Aku Terlalu Lelah Berusaha

Aku Terlalu Lelah Berusaha
26. saksi mata tamparan


__ADS_3

" bagaimana sakit kan, tapi untung nggak luka, kalau aku mau liat , rasanya enakkan " ucap Alia tersenyum , tiba-tiba sebuah tamparan keras dari Alex mendarat di pipi Alia yang membuat Alia tersenyum dan kembali menatap


" aku lagi kesakitan karena luka loh, tapi kau malah menampar ku , apa wajah ku terlalu besar untuk kau tidak bisa melihat rasa sakit ku" ucap Alia tersenyum sambil memutar jarinya menunjuk dirinya di depan wajahnya


" kau lihat kan , kemarahan mu padaku tidak mengartikan kau tega tapi , kau harus tahu kemarahan ku langsung dianggap kejahatan, kau tahu kenapa " ucap Alia tersenyum melihat Alina " itu karena aku tidak berarti , iya kan " ucap Alia tersenyum lalu beralih melihat ayahnya " kau lihat kan seberapa keras kau dan aku berusaha di dalam hidup ku aku selalu merasa tidak berarti itu karena kau yang ayahku tidak pernah membuat ku merasa berarti , tapi kau tidak perlu lagi membuat ku merasa berarti karena sekarang tanpa siapapun aku sudah menganggap diriku berharga bukan untuk orang lain tapi untuk diriku " ucap Alia tersenyum sambil menahan air matanya


" aku sudah bilang aku tidak ingin bertengkar " ucap ayahnya " ya aku tahu , dan inilah yang coba aku sampaikan , aku tidak sedang bertengkar , aku sedang mencurahkan isi hati kepada mu sebagai ayahku tapi, sayang nya kau tidak mengerti , ini yang membuktikan kalau kau selalu menganggap ku mengeluh dan terus mengeluh padahal aku sedang berusaha memberitahu mu , kalau aku , Alia , putrimu sedang membutuhkan mu , bukan yang lain " ucap Alia tersenyum sambil meneteskan air matanya , setelah selesai Alia pun menghapus air matanya

__ADS_1


" kalian melihat ku menangis tapi kalian tidak pernah bertanya , aku menangis karena apa, alasannya apa penyebab nya apa , kalian tahu kenapa " ucap Alia " itu karena, kalian tidak pernah mau tahu tentang ku , hidupku, dan bagaimana diriku , tapi kalian malah menyuruh, dan mengajariku untuk tidak egois " teriak Alia marah " tapi sekarang lihat sadari di sini , aku tidak egois hanya saja kalian yang takut menerima kalau di sini kalianlah yang egois " ucap Alia meluapkan emosi nya " kalian selalu menyuruh ku ini itu, Alia jangan begini jangan begitu , Alia kau harus begini, harus begitu " ucap Alia " hei kalian harus sadar , aku bukan mesin bukan robot ataupun benda mati yang tanpa perasaan , aku manusia , aku hidup , kalian harus tahu itu " ucap Alia menjelaskan dengan menekan " dan seharusnya kalian puas dengan ku , bukannya kalian yang membuat ku begini " ucap Alia berganti menatap yang lain


" Al, bukan begitu " ucap Alex berjalan mendekat tapi Alia tidak mau dan berbalik untuk pergi tapi terdiam ketika melihat ternyata Silla ada di sana , melihat Alia yang diam Alex dan yang lainnya pun ikut melihat kearah pintu


setelah menatap sejenak , Alia pun pergi tanpa mengganti baju nya , saat melewati Silla , Silla pun tersadar dan berlari mengejar Alia


" apa yang telah ku lakukan " ucap Alex merasa bersalah sambil menatap tangannya yang digunakan untuk menampar Alia

__ADS_1


" terima kasih " ucap Silla tersenyum " tidak perlu , lagian kau ngapain sih mengikuti ku " ucap Alia kesal , lalu berjalan pergi " eh tunggu dong " ucap Silla mendengar Silla Alia tidak berhenti namun memperlambat jalannya , karena takut jatuh Silla pun membuka sepatunya dan berjalan tanpa alas kaki


" begini aku tidak suka basa basi " ucap Silla ragu berjalan di samping Alia " aku juga tidak suka " ucap Alia datar " jadiii, kau baik baik saja" ucap Silla " kau mengasihani ku " ucap Alia berhenti lalu menatap Silla, Silla pun menggeleng, melihat itu Alia pun kembali berjalan " nggak , aku cuma khawatir , seperti katamu kau bukannya mengeluh hanya sekedar curhat , jadi kau jangan salah paham aku tidak suka mengasihani seseorang tapi aku sering mengkhawatirkan orang " ucap Silla tersenyum


" kenapa kau peduli , mungkin saja mereka tidak perduli dengan mu " ucap Alia yang membuat Silla tersenyum " aku tidak peduli karena kalau aku membalas mereka begitu yang ada aku malah di kasihani " ucap Silla


" aku tidak berpikir begitu, karena hidupku dan hidup mu berbeda begitupun dengan cara kita " ucap Alia tanpa ekspresi " kalau aku membalas mereka , itu hanya akan membuat diriku seperti orang yang sangat butuh di kasihani , karena aku takut kehilangan orang yang memang mengasihani ku sehingga aku hanya akan berfokus kepada yang satu dan melupakan yang lain " ucap Silla " apa kalau aku membalas mereka , itu tidak akan membuat ku menjadi seperti mereka yang hanya memandang dari satu sisi dan langsung menilai tanpa melihat bagaimana seseorang itu " ucap Silla tersenyum " kenapa kau bicara seperti orang tua " ucap Alia " ya kan aku emang lebih tua dari mu , beda jauh " ucap Silla " o gitu nggak keliatan sih, kau kayak nggak ada pertumbuhan " ucap Alia tersenyum

__ADS_1


" emangnya tanaman " ucap Silla tersenyum


"seperti nya kau tidak punya tempat tujuan " ucap Silla tersenyum " aku punya hanya saja tidak di terima " ucap Alia tersenyum " kau mau ikut dengan ku " ucap Silla " apa kau mau membawa ku untuk dijadikan pelacur " ucap Alia tersenyum " bisa, tapi kau tidak mau, hari ini kau menginap saja di apartemen ku " ucap Silla " aku tidak mengenal mu tapi kalau kau membunuh ku juga tidak masalah karena aku juga masih bingung dengan tujuan hidup ku " ucap Alia tersenyum " ku beri tahu penderitaan itu bukan untuk di ratapi tapi di nikmati " ucap Silla tersenyum " ngaco, apa kau mabuk " ucap Alia " tidak , hanya pusing " ucap Silla tersenyum " aish kalau tahu gini aku nggak mau di aja ke bar gini " ucap Alia kesal , Alia pun memapah Silla keluar dari bar dan berjalan sempoyongan tapi untungnya kesadaran nya masih ada " dari sini lurus kan " ucap Alia sempoyongan sambil memapah Silla dan memegang tasnya " hm apa , aku kan sudah bilang lurus " ucap Silla kesal tidak sadar " aish mau enak malah jadi encok , ad duuuhh berat banget sih " kesal Alia mulai berjalan sambil sempoyongan , saat di tengah jalan Alia melihat sekumpulan pria , menyadari itu Alia pun berinisiatif untuk berbalik dan melewati jalan yang lain karena dia tahu jika terjadi sesuatu dia tidak akan menang karena saat ini dia sedang setengah sadar " hehehe kakek kawin " gumam Silla


__ADS_2