
Alana melewati kakaknya begitu saja saat berpapasan di tangga. terlihat Gaza menyerit kan alisnya, cowok itu berjalan menyusul Alana ke meja makan. lalu duduk berhadapan dengan Alana yang masih saja merajuk dan memasang wajah angkuh nya.
'dia kenapa?' batin Gaza
'perasaan dari kemaren gak selesai selesai marahnya' sambung cowok itu dari dalam hatinya.
mereka berdua menyantap makanan nya masing masing dengan hening tanpa percakapan. setelah selesai makan Alana bangkit dan menyalimi tangan bi suir, gadis itu mencium punggung tangan art nya sebelum berangkat ke sekolah.
bi suir tersenyum senang, semenjak anak majikannya ini lupa ingatan beberapa Minggu yang lalu sikap nya berubah drastis menjadi lebih baik. Alana yang dulunya sangat cuek dan selalu bersikap seenaknya sekarang menjadi anak yang sopan dan patuh.
"aku pergi bi" pamit Alana berlalu pergi, bi suir mengangguk seraya mengucapkan hati hati dijalan.
dan sekarang giliran Gaza, dia jalan begitu saja menyusul adik nya ke depan tanpa melakukan apa yang Alana terapkan selama beberapa Minggu ini, bi suir hanya geleng geleng kepala saja melihat kelakuan anak majikannya itu.
Alana menghentikan langkahnya sembari menatap pria muda di depan nya.
'kak Arslan ngapain di sini' batin Alana mendapati mantan kekasihnya yang tiba tiba datang kerumah. nyali besar mana yang membuat Arslan berani menghadapi Gaza.
Arslan tersenyum senang mendapati seseorang yang di carinya sejak beberapa menit yang lalu.
"berangkat bareng aku yuk" ajak Arslan menggenggam tangan Alana menuju motornya.
Alana hanya menatap lelaki itu saja tanpa berniat untuk naik ke atas motor nya, sedangkan Arslan sudah naik dan hendak memakai helm.
"ayo Al" kata Arslan tersenyum.
"emm... kak aku—"
"mau nyulik adek gue?" tanya Gaza sinis dari ambang pintu. Alana dan Arslan mengalihkan pandangannya menatap ke arah lelaki yang memandangi mereka dengan tatapan tidak suka.
Alana tersenyum miring mendapati ide jahil di otaknya.
__ADS_1
'ehum, pas banget kak Arslan disini. sekalian aku balas dendam aja kali ya' batin Alana bersorak senang, dia tau kali ini harus berbuat apa untuk membalas Gaza.
"Lana masuk mobil!" perintah Gaza menatap adiknya tajam. namun seakan tuli Alana malah menghiraukan nya dan naik ke atas motor Arslan.
"ayo kak jalan" kata gadis itu membuat Arslan tersenyum senang dan memakai helm nya.
Gaza menatap tajam dua orang itu, tangan nya terkepal kuat. berani sekali Alana menghiraukan perintahnya dan malah pergi bersama laki laki itu yang jelas tidak Gaza sukai.
Alana memancing emosinya membuat Gaza ingin menyeret gadis itu ke dalam mobilnya tapi sebelum motor itu pergi meninggalkan perkarangan kediaman Sharamon. gadis itu benar benar pergi dengan Arslan? huh liat saja, Gaza akan memberinya pelajaran jika sampai di rumah nanti.
"gadis nakal! awas aja bakal gue hukum kalo sampai di rumah nanti" Ucapnya memasuki mobil.
<><>
seorang gadis tiba tiba langsung membuka pintu basecamp Gaza dkk tanpa mengetuk dan izin terlebih dahulu. empat orang lelaki di dalamnya menatap gadis itu dengan tajam seolah terganggu dengan kedatangan nya yang sangat tidak mengerti sopan santun itu.
gadis itu salah tingkah karena takut ditatap seperti itu. namun dengan berani dia langsung membuka suara saja memberitahu seperti tujuan awalnya yang ingin mencari seseorang hingga sampai ke tempat itu.
Varro mendekati gadis itu lalu menatap nya dari atas hingga bawah dengan seksama membuat Ara kesal dan memegangi dadanya, Varro geleng-geleng kepala sembari tersenyum meremehkan.
"sorry tapi tubuh lo bukan selera gue" Ucapnya menohok membuat Ara kesal setengah mati.
"kurang ajar! gue dateng ke sini mau cari Gaza baik baik" bentak nya emosi.
"hei girl bicara baik baik, lo ada di wilayah kami kalo lupa" kata Daniel maju sementara Vano dan Reno tetap duduk ditempatnya.
"tapi mulut temen lo kurang ajar" sentak nya tak suka, mata Ara memerah menahan sangking kesalnya.
"tapi lo duluan dateng deteng gak tau sopan santun dan tata krama. main langsung masuk tanpa permisi, dan bicara dengan nyolot" cibir Varro menatap Ara tajam.
Ara menatap mereka semua takut tapi karena kesal gadis itu tetap bertahan di sana sampai Gaza muncul setelah satu malaman mendiaminya, bahkan telfon dan pesan pun diabaikan lelaki itu membuat Ara kebakaran jenggot.
__ADS_1
"tapi mulut lo juga jangan kurang ajar!" kesal Ara, gadis itu menatap nyalang ke arah Varro yang berani menghinanya. kalo sampai bertemu Gaza Ara pastikan dia akan mengadu jika telah di hina oleh temannya.
Vano berdecak kesal melihat keributan yang belum ada habisnya di depan pintu sana. menganggu jam bolos kelas nya saja yang seharusnya di habiskan dengan tenang. cowok itu juga jadi ikut ke depan dengan diikuti Reno di belakangnya.
"ck, lo bisa diem ga!" bentak Vano membuat Ara mati kutu. nyali nya semakin ciut setelah di bentak Vano.
sedangkan Daniel, Varro dan Reno menatap heran ke arah Vano yang tidak biasanya berbicara apalagi sampai membentak seorang gadis.
"lo disini mau cari keributan sama kita? Gaza gak ada, jangan buat rusuh" ucap Vano tajam.
"mending sekarang lo pergi sebelum gue panggil satpam buat geret lo" ancam Daniel penuh peringatan tapi sepertinya tidak cukup membuat gadis itu takut dan pergi dari sana.
Ara tidak cukup puas sebelum dia menemukan Gaza dan membawanya.
"emang lo siapa sampai nyuruh satpam kampus buat ngusir gue? gue juga mahasiswi disini dan ayah gue salah satu donatur terbesar di kampus ini, jadi lo gak berhak" kata Ara penuh dengan penekanan membuat empat lelaki itu mentertawakan nya.
"gak berhak? gue anak pemilik kampus ini" balas Daniel tersenyum sinis.
seketika Ara mematung dibuat nya, sepertinya dia salah bicara, gadis itu merutuki kebodohan nya yang tidak hati hati ketika berbicara.
"ck, anak donatur dan anak pemilik kampus? lo mau cari mati" sahut Reno tertawa.
Ara menatap jengkel satu satu teman Gaza "awas lo semua!" geram nya terutama menunjuk Varro sebelum pergi meninggalkan basecamp mereka.
"cewe gila" celetuk Vano kembali duduk di tempatnya.
mereka semua kembali duduk di tempat sebelum nya dan menikmati waktu bolos dengan tenang sembari berfikir kemana hilangnya Gaza yang belum muncul sampai sekarang.
<><>
TBC.
__ADS_1