Alasan Mencintainya

Alasan Mencintainya
Mata Mata


__ADS_3

malam hari teman teman bian ngumpul dirumah bian termasuk caca juga berada di sana, mereka bersenda gurau dan saling bertukar cerita.


" kok lu nempel mulu sih ke dwi". tanya Gian yang sedikit melihat tingkah Bian yang berbeda dari sebelumnya.


" kenapa?.. emang gw ga boleh nempel ke cwe gw sendiri? ". ketus bian dengan datar dan membuat teman temannya kaget.


" jadi kalian jadian.. sejak kapan anjay kok lu ga ngasih tau gw sih wii". teriak caca kesal yang penasaran dan hampir tidak percaya.


"Gilaa, seorang Biantara akhirnya jatuh cinta dan mengakui perasannya". ucap Ray yang menggoda Bian.


" Kita harus rayain nih, traktir dong". Kata caca yang meminta traktir kepada Bian.



" Iya nih traktir yang enak enak, cepet lu pergi sana cari makanan yang enak enak". Sahut Nohan yang menyuruh Bian.



Setelah itu Bian dan dwi pergi mencari makanan keluar dengan mobil milik Bian.



" Sayang bagusnya kita beli apa ya". kata Bian sambil mengendarai mobil nya.



" ah itu g tau nanti kita kesana dulu ". jawab dwi yang bingung dan masih tidak terbiasa dengan panggilan dari Bian, karna dengan panggilan itu bisa membuat jantung miliknya berdebar tidak karuan.



Setelah sampai di supermarket untuk membeli makanan ringan mereka berhenti di parkiran dan dwi merasakan sesuatu yang aneh.



" kenapa sayang? ". tanya Bian yang sempat memperhatikan dwi yang agak aneh dari tdi.



" kamu ngerasa ada seseorang yang ngikutin kita ga". kata dwi sambil celingak celinguk ke kiri ke kanan.



" perasaan kamu aja kali, yaudah ayo masuk ntar keburu malem". sahut Bian yang menggandeng tangan kekasihnya.



setelah membeli makanan dan minuman yang banyak akhirnya mereka keluar ketempat parkir ".



" Bian.. ".


" Kenapa sayang? ".


" kek nya ada yang ngikutin kita deh, masa kamu ga ngerasain sih". ucap dwi yang merasa takut dan panik.


" heyy gapapa, tenang sayang.. ada aku disini sama kamu, ga bakalan ada yang berani nyakitin kamu". kata Bian yang mencoba menenangkan kekasihnya itu dan memeluk nya.


Sebenarnya Bian juga merasakan hal yang sama seperti ada yang memperhatikan mereka, tetapi Bian tidak mau menanggapi karna takut dwi akan semakin cemas.

__ADS_1



setelah sampai dirumah..



" waahh banyak banget makanan". Teriak caca yang kegirangan karna Bian banyak sekali membeli kan mereka makanan.



" bentar dulu cok, gw mau keatas bentar." ucap Bian lalu beranjak pergi ke kamarnya.



Didalam kamar Bian sedang melihat kearah jendela seperti mengintip seseorang yang ada diluar, Ternyata ada sebuah mobil berwarna hitam yang sama sekali belum pernah ia lihat sedang terparkir di pekarangan rumah nya.



" haha,.. cepat banget dapet informasi". ucap Bian yang tertawa kecil lalu keluar dari kamar.


" kenapa bro lama banget lu diatas". tanya Nohan yang sedang makan makanan yang dibeli bian tadi.


" aduh udah malem nih, gw pamit balik ya". ucap caca yang melihat jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.


" gw anter ya ca". Sahut Nohan yang langsung berdiri dan mengantarkan kan caca.


" oh keknya kita balik juga deh". ucap ray dan Gian yang juga ingin pamit pulang.


" oh yaudah hati hati kalian semua, Nohan jangan ngebut ngebut ini udah malem inget lu bawa temen gw awas aja kenapa napa". Kata dwi kepada Nohan.




"Bian.. pelayanan yang dirumah kamu pada kemana". Tanya dwi yang baru menanyakan pertanyaan itu setelah kejadian yang menimpa dirinya.


" oh mereka semuanya ada dirumah ayah". Ucap bian yang tenang.


" hah? ayah? jadi ini rumah siapa?".


" ya rumah aku baby". ucap bian yang membuat pipi dwi sedikit memerah dan jantung berdebar.


" oh ya, aku lupa kalau kamu cowo sinting yang kaya raya"


" aku sinting? tapi kamu suka kan". sahut bian dengan tatapan lembut tapi tajam sehingga terlihat sedang menggoda kekasihnya.


" ah apansi lu dahlah gw mau tidur ". ucap dwi yang salting dan jantung berdegup.


" hey.. aku ini pacar kamu, jangan lu gua lu gua baby". teriak Bian menggoda kekasihnya itu lalu tertawa kecil.


Saat dwi tertidur pulas di kamar, Bian mencari tau siapa orang yang berani menguntit seorang Putra mafia dari keluarga Adhinatha.


dan ternyata setelah bian melihat di balik jendela lagi ternyata mobil hitam itu sudah pergi dari sana.


lalu Bian menelpon grup teman temannya.


" kenapa bro? aman?". tanya ray yang sedang merokok.


" *keknya ada musuh gw yang tahu tentang dwi* ". ucap Bian.

__ADS_1



" *seriusan lu*?". Tanya Gian dengan kaget


" lu jangan sampai lengah Bian , bisa jadi dwi memang ditargetkan oleh mereka". Sahut Bian dengan tegas kepada Bian.


" *tanpa lu kasih tau gw juga udah tau* ". ucap Bian yang datar.


" maksud gw ya lu harus lebih peka ke dwi apalagi masalah kekgini ". ucap Nohan yang agak kesal karna Bian selalu mengucapkan kata kata dengan datar.


" Bian... "lirih dwi yang terbangun dari tidurnya.


" gw matiin dulu ". Ucap Bian lalu mematikan telpon.


" kenapa baby?, kok kamu bangun ini masih jam 2 pagi loh". tanya Bian yang menghampiri kekasih nya itu.


" ga bisa tidur.. takut,. takut sama Cullen nanti Cullen datang lagi gimana". lirih dwi yang gemetar takut.


" it's okay sayang.. gpp aku kan disini lagian Cullen juga udah ga ada jadi ga bakalan ada orang yang nyakitin kamu lagi". ucap Bian yang menenangkan dwi.


" yaudah kmu bobo lagi ya aku temenin ". Kata Bian yang memeluk dwi dan akhirnya dwi tertidur dipangkuan Bian.


Besoknya....


Nohan datang ke rumah Bian menanyakan apakah caca ada di sana atau tidak.



" Nohan kenapa? ". tanya dwi pada Nohan karna Nohan datang sendiri tidak bersama ray maupun Gian.



" aca disini?".


" ga han, mungkin dia lagi ngampus".


" gada wi gw udah ke rumah nya trus gw juga udah datang ke kampusnya tapi gada".


" lu udah nanya ke nyokap sama bokapnya? ".


" udah wi tapi mereka juga panik karna caca ga balik balik setelah gw anter semalam, katanya dia mau beli sesuatu setelah itu dia ga balik balik ", ucap Nohan yang juga panik.


mendengar suara Nohan membuat Bian keluar, dan mendengar percakapan mereka


" Pasti mereka yang buat caca ga balik". ucap Bian dengan datar.


" maksud lu apa bro? ". tanya Nohan yang tidak mengerti maksud dari bihan.


" orang yang gw bilang semalem ".Sahut Bian menjelaskan maksudnya..


" jadi maksud lu mereka yang mau balas dendam ke lu, nyulik caca gitu?". Ucap Bian yang bingung.


" maybe , karna mereka mau bawa dwi ga bisa soalnya gw ada disamping dwi terus".


" trus kita harus gimana, gw ga mau caca kenapa napa" , Ucap Nohan yang panik dan bingung.


disisi lain ada dwi yang tidak mengerti apa yang sedang mereka bahas.


" kalian bahas apa sih? maksud nya caca diculik apasih trus hubungan nya sama gw apa kok malah caca yang diculik". Tanya dwi yang bingung dan tidak mengerti tentang apa yang sedang terjadi.

__ADS_1


***


__ADS_2