
"dia itu nama nya sherin, mantan pacar nya farhan. terus juga dia kan cewek yg selingkuh sama farrel di apartemen nya waktu itu rey. masa iya lo ga tau si?" jelas andre menjabarkan. reyna mendelik.
"jadi dia cabe nya??!!" ucap reyna penuh tekanan dan langsung berjalan tergesa ke arah farrel dan sherin. dua tangan nya terkepal kuat saat setelah mengetahui fakta mencengangkan dari andre tadi.
"eh eh rey lo mau kemana hah?!!" teriak adis panik dan langsung mengerjar nya. karena ia sudah hafal betul tabiat buruk dari sahabat nya satu itu, kalau ia sudah marah dan sampai mengepalkan tangan, maka sudah pasti reyna akan memulai perang dengan adu fisik, dan bukan adu skill bac*t lagi. tak mau tinggal diam, andre juga langsung ikut pergi menyusul dua cewek yg dekat dengan nya itu.
"eh eh itu adek gue mau kemana?" tanya rayn heran melihat adik nya dari jendela kelas. tampak reyna seperti terburu-buru seolah sedang mengejar sesuatu. tepat sekali saat ini baik rayn maupun farhan, mereka sudah selesai mengerjakan tugas materi nya tadi.
"eh eh lu juga mau kemana han?" tanya rayn yg heran pula melihat farhan yg tergesa memasukkan buku dan alat tulis nya ke dalam tas ransel nya.
"ngejar reyna" jawab farhan pergi dengan sedikit berlari kecil. ia merasa feeling nya kurang baik, seperti akan ada sesuatu yg di lakukan oleh pacar nya itu.
"lah?" tanya rayn bingung yg langsung saja ikut membereskan barang nya dan menyusul farhan yg kata nya pergi kepada reyna.
...****************...
mata farrel terbelalak saat melihat sosok cantik mantan kekasih nya tengah berjalan lurus ke arah nya dengan tatapan mata tajam dan datar. seolah ada semburan emosi yg siap meledak dari sorot tajam nya. panik? tentu saja! biasa nya farrel akan selalu mencari cara bagaimana untuk bisa bertemu dengan pujaan hati nya ini, tapi kesenangan itu kini berubah menjadi ketakutan karena saat ini ia sedang tidak sendirian. melainkan bersama sherin yg tak lain adalah orang ketiga yg menjadi alasan retak nya hubungan asmara nya dengan reyna.
"reyna?!!" cicit farrel saat reyna makin mendekat ke arah nya dan sherin. sherin yg mendengar lelaki nya menyebut nama wanita lain pun langsung mendongak, sherin bermaksud ingin melihat ke mana arah pandang farrel. tapi ia kalah cepat dengan reyna yg sudah tiba di depan nya dan langsung menghantam bebas pipi putih nya.
PLAK
satu tamparan telak dan keras meluncur begitu saja dari tangan tipis reyna yg memang selalu berdamage. sherin sampai terhuyung ke samping tubuh farrel karena saking keras nya serangan itu.
"jadi elo duri nya hah?!!" pekik reyna mencengkeram kerah kemeja putih tipis yg sedang di pakai oleh sherin. kedua mata reyna yg biasa nya hitam putih pekat itu kini berubah menjadi mata merah yg menakutkan. sungguh, emosi dan sakit hati yg telah lama berusaha di simpan rapat itu kini mencuat keluar dengan sendiri nya tanpa di minta.
__ADS_1
"siapa lo hah?!!" bentak sherin sarkas. ia menghempaskan dua tangan reyna yg ada di baju nya. andre dan adis melongo melihat reyna yg kembali berulah dengan semua keberanian nya yg hampir sama sekali tak punya rasa takut. bukan karena kampus ini milik keluarga nya, tapi ya memang dari jaman SMA sampai kuliah ini adis sudah hafal betul dengan perangai antagonis reyna yg selalu mendominasi diri nya ketika sudah terpancing suasana.
pertikaian reyna yg sudah di kenal sebagai 'Queen Labrak' di WDI Unniv dengan mahasiswa baru sehari yg sudah mendapat cap jelek dari mahasiswa dan mahasiswi lain itu tentu saja menjadi pusat perhatian mereka.
"cihh jadi selera lo udah ganti server cabe ginian rel?" tanya reyna berdecih dengan tersenyum remeh. farrel tak bisa berkutik apalagi menjawab, ia lebih memilih diam seribu bahasa sambil menatap lekat wajah cantik penuh emosi yg selama ini sangat ia sukai.
"lo cemburu beb?" tanya farrel tiba-tiba. padahal sudut hati nya hanya ingin diam karena sudah pasti ini jelas kesalahan dari nya. tapi dengan lancang mulut nya berkata sedemian rupa.
"cemburu? haha! ya gimana gue bisa cemburu kalau wanitamu tidak secantik diriku?! udah ga cantik, murah pula haha" sahut reyna enteng. mampus ga tuh! kena mental awok awok.
"oh jadi lo ex nya farrel itu? ternyata body tepos kek triplek gini yg di pacarin sama farrel? ck. pantes aja dia bisa berpaling ke gue yg lebih sexy gini. HAHA kasian banget gagal move on ya mba?" balas sherin tak kalah sengit. reyna tertawa sumbang.
"parah tuh mantan nya temen lo yang!! cantik nya ga seberapa, body sheming nya ga kira-kira woy" ucap adis yg hendak maju menemani reyna tapi di cekal oleh andre.
"reyna jagoan woi, dia lebih suka one by one. kita lihatin aja dulu" ucap andre melarang adis. adis mendengus malas dan kesal tapi tetap mengiyakan saran dari andre karena reyna memang bukan tipe yg suka main kroyokan. dia lebih suka maju sendiri tanpa basa-basi.
"elo-" ucap sherin menunjuk wajah reyna sambil maju satu langkah, lagi-lagi kalah cepat. reyna juga ikut memajukan satu langkah kaki nya hingga kedua nya kini benar-benar beradu satu sama lain. hanya berjarak beberapa centi saja.
"apa? jauhin tangan kotor lo dari gue!" ucap reyna menghempaskan jari telunjuk sherin dengan kasar. kedua tangan sherin telah mengepal sempurna seolah bersiap menikam habis orang yg berani cekcok dengan diri nya.
"lo ga terima? lo malu? maka nya ngaca dulu sebelum ngomong!! farrel ninggalin gue demi nafsu nya doang sist, bukan karena hati nya. gue aja sebagai cewek malu loh sama kelakuan lo, harus nya lo itu sadar kalo elo itu emang MURAHAN!!" ucap reyna penuh penekanan di akhir kalimat makian pedas nya.
"apa lo bilang hah?!!" tangan sherin sudah terangkat ke udara dan bersiap melayangkan nya ke pipi putih mulus reyna. adis, andre, dan farrel mendelik melihat step perlawanan sherin yg main fisik itu. berbeda dengan reyna yg sudah pro dengan yg model beginian, reyna bahkan dengan santai nya sudah siap menangkis serangan itu tapi lebih dulu cepat oleh sebuah tangan kekar yg tiba-tiba muncul dari arah belakang nya.
"JANGAN SAMPE LO BERANI SENTUH DIA!!" ucap datar seorang cowok yg lebih dulu menangkap tangan emosi dari sherin.
__ADS_1
"farhan?!!" pekik reyna. farhan langsung menghempaskan tangan sherin dengan kasar, bahkan nada bicara nya tadi mencerminkan seolah ia sama sekali tak mengenal perempuan itu. farhan seperti sudah berhasil mengubur semua kenangan tentang mereka di masa lalu.
"yang kita pulang" ucap farhan langsung menautkan jemari kekar nya pada jemari cantik reyna. reyna terhenyak saat farhan sudah berani memanggil nya seperti itu di depan umum. andre, adis, farrel, apalagi sherin sangat terkejut dengan ucapan farhan barusan. apalagi mahasiswa lain yg lebih kaget lagi melihat farhan si kulkas itu memanggil Queen Labrak dengan panggilan sayang.
"mereka jadian?" tanya adis berbisik pada andre. andre menggeleng.
"gue ga tau yang" jawab andre.
"k-kamu panggil dia apa tadi beb?" tanya sherin dengan tidak tau malu nya masih berani memanggil farhan dengan 'beb'.
"reyna pacar gue sekarang! sudahi semua drama lo ke gue sher. gue udah ga peduli lagi!! dan buat lo semua, jangan ada yg berani mepet!!" ucap farhan penuh penekanan. bukan hanya untuk sherin, tapi untuk semua cowok yg menonton ini, ini karena farhan sebenarnya sudah sering melihat reyna saling lempar candaan dengan senior.
"sekarang lo bisa nafas lega kan rel? lo udah bisa bertingkah sepuas lo mulai sekarang, selamat menikmati sisa karma lo bareng sama gitar spanyol jebolan pasar loak" ucap reyna pada farrel. sebenarnya masih ada sedikit rasa dan iba pada mantan pacar nya ini, tapi penghianatan yg di torehkan oleh farrel lebih besar daripada perasaan reyna saat ini.
"maniac ga tuh di katain jebolan pasar loak sama temen gue haha" celetuk adis tertawa ngik ngik mendengar ucapan pedas dari reyna tadi.
"udah, lo ikut gue pulang sekarang!" ucap farhan langsung menarik paksa tangan reyna karena ia sudah tau kalau reyna pasti akan terus melanjutkan perseturuan nya yg memang sudah menjadi hobby dalam darah nya.
"eh gue belum kelar woy" tolak reyna berusaha menepis genggaman farhan di jemari nya. tapi tak bisa. ia kalah tenaga.
"ga ada lagi! udah ga penting ngurusin beginian yang" paksa farhan yg kekeuh mengajak reyna pergi. ia menatap dalam kedua bola mata reyna yg seolah menghipnotis nya dan reyna mengangguk menurut.
"bit*h!! urusan kita masih belum kelar sebelum lo sungkem sama gue!!" ucap reyna penuh arti dan maki. farhan sekarang sudah benar-benar menarik reyna untuk pergi menjauh dari keramaian yg sangat menyebalkan bagi nya. inilah letak perbedaan yg paling menonjol dari reyna dan farhan. bahwa reyna mencintai kegaduhan dan perdebatan yg akan berbuntut panjang dan seru, sedangkan farhan lebih suka diam memantau, dan langsung main fisik saat diam nya di sepelekan. hajar dan selesai. itulah prinsip dasar dari seorang Farhan Alexand yg sangat berlawanan arah dengan Reyna Putri Davidson.
"eh eh WOYY SIAL*N MAU LO BAWA KEMANA ADEK GUE WOY!!" teriak rayn yg baru ngeh dengan apa yg terjadi. rayn pun berlari mengikuti langkah farhan yg terus membawa reyna pergi menjauh. satu hal yg pasti, rayn harus tau apa yg terjadi di antara sahabat dan adik kesayangan nya ini. Andre dan adis juga ikut mengikuti langkah rayn untuk menyusul farhan bersama reyna. karena adis sendiri juga harus menuntut penjelasan dan fakta yg mungkin di sembunyikan oleh reyna.
__ADS_1
'sial*n lo reyna!! gue ga bakal biarin farhan jadi milik lo! sampai kapan pun gue ga bakal ikhlasin dia buat lo shit!! gue ga boleh ngelepasin farrel, tapi gue juga ga bisa kehilangan farhan' batin sherin mengepalkan tangan nya kuat penuh dendam. sementara farrel langsung berjalan pergi menjauh dari sherin karena ia merasa butuh kesendirian dalam tenang. ia masih tepukul dengan ucapan farhan tadi dan juga tak siap menerima fakta baru kalau pujaan hati nya itu kini menjadi kekasih orang lain.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA KAKš„°š„°