Aku Terlalu Lelah Berusaha

Aku Terlalu Lelah Berusaha
36. akhirnya ( episode terakhir)


__ADS_3

beberapa hari terus berlalu, hari pernikahan pun tiba


" hm hm yang mau nikah nih yeee" goda Aslan


" hus diam kamu , sana pergi" kesal Desta seraya menyembunyikan kegugupan nya


sedangkan di ruangan lain


" aduuuh , sakit tahu !" kesal Alia yang sedang di rias


" nona tolong diam , kalau tidak hasilnya nanti tidak maksimal" ucap penata rias nya


" ya makanya pelan dong , kamu pikir muka ku besi apa bisa di poles kenceng kenceng" ucap Alia lebih galak


yang membuat Alina yang duduk di kasur seraya bermain handphone tersenyum kecil


" kak nanti kalau udah nikah galaknya dikurangin ya , bisa bisa kak Desta jadi suami takut istri lagi " ucap Alina sambil fokus ke handphone nya


" mudah kalau nggak suka tinggal cerai aja" ucap Alia tidak perduli, mendengar itu Alina pun melepaskan handphonenya dan turun seraya mengambil alih mendandani Alia


" kak jangan bilang gitu , meskipun sekarang kakak nggak cinta sama kak Desta tapi kan tidak menutup kemungkinan selanjutnya kalian saling cinta , iya kan? "


" nggak akan " ucap Alia seraya menutup matanya yang sedang dirias


" iya iya ,.....akhirnya hm lumayan " ucap Alina


" enak aja, kamu tuh yang masih ditingkat lumayan " kesal Alia


akhirnya acara pun akan dimulai


" huh Al kok aku gemetaran gini ya " curhat Alia ke Alina yang bermain handphone


" itu biasa kok "


" sok tahu emang kamu pernah nikah "


" ya kan nonton sinetron "


" dasar otak sinetron "


" duh Al beneran nih aku gugup banget " ucap Alia keringat dingin, Alina yang sekilas melihat itu langsung kaget


" astaga kakak , jangan keringatan dong , nanti bedaknya luntur lagi " ucap Alina panik seraya menyeka keringat Alia dengan hati hati


" aish " gumam Alia kesal


akhirnya pernikahan pun dimulai


" Al gugup ya " bisik Desta yang digandeng Alia seraya menuju altar


" diam atau ku hantam kau " kesal Alia mencubit


" astaga galak amat sih neng " goda Desta


Sedangkan ditempat para tamu


" hiks hiks Alia k_"


" kakak ipar! " ucap Alina seraya tersenyum


" hmmm~ Al aku butuh hiburan" melas Aslan


" kakak cari aja sendiri huh "ucap Alina lalu pindah ke dekat ayahnya

__ADS_1


" hiks hiks, putri ku 😭"


Alex yang ada di sebelah Alydran hanya diam memandang ayahnya seraya menggeleng kepalanya pelan


" aish sungguh memalukan" gumam Alex menutup wajahnya menunduk dengan sapu tangannya


" kak ajak aku " ucap Alina ingin ikut menangis dengan tingkah Alydran Alex pun mendekatkan kepalanya ke Alina dan sedikit menggeser sapu tangannya ke arah wajah Alina


sedangkan di altar


" Alia lihat deh papamu lucu " cekikikan Desta yang membuat Alia menoleh yang membuat Alia malu dengan ayahnya sendiri


Flashback


" BI , apa ada orang rumah?" tanya Alia berbisik


" tuan besar ada di ruang kerjanya dengan pak Gery dan tuan muda "


" iya udah "


Alia pun dengan pelan berjalan kearah ruang kerja Alydran tanpa suara dan tidak sengaja pintunya terbuka


" tuan apa sebaiknya perjodohan ini dibatalkan? maksud saya bukankah ini hanya akan membuat nona besar semakin tidak menyukai anda ? maaf tuan " seraya berdiri di belakang samping kursi Alydran


" aku tidak tahu pikiran mu tapi, aku tidak setuju dengan keputusan mu , kau tidak bisa membuat adikku menikahi orang yang tidak dia sukai apalagi orang itu orang yang tidak aku sukai " ucap Alex dingin


" pernikahan bukan bisnis kau harus bisa membedakan pekerjaan dengan masalah pribadi mu sebagai seorang yang profesional "


sementara Alia yang sedang menguping merasa senang dengan perkataan pak Gery dan Alex


" lalu bagaimana dengan mu, kau meninggalkan ku menjaga kedua putrinya yang sakit padahal bukan kau saja yang terluka, apa kau lupa aku dibenci salah satu putrimu dan adikku hanya karena kau yang egois " ucap Alex dingin


mendengar perkataan Alex membuat Alia terdiam


" tuan muda_ " tegur pak Gery yang tidak mau mereka bertengkar, mendengar itu Alydran pun mengangkat tangan nya untuk menyuruh pak Gery diam


mendengar itu Alex mengerutkan keningnya dan Alia yang diluar hanya diam mendengarkan


" aku tidak bisa mengharapkan mu dan kedua adikmu memaafkan ku , aku tahu aku tidak punya hak mengatur hidup kalian tapi, percayalah aku melakukan semua ini hanya untuk kebaikan Alia yang akan datang, aku tidak tahu apa permasalahan mu dan Desta tapi, aku yakin kau tahu bagaimana Desta bertanggung jawab , aku yakin dia bisa menjaga Alia melebihi aku " ucap Alydran mendengar itu Alex pun mengerutkan keningnya lalu langsung bangkit dan pergi


" kau lihat aku tahu dia akan mengerti " ucap Alydran menatap ke arah pintu seraya memberitahu Gery


sedangkan di kamar Alia


Alia duduk di kasurnya seraya memikirkan perbincangan tiga orang tadi seraya mengatur nafasnya karena berlari pergi agar tidak ketahuan


tak berselang lama ketukan pintu membuat Alia kesal tanpa suara seraya dengan berat bangun


" aku ingin bicara " ucap Alex yang ternyata mengetuk pintu Alia


" hm , bicaralah " ucap Alia tidak mempersilahkan Alex masuk , Alex pun diam menatapnya


" aish masuk " kesal Alia


" ada apa"


" aku ingin membicarakan soal perjodohan mu"


" oh , kau tidak perlu melakukan itu_" sebelum menyelesaikan ucapannya Alex menyelanya


" aku tidak akan memaksamu" ucap Alex lalu berdiri membuat Alia menganga


" haaaah? " ucap Alia sadar

__ADS_1


" kau serius?"


" bukan bukan maksudku _"


" aku senang kau ada di rumah ini " ucap Alex membelakangi Alia


" hk hahaha hahaha 😅, dasar lebay " tertawa Alia tiba tiba, Alex pun berbalik


" oh sorry sorry 😂 aduh air mataku "


" kau tahu , aku senang kau saudara ku " ucap Alia tiba-tiba seraya menahan air matanya agar terlihat tidak lemah yang membuat Alex terdiam tanpa sadar air matanya hendak keluar


" astaga kau menangis 😂" ejek Alia


" tidak siapa bilang aku hanya kelilipan saja " sangkal Alex


" aku suka membuat mu menangis " ucap Alia seraya tersenyum bersama dengan air matanya yang mulai keluar


" apa kau tidak terharu?" ucap Alia menghapus air matanya, tiba-tiba Alex tersenyum dan mendekat lalu memeluknya lalu mengeluarkan air matanya tanpa suara seraya tersenyum memeluk erat Alia


" a' aa aduh aku tidak bisa bernafas" keluh Alia karena pelukan Alex yang terlalu erat , yang membuat Alex segera melepaskan pelukannya


" maaf maaf " panik Alex


" hm hm " angguk Alia


" maaf aku benar benar minta maaf" khawatir Alex seraya memberikan Alia air , setelah minum tiba-tiba Alia tertawa


" hahahaha 😂 "


melihat itu Alex tersebut kecil seraya mengusap bekas air matanya lalu menggenggam tangan Alia


" oooh apa ini " ejek Alia seraya menyenggol bahu Alex yang duduk di sebelahnya tapi, Alex hanya diam lalu mencium tangannya


********* hari selanjutnya di ruang makan*****


" pagi " sapa Alia seraya tersenyum yang membuat Alina dan ayahnya yang sedang bersama Alex sarapan tersedak " uhuk huk huk " yang membuat Alex geleng geleng kepala


" ada apa?, apa ada yang salah? " tanya Alia ikut sarapan yang membuat ayahnya dan Alina menatapnya sebentar lalu dengan canggung kembali makan


" pa " ucap Alia yang membuat Alydran dan Alina lagi-lagi tersedak


" uhuk uhuk uhuk hhmm "


" ada apa sih ? " ucap Alia bingung, merasa salah dengar, ayahnya pun kembali makan kali ini makan dengan lebih cepat


" papa! " panggil Alia lebih keras yang membuat ayahnya yang hendak memasukkan makanan ke mulutnya berhenti sedangkan Alina lagi lagi tersedak


" uhuk uhuk huk hm "


" kalian kenapa sih ? " tanya Alia kesal


sedangkan Alex hanya diam tersenyum


" pa " panggil Alia lagi , Alydran pun menengok


" hm " ucap Alydran merasa canggung


" aku akan menikah " ucap Alia yang kali ini membuat semua yang dimeja makan menatapnya tidak percaya


" iya , aku setuju menikah " ucap Alia , yang membuat ayahnya tiba tiba pingsan di atas makanannya seraya cegukan yang membuat semua panik


" papa " kaget Alia segera berdiri

__ADS_1


" bibi paman bibi! " teriak Alina seraya membantu Alia dan Alex memeriksa ayahnya


Flashback off


__ADS_2