Ana Gadis Milik Hati CEO Tak Di Sangka

Ana Gadis Milik Hati CEO Tak Di Sangka
Tidak peka


__ADS_3

Ana menunggu celine dengan cemas karena dari tadi celine tak Kunjung datang. Ia takut rentenir itu berubah pikirkan dan kembali mencarinya. akhirnya Celine menampak diri..


"Dari mana sih kamu..dari tadi alku tungguin"


"Aku dekat sini aja koq,cuma dasar tadi ada Mobil kampret parkir dekat ni cafe..nyebelin banget tuh orang masa ku di usir ga boleh dekat tempat dia parkir waktu aku lagi buntutin kamu.


kamu ga apa-apa Kan...??"


"Iya..kita cabut dulu dari sini..aku takut tuh rentenir balik kesini.."


"Ya udah ayo Naik"


Celine pun memacu motornya pergi dari sana..


"Jadi kita kemana ini.." Tanya Celine pada ana


"Kita kehotel aja..soalnya ga mungkin aku balik rumah"


"Ga mau kerumah aku aja"


"Ga dech takut kalau amel sampai nyari ketempat mu kalau ketahuan aku bohong sama tuh rentenir"


Akhirnya ana sampai dihotel dan melakukan check in mengunakan ktp Celine untuk berjaga-jaga Jika mereka mencarinya di hotel-hotel atas nama ana..


Ana dan Celine lalu menuju kamar mereka setelah mendapat kunci kamar,


sampai lah mereka di depan kamar itu lalu mereka membuka kamar dan masuk kedalam..


"Btw kamu gimana bisa Lepas dari tuh rentenir"


"Ya ikut ide kamu itu...jijik banget aku ma tuh rentenir..kamu tau apa yang di lakukanya..sempat-sempatnya tuh orang remas bokong aku berkali-kali,


rasanya pengen aku patahkan tuh tangan..tapi boro-boro setengah mati aku takut dibawa pergi paksa..untung aja bisa di kibulin".


Hah..helah ana bernafas lega.


"Terus amel gimana??..pasti dia bakal tanyain tuh rentenir soal kamu"


"Aku sudah kasih tau tuh rentenir jangan jawab atau hubungi amel, soalnya aku bohong mau memberi amel surprise kalau aku bakal jadi nikah sama tuh rentenir"


"Gila yah amel.. bisa-bisanya jadikan kamu kambing hitam"


"Iya lah..memang siapa lagi yang bisa mereka jadikan kambing hitam ga mungkin tante Rosa"

__ADS_1


Hahaha ...tawa ana terbahak


"Bisa-bisa nya ya kamu tertawa di saat begini heran aku sama kamu ana"


"Ya dari pada aku nangis-nangis"


"Jadi besok kamu gimana ni ceritanya"


"Hm...tar aku mau Kirim pesan dulu sama tuh rentenir biar dia ga curiga"


"Kirim pesan apaan kamu.."


"Kirim pesan yang mesra biar dia kira aku benar-benar ke sem-sem ama dia.."


"wuekkk...geli banget aku ngebahyangin kamu mesra ma dia.."


"Kamu kira aku juga suka..demi keselamatan kita juga ini.."


"Lah koq Kita...kamu aja kenapa bawa-bawa aku segala.."


Protes Celine ke ana.


"Kan kamu sahabat aku dalam suka cita.."


"Dasar kamu sahabat ga bagus..."


" Jadi kamu nanti di Australia kerja apa..?? tar kamu tiap bulan potong gaji dong"


"Katanya sih direstaurant bagian cuci-cuci gitu..yah secara Bahasa inggris aku secetek..kalau gaji ya iya lah dipotong soalnya aku pinjam modal ke agennya buat kesana.."


"Ya udah Aku pulang dulu..mau bawa pakaian mu yang kamu titipkan dirumah kesini.."


"Ya udah..hati-hati..."


"Kamu juga..jangan buka pintu kasih orang masuk selain aku ok..."


"Siap Bos.."


Celine lalu keluar dari hotel dan menuju pulang kerumahnya.


Ma...mama.. panggil amel mencari ibunya ...


Tante Rosa yang sedang di dapur segera keluar mendengar suara anaknya...ia memandang sekitar mencari sosok ana. tapi tidak menemukannya..

__ADS_1


"Sukses Mel???.."


"Sukses dong ma...kan amel udah bilang kalau tuh upik abu di poles dikit pasti tuh rentenir ga nolak.."


"Terus dapat ga duit tambahan nya..?"


"Belum tau ni ma.."


"Hah.. maksudnya gimana Mel.."


"Tadikan tuh preman belum ketemu langsung sama ana..soalny amel tinggalkan ana buat ketemu dengan tuh preman, terus tuh preman bilang mau lihat barang dulu..amel bilang kalau ana masih perawan... katanya kalau udah test baru kasih tau dapat duit atau ga.."


"Ya udah cepat kamu tanya sekarang"


"Apaan sih ma...nanti aja agak malaman..mungkin sekarang mereka lagi bersenang-senang."


hahahaha...tawa amel membahyangkan nya.


"Benar juga Kata mu Mel..


ya udah sekarang kamu bantuin mama buat siapin bahan besok jualan."


"Ih...amel capek ma..mama aj dech..amel mau tidur dulu.."


amel lalu masuk kekamarnya...


"Amel...amel..dasar anak malas.."


Steven.... panggil papa Josh...


"Ya dad.."


"Apa kamu terus akan pulang lagi kekantor..?"


"Ya dad..Ada apa??"


"Kamu ini tidak peka sekali..dari tadi kita belum makan siang..memang kamu tidak lapar.."


"Oh...jadi dad mau makan.."


Tuan Josh mengeleng-gelengkan kepalanya melihat anaknya yang sama sekali tidak peka..


"David kita singgah ke restaurant dulu.."

__ADS_1


"Baik Tuan"


note : Hai para Reader segini dulu yah ceritanya...tangan author udah pada keriting 😁..jangan lupa like, comments, lope-lope Sama votenya.


__ADS_2