Aku Terlalu Lelah Berusaha

Aku Terlalu Lelah Berusaha
35. Cinderella


__ADS_3

" aku mau bebas tapi, iiih masa dengan nikah sih ini sama aja bakalan terkekang " ucap Alia bingung telungkup di tempat tidur


" kakak " panggil Alina seraya mengetuk pintu


" aish , ini juga orang ngapain sih " kesal Alia merubah raut wajahnya lalu dengan kesal membuka pintu


" hm "


" kak malam ini papa ngadain acara perusahaan, kita harus ikut "


" kau saja, aku tidak enak badan " ucap Alia malas langsung menutup pintunya dengan sedikit keras yang membuat Alina yang hendak berkomentar terdiam " m "


**********


malam harinya, di rumah tidak ada anggota keluarga kecuali Alia


" huh😔 bosan juga di sini , apaaa aku terima aja " ucap Alia berpikir 🤨


" 😡aish tapi, masa aku jadi kakak ipar teman sekelas ku sih , aneh nggak sih 😣 " ucap Alia sedikit kesal


" apa! aku kabur aja , aish kekanakan banget aku , nanti udah di jalan tahu tahu kartu ku di blokir mau makan apa aku , rumput? "


setelah beberapa saat berpikir, Alia semakin kesal memikirkan hal ini


" aish, ah udah ah masa bodoh " kesal Alia lalu pergi


************


di gedung acara perusahaan


Alina sedang berbincang dengan anak anak kalangan atas teman ayahnya , sedangkan Alex asyik menyendiri di sofa seraya fokus pada handphone nya, karena memang Alex tidak terlalu perduli dengan acara acara seperti ini


Alex menekan nama pelayan di rumah untuk menelpon


" halo tuan muda "


" halo Bu, bagaimana keadaan Alia tadi, ku dengar dia tidak enak badan "


" nona besar baru saja keluar"


" kemana"


" bibi tidak tahu tapi, nona terlihat kesal"


" ya sudah bi , kalau dia pulang kabari aku , jangan beri tahu kalau aku menelpon "


" iya tuan "


Alex pun langsung mematikan handphonenya , lalu mengirim pesan untuk ayahnya lalu pergi


*********


di bar Alia sendirian duduk di kursi di depan meja penyajian minuman seraya menggoyang kan gelas minuman nya sambil berpikir tak jauh sosok pria terus memperhatikan nya


********


di taman gedung acara


Silla dengan kesal berusaha menelpon Desta


" sialan! " teriak Silla tidak perduli dimana tempat nya yang membuat Alex yang baru keluar menoleh

__ADS_1


Alex yang merasa familiar dengan Silla pun mendekat karena Silla membelakanginya seraya terus mengangkat gaunnya karena dia tidak terbiasa dengan kesal


" dasar baju sialan" gumam Silla kesal, terus repot sendiri dengan gaunnya seraya berjalan hendak kembali masuk menemui kakeknya tapi, dia tanpa sengaja menabrak Alex yang membuat nya semakin kesal


" aduh! , ih nggak di dalam nggak di sin_" ucap Silla terdiam setelah melihat kalau yang dia marahi adalah bos nya


" pantas saja, ternyata kau " ucap Alex datar


" hehehe maksud bapak " ucap Silla


* astaga aku lupa kalau yang buat acara ini keluarga nya bos * ingat Silla


" kenapa kau di sini " tanya Alex


* aduh mampos, kalau aku bilang " saya kan calon kakak ipar adek bos " ya kali yang ada aku sial lagi * pikir batin Silla


" aku bertanya" ucap Alex menatap tajam


" oh iya, saya hanya lewat"


" dengan gaun begitu kau mau kemana" ucap Alex tidak percaya


" gaun? o ini saya lagi cosplay jadi Cinderella bos pasti tahu kan"


" seorang pembantu?" ucap Alex


* pembantu? maksud kau aku cosplay jadi pembantu gitu!" kesal batin Silla


" hehehe bos Cinderella loh itu, yang ibu tirinya sama saudara nya jahat"


" bawang putih _"


" apa dia terkenal?"


" mm mung-kin "


" kalau kau ragu dia berarti tidak terkenal "


" ya mung-kin juga sih he😅 "


" hm bos, saya masuk duluan ya "


"🤨 "


" oh hahaha salah bos maksud saya duluan, bye bos" tanpa menunggu, Silla langsung pergi


********* di bar


Alia yang sudah terlalu banyak minum minum, merasa sedikit pusing dia pun berjalan pergi dengan terhuyung dari bar tapi, saat hendak masuk mobil Alia di tuntun ke kursi depan Kanan lalu pria yang dari tadi memperhatikan nya masuk dan menyetir


dan Alia terus mengoceh yang membuat pria itu tersenyum


" hei, apa ada yang lucu ?" ucap Alia mabuk


" hm" jawab orang itu singkat


" kau benar aku memang lucu? tapi, kenapa aku harus menikah dengan pria tua😭 "


orang itu hanya diam terus fokus ke jalanan


" kau tahu, pria itu tampan tapi , aku tidak menyukainya bahkan adiknya lebih tampan tapi, hanya bermain-main saja , bukankah kau setuju _ kalau hidup itu sulit " ucap Alia terus mengoceh tanpa sadar, tiba tiba orang itu bersuara

__ADS_1


" apa kau menyukai adiknya"


" hm , tidak? aku tidak suka kakak atau adiknya, kau tahu tidak ada yang mengerti diriku😭 , hahaha aduh , hei tolong tisu aku ingusan " ucap Alia tidak karuan menangis lalu berhenti


" apa kau mau menikah dengan ku?" tanya Alia


orang itu hanya diam


" kau tahu , aku sangat menyukai barang bermerk tapi, aku tidak pernah merasa puas, kau tahu kenapa? .....


hahaha tadi aku bilang apa? o iya aku suka makanan pedas tapi, aneh kenapa aku suka ya? aku _" ucap Alia tidak karuan tiba-tiba tertidur


" dasar aneh " umpan orang itu


********


pagi hari


Alia baru bangun tidur seraya menyentuh kepalanya yang terasa pusing tiba tiba dia berhenti dan teringat


" aaaaaaa " teriak Alia ?


lalu bergegas keluar


" BI , bibiiii " teriak Alia memanggil tanpa menyadari keluarganya yang sedang makan menatapnya


" ada apa non "


saat akan bertanya, Alia melihat sekeliling dan menemukan Alina dan yang lain sedang sarapan, Alia pun menyeret pelayan nya itu ke sudut lalu bertanya dengan berbisik


" BI, tadi malem aku pulang sendiri nggak?"


" oh non kan di_"


" ssstt bisik-bisik aja "


" o itu tadi malem non itu mabuk terus seorang pria yang nganter non pulang tapi, bibi nggak tahu siapa?"


" iya udah, ingat jangan ada yang sampai tahu" ucap Alia lalu berjalan pergi kembali ke kamarnya


" ada apa BI?" tanya Alex


" oh itu non tadi m_" ucap pelayannya lupa lalu teringat dan langsung menggigit bibirnya


" oh itu nggak ada apa apa tuan , bibi balik kerja ya " ucap pelayannya langsung pergi


di kamar Alia terus berpikir tiba-tiba teringat


" CCTV , oh iya " ucap Alia teringat dia pun langsung pergi ke ruang CCTV


******* ruang CCTV


saat melihat rekaman CCTV tadi, malam Alia melebarkan matanya ternyata yang membawanya pulang , siapa lagi kalau bukan Desta


" jadi dia orangnya, sebentar bukannya orang tua itu mengundang keluarga Aslan ?, lalu kenapa dia bisa membawa ku pulang? " gumam Alia


tak ingin pusing Alia pun langsung melakukan sesuatu yang memang tujuan nya


" udah lah itu masalah nanti, sekarang aku harus menghapus rekaman ini ,.... tak bagus " ucap Alia tenang


lalu langsung pergi sebelum petugas ruangan kembali dan sebelum kepala pelayan tahu kalau Alia mengambil kunci cadangan ruang CCTV

__ADS_1


__ADS_2