Aku Terlalu Lelah Berusaha

Aku Terlalu Lelah Berusaha
31. lamaran kakek


__ADS_3

" apa yang kau lakukan di kamar ku " ucap Desta dingin " aku kan sudah bilang ini semua salah si bencong " ucap Alia menunjuk Aslan


" aaaa bencong aku aku bencong , Al matamu rabun ya " ucap Aslan tidak terima " enak aja pikiran mu yang stres " balas Alia melihat mereka beradu mulut Desta pun kesal " diam " bentak Desta kesal mereka pun diam


" kenapa kau membawa gadis ini ke sini " ucap Desta menatap Aslan " aku hanya berusaha menolong nya _" ucap Aslan ingin menjelaskan tapi di potong Alia " nolong pantat mu " kesal Alia , Desta pun langsung menatap Alia dengan tajam " apa liat liat mata mu mau keluar " ucap Alia tidak takut


tiba-tiba suara seseorang membuyarkan mereka " I'm come back " ucap kakek Aslan senang berdiri di ambang pintu yang membuat Alia langsung berdiri " loh loh loh itu kan kakek peot itu kenapa dia di sini " gumam Alia , kakek Aslan pun yang masih mengingat Alia pun melihat Alia " woo gadis bola " ucap kakek Aslan berjalan mendekat dengan senang


" ha kakek tua " gumam Alia 😒


". kakek kenapa kau sudah pulang " ucap Desta


" kenapa! , ini kan rumah ku " jawab kakeknya


" astaga aku lupa, aku ada urusan " ucap Alia melihat kesempatan pergi


saat hendak pergi kakek Aslan membuat Alia berhenti


" oh iya kakek sudah membicarakan perjodohan dengan keluarga Elioma " ucap kakek Desta


" siapa " ucap Alia memastikan


" ada apa , apa kau mengenal keluarga itu " ucap kakek Aslan memancing

__ADS_1


Alia hanya diam


" tuan Alydran telah menyetujui ini dia bersedia memberikan putrinya yang bernama Alia Shine Elioma untuk keluarga kita " ucap kakek


* apa aku * ucap batin Alia


" Al bukankah itu kau " ucap Aslan


" apa maksudmu " ucap kakek pura pura


" Alia ini dari keluarga Elioma , Alia Shine Elioma " beritahu Aslan


" wah baguslah jadi, kita bisa saling mengenal" ucap kakek senang


" tentu saja kakak tertua mu " ucap kakek


" apa " kaget Aslan


" kakek tahu usia mereka cukup berbeda tapi, di dalam hubungan usia itu bukan segalanya kan" ucap kakeknya seraya duduk di sofa


" kakek itu tidak mungkin , kakek kan tahu aku sedang menunggunya " ucap Desta menolak


" sampai kapan, sampai mati " ucap kakeknya

__ADS_1


" aku pergi dulu, As aku pinjam mobil mu " ucap Alia seraya berpikir


" kakek apa ini kalau mau jodohin kenapa nggak sama aku aja " ucap Aslan


" ada apa kau mau juga kakek bisa atur , dia juga punya adik yang tidak kalah cantik " ucap kakek tidak peka


" aku tidak peduli dengan yang lain tapi, masalah ini aku tidak bisa diam " ucap Desta menahan amarahnya lalu berjalan pergi


" As kau tidak pergi " ucap kakeknya


" kakek apa kau tidak bisa mengubah atau membatalkannya " pinta Aslan sedih


" tidak , apa kau mau melihat kakek mati duluan dan terus menghawatirkan kakak mu itu " ucap kakeknya yang membuat Aslan terdiam


" kakek lelah , kakek akan istirahat sebentar jangan ganggu kakek " ucap kakeknya berjalan meninggalkan Aslan yang terdiam


" tapi, aku menyukainya " gumam Aslan mengepalkan tangannya


Aslan berjalan pergi


" kak , aku minta tolong " ucap Aslan , Desta menoleh


" aku tidak memaksa tapi, bisakah aku minta tolong jangan setujui ini " ucap Aslan , Desta hanya diam seraya bersandar di tiang

__ADS_1


__ADS_2