
"Cokelat memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi mulai sekarang jangan berlebihan lagi." nasehat Ezter
"Baik," Daniel menjawab dengan patuh.
"Jika ku perhatikan lagi, sepertinya produk kalian belum masuk ke pasar. Benarkah?" tanya Ezter, kali ini pembicaraan mulai memasuki urusan bisnis lagi.
"Anda benar, produk kami sebelumnya telah di pasarkan namun sepertinya bukan ide yang bagus, responnya sangat... yah, pasar tak menginginkan produk kami, bahkan kami mengalami kerugian. Karena itu, kami mengonsumsi nya sendiri." dengan mengatakan hal itu, Daniel kembali merasakan kesedihan.
Usaha yang ingin di kembangkan oleh orang tuanya gagal, mereka harus menanggung kerugian tersebut.
Ezter mengangguk pelan, kepalanya ia sangga dengan tangan, "Bagaimana jika aku yang mengajukan kerja sama. Cokelat akan menjadi produk utama bisnis yang aku kembangkan, jadi.. ku pikir pasar juga akan menerimanya dengan senang hati." usul Ezter
"Ehh..? Anda sungguh.. ingin berbisnis dengan menggunakan cokelat?" Daniel terkejut setengah mati.
"Bukankah pasar menolaknya karena mereka tak mengetahui manfaatnya? Aku tinggal menjelaskan manfaat cokelat, lalu... Aku akan mengetes respon terlebih dahulu, targetkan para bangsawan dan orang kaya."
"Sungguh? Anda benar-benar serius?"
"Apa aku terlihat bercanda sekarang?"
Daniel menatap wajah Ezter yang menundukkan keseriusan, tak ada kebohongan dalam ucapan nya. "Sa-saya akan sangat berterima kasih kalau begitu. Bisnis ini akan sangat membantu keluarga dan wilayah kami." ucap Daniel dengan terharu, ini sama saja dengan dukungan Ezter terhadap Refaim.
"Ah, bukan apa-apa.. Aku akan mengirimkan telegram pada orang tuamu nanti. Mulai besok, sepertinya akan ada banyak rumor yang beredar dan seperti nya kau akan masuk dalam majalah utama. Tak lama lagi orang tuamu juga akan mendengarnya.. Saat itu tiba, aku ingin berkunjung ke Refaim dan membicarakan bisnis cokelat bersama keluarga mu."
"Baiklah.." balas Daniel
Setelah selesai bicara dengan Ezter, Daniel kembali ke kamarnya. Mengingat ucapan gadis itu, Daniel sedikit menantikan hari di mana Refaim makmur.
__ADS_1
Daniel melihat kamarnya yang besar dan mewah, lalu berbaring diatas tempat tidur yang empuk dengan selimut yang sangat lembut dan hangat, ia pikir tak akan bisa tidur namun setelah berbaring selama 15 menit, remaja itu sudah terlelap. Pada saat ia membuka mata, hari telah lagi dan matahari telah keluar.
..._._._._._...
Sama seperti ucapan Ezter, kabar dengan cepat telah beredar.
Pernikahan Ezter menjadi berita utama terlebih di kalangan bangsawan, mereka lah yang menerima kabar lebih dulu dari siapapun yang ada di Grand Duchy Mordekhai.
Wartawan selalu saja mengincar kabar terbaru para bangsawan, terlebih keluarga De Leon, yang pemimpi Wilayah Selatan.
Kali ini, topiknya sudah pasti Tunangan Lady De Leon yang membatalkan pernikahan dan Lady De Leon yang menikahi orang lain pada saat yang sama.
Tunangannya Lady De Leon, Tuan muda Carl Fleur memutuskan hubungan karena telah jatuh cinta pada adik tiri dari tunangannya, itulah yang di bicarakan oleh mereka.
Viscountess Fleur merasa sangat malu dan kesal, ia menghukum putranya dengan mengurung Carl dan tak membiarkan untuk keluar dari sana. Keesokan harinya, Marilyn benar-benar tiba di kediaman keluarga Fleur dan meyakinkan pada Viscountess Fleur jika dialah yang akan menjadi tunangan Carl.
Dan lagi, ia meyakinkan Viscountess Fleur jika bisnis mereka saat ini sedang di pegang oleh Ibunya, Diana. Dan bukan Neneknya ataupun Ezter yang bertanggung jawab.
Begitu mendengarnya, Ezter tak merasa sedih. Dia benar-benar tak peduli lagi pada keluarga Fleur, namun tidak dengan Grand Duke.
Ia tak membiarkan Carl Fleur merasa senang begitu lama, terlepas dari bisnis tersebut, Ezter merupakan Cucunya, darahnya juga mengalir dalam tubuh anak itu.
Grand Duke memberikan pelajaran dengan menyusahkan mereka, terlebih pendukung Ezter juga tidak sedikit. Bisnis keluarga Fleur kacau, terlebih saat yang bertanggung jawab ialah Diana. Wanita itu baru saja mulai mengambil langkah, banyak hal tidak berjalan dengan baik.
Seminggu berjalan, topik itu masih berjalan bahkan masih menjadi topik terpanas. Asal usul Daniel terungkap ke publik, kabar juga tiba Refaim.
Keluarga Daniel merasa sangat terkejut dengan pernikahan mendadak ini, mereka seakan tak siap.
Daniel telah melarikan diri dari rumah, lalu nikah lari dengan rakyat biasa. Namun, kabar yang datang malah.. pernikahan tak terduga.
__ADS_1
Putranya menikahi cucu Grand Duke of De Leon? Ini bagaimana mimpi di siang bolong dan tak bisa terbangun dari mimpi itu.
Daniel Lucian menikahi Lady yang begitu mulia, dan sekarang telah menjadi anggota keluarga tersebut. Dengan cepat, Baroness mengirimkan telegram setelah ia memastikan kabar itu.
Setelah Daniel menerima surat, ia mengatakan pada Ezter bahwa keluarganya ingin memastikan kabar itu, mereka tak ingin jika itu hanyalah rumor palsu belaka.
"Tenang saja, aku akan mengatur jadwalku. Kita akan pergi ke Refaim paling cepat Minggu depan, kabarkan pada keluarga mu, yah?" Dengan tenang, Gadis itu menyuruh Daniel mengirimkan surat balasan.
Baroness menerima balasan, surat benar-benar berasal dari kastil keluarga De Leon, setelah ia menelusuri pengiriman nya.
Dalam surat tersebut, Daniel menjelaskan bahwa dia juga tak menduga bahwa akan menikahi Lady yang begitu mulia. Pernikahan nya juga mendadak, selain itu ia tak menjelaskan lebih lanjut.
Daniel juga tak lupa menulis kabarnya yang baik, keadaannya sangat baik dan sekarang sedang dalam masa menyesuaikan diri dengan keluarga De Leon. Ia juga menulis dengan gembira, pernikahan nya di restui oleh Grand Duke. Grand Duke mengijinkan nya menggunakan nama De Leon, di belakang namanya, dan sekarang ia telah menjadi Daniel De Leon.
Tak lupa, ia menulis bahwa Ezter mengetahui tentang olahan produk mereka, yang mereka anggap gagal. Ia ingin mengajukan agar kedua keluarga ini menjadi kerja sama dengan bisnis cokelat.
Ayahnya Daniel sangat senang mendengar bahwa putranya baik-baik saja, lalu ibunya sangat bersyukur jika produk olahan mereka akan masuk ke pasar melalui tangan menantunya.
Sedangkan saudara-saudara yang belum menikah ataupun telah menikah merasa sangat iri dan kagum.
Dalam waktu yang sesaat itu, reputasi Baroness Lucian naik, banyak orang yang mencari tahu seperti apa wilayah Refaim. Para bangsawan dan keluarga kaya ingin menjalin hubungan
Ezter mengerjakan pekerjaan nya dengan lebih serius dan cepat, pekerjaan yang begitu menumpuk perlahan mulai menipis. Dalam sekejap mata, waktu berlalu dengan cepat
Setelah menentukan tanggal keberangkatan, Daniel dengan cepat bersiap. Ia menuliskan telegram pada ayahnya, jika dua hari lagi mereka akan berangkat.
Edward merengek ingin ikut, sehingga Ezter tak punya pilihan lain selain membawanya.
Sepertinya ini waktu yang tepat agar mereka refreshing, sehingga Edmund juga ikut.
__ADS_1