Alasan Mencintainya

Alasan Mencintainya
Ada Yang Aneh..


__ADS_3

"udah selesai lu dandan?".tanya bian yang sedang membaca buku.


"udah".angguk ku yang berdiri didepannya.


Saat itu aku tidak tau Bian akan mengajak ku kemana,tapi disisi lain aku juga merasa senang karena hampir seharian ini aku menghabiskan waktu berdua bersama Bian.


di dalam perjalanan....


"Bian.. kita mau kemana".tanyaku yang penasaran.


"makan".sahut bian dengan nada datar.


Tidak lama kemudian kami berdua sampai ketempat tujuan.ternyata tempat yang kami kunjungi adalah sebuah hotel bintang lima yang sangat megah dan mewah.


tiba tiba Bian menggandeng tanganku, Sekarang aku dan Bian berjalan beriringan dengan diiringin musik yang berjudul Glimpse of Us yang dinyanyikan oleh JOJI,sehingga membuat suasana begitu sangat indah.


Setelah masuk, ternyata ini adalah perkumpulan anak anak kalangan elite termasuk ada teman temannya Bian, dan juga ada Ayu bersama teman temannya.


"aakhhhh Bian".teriak Ayu berjalan menuju kearah ku dan Bian yang langsung memeluk Bian.tetapi dengan cepat Bian melepas pelukan Ayu.


"ngapain lo disini hah!".ketus ayu kepadaku.


"kenapa Lo bisa bareng Bian,Bian itu punya gw Lo jangan deket deket sama Bian dasar cwe kampung".kata Ayu yang selalu merendahkan ku.


tetapi bian langsung menarik tanganku dan pergi dari Sana meninggalkan ayu dan teman teman ayu.


"wah bro Lo bareng dwi". tanya Ray yang sambil menggoda mencolek pinggul Bian.


Setelah beberapa lama ngobrol aku mengajak Bian pulang.


"ian,gw mau pulang".


" Tidak. kita akan makan malam".


" apa memang begini cara orang-orang kaya


meminta?"


" apa begini cara gadis cantik menanggapi ajakan


kencan?"


Ucap Bian yang sedikit membuatku kaget dan tidak berkedip,


" hah? apa? kencan? kencan apa yang begitu banyak orang?...


kencan apa juga yang duduk bersama teman temannya".ucapku dalam hati agak sedikit kesal.


Setelah selesai makan, ternyata acara tersebut mengadakan sebuah acara penutupan dengan berdansa.


semua orang mulai berdansa... dengan musik yang begitu sangat merdu dan lampu lampu di ruangan itu berubah menjadi warna kuning ke oren orenan dan satu lampu sorot berwana putih.


" Ayo dansa bareng gw".


ajak ian yang sudah memberikan tangannya. Lalu tanpa kusadari Aku meraih tangannya dan Berdansa bersamanya,malam itu adalah malam yang tak akan pernah aku lupakan sampai aku mati, berdansa dengan laki laki yang sangat kucintai.

__ADS_1


"santailah, kenapa jantung lu kenceng banget detaknya?".


ucap Bian yang sudah menyadari suara degupan jantungku.


Bagaimana aku tidak salting brutal? tangan kirinya memegang pinggangku dan jarak antara kami begitu dekat, Bagaimana bisa jantungku tidak berdegup kencang? tanganku digenggam lembut oleh pria yang kucintai, walaupun dia tidak tahu bahwa aku sangat menyukainya.


Setelah selesai berdansa bahkan jantung ini masih berdegup sangat kencang.


"kenapa dia bisa bersikap biasa aja?,kenapa ada seseorang seperti itu? seperti tidak memiliki perasaan?". ucapku dalam hati karna Bian adalah sosok pria yang sangat sulit di tebak.


Perjalanan pulang....


Saat berada di dalam mobil pun Bian sama sekali tidak mengajakku bicara,atau bahkan dia tidak menoleh sedikitpun ke arahku dan hanya menatap kedepan menyetir mobil yang sedang ia bawa.


" thanks udah nganterin gw balik".


Bian mengabaikanku dan langsung pergi tanpa membalas ucapan terimakasihku.


Aku tidak mengerti sebenarnya dia laki laki macam apa terkadang bersikap seperti kekasihku sehingga membuat jantungku berdegup kencang,.. Dan terkadang bersikap acuh tak acuh seperti tak mengenalku dan menganggap ku layaknya orang asing.


jam 00.00...


*drrtttt.....drtttttt.....drttt....


suara telpon berdering....


"halo sayang,knp kamu lama sekali angkat telepon bunda?"


"halo bundaa,..maaf bunda tadi wiwi pergi sama temen wiwi,trus wiwi ketiduran".


"ian bunda,wiwi pergi bareng Ian".


"ian?..oh Biantara temen SD kmu dulu itu yaa". sahut Bunda yang mengingatnya.


"yaudah kamu tidur lagi gih,Bunda balik 2 hari lagi,kamu jangan telat makan,maafin bunda ya nak belakang ini bunda sering ninggalin kmu". ucap bunda dengan lirih".


"gpp bunda lagian wiwi kan udah gede,trus bunda kan kerja buat menuhin kebutuhan wiwi juga.hati hati bunda Goodnigt"..


Sementara itu dirumah Bian...


" kenapa sikap gw kekgini ke dwi sih, dan tadi siang itu apa apaan bisa bisanya gw kekgitu"....


bisa gila gw... trus apa apaan kenapa gw malah reflek menciumnya,apa karna dia makai handuk tipis dan gw menjadi sedikit Ter*ngs*Ng?. ucap bian yang sangat bingung dengan sikap nya sendiri.


"Ahh sial gw ga bisa tidur..."


"apa gw telpon Dwi aja ya? tapi ini udah jam 01.25.... pasti dia udah tidur....


"gw kangen"...lirih Bian dengan suara pelan dan akhirnya tertidur.


...****...


"gilaa gw ga bisa tidur lagi"..


"kenapa malah jadi kepikiran ian sih..kan seharian udah bareng ian knp gw malah kepikiran terus sih?"..apa karna rasa suka gw sama dia udah begitu dalem?"...

__ADS_1


"Sial..gw kangen"..lirih dan sedikit terpejam...


Pagi hari....pukul 06.30.....


" Perasaan baru aja tidur udah pagi aja...."ucap dwi yang masi malas malasan di atas kasur.


"harini dateng telat dikit gpp lah yakan"... sambil berjalan menuju kamar mandi.


setelah selesai siap siap..... dwi menelpon sahabatnya apakah hari ini udah baikan dan masuk sekolah apa tidak.


*tuuuhttttt.... menelpon Caca...


"oyyh caa,lu hari sekolah? udah baikan apa belum?"


"laah gw udah disekolah dwi gobl*ggg, lu dimana kenapa belum dateng,ini bel udah bunyi boc*r".


"gw masih dirumah "


"gilaaa,lu gilaa waah seorang dwi telat datang ke sekolah waahh kiamat wahh"


"apaansih lu ahhh".


"yaudah gw Matiin dulu wii,..ini guru udah masuk".


* Absen....


"Dwi?...dwi Batari Indira?...mana dwi?... Anastasya mana teman sebangku kmu, biasanya dia tidak pernah terlambat tumben hari ini terlambat?."tanya pak guru kepada Caca .


tidak lama kemudian dwi datang dan sudah berdiri di depan pintu.


"Maaf pak,.. saya terlambat, hari ini saya emang malas berangkat ke sekolah makanya saya terlambat". ucap dwi yang jujur dengan posisi bungkuk sedikit di depan pak guru.


"Buset gila tu bocah bisa bisanya jujur begitu".


bisik murid murid lain, tetapi dwi mengabaikan semuanya dan berjalan menuju kursinya.


"wi lu gila yaa, ngomong kekgitu sama pak damar!!"..kata aca menyadarkan sahabat itu.


"gw emang males,trus knp harus bohong" Sahut dwi sambil mengeluarkan buku di tasnya.


Jam Istirahat.....


"indira..makan dikantin yuu gw traktir". ucap Cullen menghampari dwi dan Caca.


"weeh geloo..lu mau traktir kita lagi?".tanya Caca yang senang karna bisa makan gratis.


"Yoi,keknya Indira kaga sempet sarapan, liet noh mukanya pucet". kata cullen yang sambil menyentuh pipi dwi.


disisi lain Bian dan temannya itu melihat apa yang dilakukan Cullen, dan membuat Nohan mendekati mereka...


" Lu ga tau tata Krama di sekolah kah?,enak banget Lo sembarangan megang pipi anak orang".ucap Nohan sambil menggenggam kerah baju Cullen.


"wehh selow bro..,lagian dia ga marah".


ucap Cullen yang merasa tidak bersalah. padahal dwi terlihat sangat kesal karna cullen dengan sembarangan menyentuhnya.

__ADS_1


__ADS_2