Aku Terlalu Lelah Berusaha

Aku Terlalu Lelah Berusaha
24. Alia Bhatt


__ADS_3

" maaf tuan , salah satu pengamat kita nona besar sedang berada di sebuah restoran bersama seorang pria " ucap Geri mendengar itu Alydran pun menunjukkan ekspresi yang berbeda " kita ke sana " ucap Alydran Geri pun mengangguk


" mas ini kartunya " ucap pelayan itu memberikan Aslan kartunya lalu pergi " sudah beres kan kalau begitu aku pergi " ucap Alia seperti tidak terjadi apa-apa , saat berjalan pergi Aslan pun menarik bajunya , namun Alia terus berusaha pergi , karena Aslan tidak kunjung melepaskan bajunya dia pun berhenti dan mundur " his ada apa lagi, kau lihat kan aku tidak punya uang , jadi kalau kau mau ganti rugi pergi saja ke rumah ku ,kau mengerti " ucap Alia hendak pergi namun Aslan kembali menarik bajunya " apa lagi sih " kesal Alia


" bukan itu, karena kau sudah memakai uang ku , kau tahu kan tidak ada yang gratis jadi kau harus diam di sini dengan ku , mengerti aku tidak menerima penolakan " ucap Aslan tersenyum " tidak , aku tidak mau , kau pilih aku atau gadis kucel ini " ucap Desta kesal sambil melotot sambil menunjuk Alia " ih siapa juga yang mau diam , sorry lah yao kalo bukan karena hutang aku nggak akan ..... duduk di sini" ucap Alia perlahan mundur lalu langsung duduk di kursinya sambil menunjuk meja yang membuat Aslan tersenyum sedangkan Desta hanya melotot lalu beralih melototi Aslan


saat Alia kembali melihat ke luar dia pun langsung melotot karena melihat Alex , saat Aslan memaksa Desta duduk mereka pun langsung kaget karena Alia langsung bersembunyi di bawah meja " kau kenapa " ucap Aslan menunduk sambil mengangkat lapis meja untuk melihat Alia " ssst , tidak ada cepat keluar , keluar ok " ucap Alia pelan , Aslan pun kembali berdiri


" As , kau sudah lama " ucap Silla tersenyum menghampiri Aslan tanpa tahu kalau

__ADS_1


Desta juga ada karena Desta sedang membelakangi nya , Desta pun seketika berbalik yang membuat Silla seketika menatapnya dengan tajam " nggak jadi pergi kan " ucap Aslan membisikkan Desta " As, kenapa dia di sini " ucap Silla menekan " aku juga tidak tahu , tadi aku melihatnya sedang bersama wanita sepertinya sedang pacaran " ucap Aslan tersenyum yang membuat Aslan langsung menatapnya dengan tajam sedangkan Alia seketika bersuara " sialan k.. au" ucap Alia kesal ingin berdiri yang membuat kepalanya terbentuk meja yang membuat mereka bertiga melihat ke arah meja " As , siapa itu " ucap Silla menatap tajam " bang itu siapa ya " ucap Aslan tersenyum seperti mengharapkan sesuatu sedangkan Desta hanya diam , karena tak kunjung mendapat jawaban Silla pun berinisiatif melihat , saat melihat Alia Silla pun terkejut " astaga" ucap Silla langsung tersungkur karena Alia yang memainkan matanya untuk mengoceh Silla


" ada apa " ucap Aslan membantu Silla berdiri


" itu matanya , matanya nggak normal daging yang ada di atas matanya seperti keluar " ucap Silla menjelaskan , mendengar itu Aslan pun melihat Alia dan menariknya keluar " ini " ucap Aslan " iya tadi matanya, bagaimana ya " ucap Silla khawatir seketika berubah menjadi orang lupa yang berusaha mengingat " ya sudahlah ,aku juga lupa " ucap Silla tidak perduli beralih ke Desta dengan tatapan tajam lalu memalingkan wajahnya dengan sombhong lalu duduk melihat Alex yang berjalan ke arahnya sambil melihat handphone nya , Alia pun langsung melotot melihat jas Desta yang sudah dikancing dan Aslan yang tidak memakai jas dia pun segera ingin berlari mumpung Alex belum melihatnya tapi Aslan seketika menariknya tanpa berbicara melihat situasinya yang tidak bisa kabur Alia pun segera menunduk dan membuat rambutnya menutupi wajahnya , dan tanpa sadar Alex juga melewati Desta " pak " ucap Silla tersenyum Alex pun menoleh dan kembali melihat handphone nya sembari duduk di sebelah Silla , melihat itu Desta pun menatap Alex dengan tajam tanpa Alex sadari , Aslan pun menarik Desta dan Alia untuk duduk Alia pun di paksa duduk di antara Desta dan dirinya " pak perkenalkan ini adik ku, Aslan " ucap Silla , Alex pun mematikan handphone nya dan mengatakan pandangan melihat orang yang di maksud Silla , " As, ini Alex " ucap Silla Aslan pun tersenyum ramah


" mm As " ucap Silla memberi kode , Aslan pun tersenyum " perkenalkan ini kakakku Desta " ucap Aslan tersenyum menunjuk Desta yang membuat Alex melotot " perkenalkan aku Desta kakak tertua Silla " ucap Desta menekan seperti menantang , Alex pun mengalihkan pandangan nya ke Silla dengan tatapan tajam yang disambut senyuman meminta maaf , Alex pun kembali menatap Desta dengan tatapan tajam begitupun Desta, " hm hm hm " ucap Silla berdehem semakin keras untuk memberi Aslan kode tetapi Alex dan Desta hanya diam dan saling menatap dengan tatapan tajam yang menantang " o iya perkenalkan ini temanku..hm hm hm " ucap Aslan berdehem semakin keras untuk menarik perhatian Desta dan Alex


" Alia namanya Alia " ucap Alex bertanya

__ADS_1


tiba tiba handphone nya mengeluarkan suara Alex pun mengalihkan pandangan nya melihat handphone nya setelah melihat handphone nya dia pun kembali menatap Alia dengan tatapan tajam " Alia Shine Elioma " ucap Alex menatap tajam " kok kak Alex tahu, namanya memang Alia Shine Elioma , kak Alex kenal ya " ucap Aslan tersenyum " dia Adikku " ucap Alex datar bersandar sambil menatap Alia dengan tajam


" hahaha , nama saya Alia Bhatt , As mungkin kau lupa nama ku , aku kan jarang masuk sekolah " ucap Alia sambil menutupi wajahnya dengan rambutnya " nggak kok seingat kub_ aduh " ucap Aslan mengingat mengetahui Aslan yang tidak mengerti Alia pun langsung menginjak kaki Aslan dengan keras " ada apa , are you ok " ucap Silla yang diikuti anggukan dari Aslan sambil tersenyum terpaksa


" As , aku minta izin ke toilet sebentar " ucap Alia beralasan " awas aja kalau kabur " ucap Aslan memperingati " iya iya " ucap Alia kesal


saat Alia hendak berdiri Alex pun segera bicara


" apa kau orang India " ucap Alex bertanya sambil tersenyum seringai " ha saya , o iya saya orang India " ucap Alia bohong " daerah, desa mana mungkin aku bisa mampir " ucap Alex

__ADS_1


" A daerah daerah . sepertinya Anda tidak akan tahu soalnya rumah saya di desa terpencil " ucap Alia " apa kau golongan kasta Dalit " ucap Alex yang membuat Alia melotot di balik rambutnya * kau kali kasta Dalit , aku mah kasta Elit orhang khaya * ucap batin Alia kesal sombong lebay " hehehe saya bukan kasta Dalit , saya kasta yang sedang sedang saja " ucap Alia " o kasta sedang sedang berbohong ya , atau sedang mengumpat " ucap Alex tersenyum yang membuat Alia kesal namun hanya bisa menahan " mm maaf saya kebelet " ucap Alia segera pergi no debat , Alex pun mengirim perintah ke bawahannya


__ADS_2