia Ezter yang masih muda, itu akan sulit. Kebanyakan menganggap bahwa Diana lah yang layak menjadi kepala keluarga, selain karena merupakan Putri langsung dari Grand Duke sendiri, Diana juga orang dewasa yang telah melewati hidup dan melihat dunia.
Di bandingkan dengan gadis muda yang terkurung dalam rumah seperti Ezter. Mereka pikir, Ezter tak akan mampu mengurus keluarga, wilayah, bangsawan dan rakyatnya.
Ruang rapat menjadi panas karena perdebatan para pengikut, yang terpecah bela mendukung Diana ataupun Ezter.
Ezter duduk dengan tenang di ruangan yang ribut itu, diam-diam mencatat nama semua orang yang terbelah menjadi dua kubu tersebut.
Dia mendengarkan mereka, perdebatan apa saja yang terjadi masuk kedalam telinganya.
'Aku tahu bahwa suasananya akan kacau, namun tak menyangka akan seperti ini. Aku benar-benar mendengarkan anjing yang terus menggonggong,' Sejak awal, Tatapan Ezter tertuju pada salah satu bangsawan yang terus menyebutkan nama Diana
Gadis itu menatap mereka dengan datar, dan tangannya yang tak pernah berhenti menulis itu menarik perhatian seorang Countes.
'Tatapan datar dan ketidak pedulian nya pada Baron Frank membuat seseorang akan menyadarinya jika memperhatikan nya. Gadis ini sedikit berbahaya-' batin Countes tersebut, matanya yang terus menatap Ezter terbelalak melihat gadis itu tersenyum cerah padanya.
'Bahaya. Dia benar-benar berbahaya!' sebagai orang dewasa, dia merasa ngeri pada Ezter yang masih remaja itu.
Memang benar, seseorang tidak bisa menilai buku hanya dari sampulnya saja.
Ezter melihat Countess yang terus menatapnya, dengan sengaja tersenyum namun tak mengharapkan bahwa pihak lain merasa terkejut. 'Orang itu, sejak tadi terus diam dan menjawab dengan netral. Haruskah aku membuatnya mendukung ku?'
Rapat selesai dengan keadaan yang panas, semua orang yang kembali berkumpul di tempat yang berbeda. kedua pihak juga terlihat jelas saat keluar dari ruang rapat, mereka membentuk kelompok. Namun ada juga yang netral, tak mendukung siapapun.
..._________...
Pernikahan Diana bisa dibilang tinggal menunggu jam saja, lusa sangat cepat sehingga tak ada lagi waktu.
Meskipun Grand Duke tak merestui pernikahan ini, namun wanita tua itu masih mengijinkan Diana mengadakan pesta pernikahan di Aula mansion utama. Sehingga para pelayan juga mulai mendekorasi aula itu
__ADS_1
Grand Duke tak ingin pesta itu sangat mewah, sehingga dekorasi nya juga lebih sederhana untuk seorang bangsawan Kelas atas seperti keluarga De Leon.