
Keluar dari apartment tunangannya kini Steven berada diperjalanan menuju ke rumah orangtuanya...
"Tuan...Ben akan menemui anda besok di Kantor..."
"Cih...orang itu selalu saja tidak bisa menetapi janjinya...
apakah kamu sudah mengurus segala keperluan Ku keaustralia..."
"Sudah Tuan... Kita akan berangkat lusa setelah urusan di sini selesai..."
"Bagus David...tidak perlu berlama-lama di kota ini..."
Di ruang keluarga kediaman Tuan Josh.
Papa Josh sedang membaca berita dan mama Wanda menikmati teh sore harinya...
"Pa...ini kesempatan nanti kalau Steven sampai di rumah, kita harus menyuruhnya cepat menikah, dia sudah lumayan lama bertunangan dengan nita..lagi Tuan Victor selalu mendesak papa Kan..!!"
"Hm....mama juga tau papa ingin Nita dan Steven segera menikah, tapi mama tau juga Kan, kalau memang dari awal Steven terpaksa dengan pertunangan ini.."
"Mama tidak Mau tau pa..kali ini harus berhasil...Steven itu bukan muda lagi. mama ingin segera dia menikah...papa tau semua teman mama anaknya sudah menikah dan punya cucu...mama iri pa..."
"lihat saja nanti ma kalau Steven sudah sampai dirumah.."
Tidak lama kemudian Steven sudah sampai di gerbang rumah orangtuanya.
Gerbang pintu terbuka secara otomatis...terlihat rumah yang megah nan Indah...
Mobil lalu memasuki halaman dan sampai di depan rumah...
"Pa...sepertinya Steven sudah sampai..."
Steven keluar dari mobil di ikuti David sang asistennya...lalu mereka memasuki rumah .
Mama Wanda yang melihat anak satu-satunya itu terlihat bahagia.
__ADS_1
"Steven kamu sudah sampai nak..bagaimana perjalanan mu semuanya lancar saja Kan...??"
"Hai mum..dad....semuanya lancar saja.."
"Steven karena kamu ada disini, ada yang papa dan mama ingin bicarakan.."
Steven berjalan menghampiri mereka lalu duduk berhadapan dengan ke2 orangtuanya...
"Yes dad...apa yang ingin kalian bicarakan...Aku akan mendengarkan nya.."
Mama Wanda memandang ke arah papa Josh dengan tersenyum....
"Begini steven...papa ingin bertanya, kamu dan Nita sudah bertunangan cukup lama sudah Mau 2 tahun, papa pikir sudah waktunya kalian melanjutkan kearah pernikahan..papanya Nita juga sudah berkali-kali bertanya kepada papa dan mama..."
"Iya nak...mama dan papa ingin segera melihat kamu menikah. kamu itu juga bukan masih muda lagi. Anak teman mama saja semua sudah pada menikah..."
Steven tersenyum...
"kebetulan mum dan dad membahas tentang hal ini.
Papa Josh Dan mama Wanda terkejut..
"Apa maksud mu Steven..?? kenapa kamu ingin memutuskan pertunangan ini..setau papa kamu dan Nita tidak ada masalah Sama sekali..."
"Iya nak..Ada apa dengan mu..?
mama tau kalau kamu memang terpaksa dengan pertunangan ini, tapi lama-lama kamu pasti akan terbiasa dan bisa mencintai Nita seperti dia mencintai mu..."
"Mum.. dad aku heran kenapa kalian sangat dengan mudah di tipu oleh Nita Dan keluarganya itu..."
"David...mana amplop itu...serahkan kepada mereka.."
"Baik tuan..."
"Tuan Dan nyonya silahkan ini amplopnya..."
__ADS_1
"Apa ini David..??"
Mum dan dad buka saja...kalian pasti akan tau nantinya..."
Papa Josh mengambil amplop itu...di buka nya isi amplop itu.
Mata papa Josh membesar melihat isi dari amplop itu...seolah tak percaya apa yang di lihat...
"kenapa pa...sini mama lihat.."
Seperti papa Josh, mama Wanda juga terkejut.. Di tutup nya mulut dengan tangan nya...yang seolah tak percaya dengan apa yang di lihatnya..
"Apa ini Steven.. ??? dari mana kamu mendapatkan nya...dan lagi kenapa ada Ben di sana...??"
"Apa lagi mum dad ..orang yang mum dan dad mau jadikan sebagai menantu adalah Seorang wanita rendahan..."
"Mama tidak percaya ini... bagaimana bisa ini begini...mungkin ini hanya Salah faham."
"Sudah lah mum...apakah bukti itu tidak cukup..!!! sebaiknya mum dan dad memberi tau tuan Victor tentang pembatalan pertunangan ini..."
"Kenapa Ben bisa bersama dengan Nita..???" Tanya papa josh..
"Sudah Steven katakan Nita adalah wanita rendahan, dia mengoda Ben tanpa tau Ben adalah sahabatku.
Jadi aku dan Ben berkerja sama agar ada bukti kalau Nita bukan lah seperti yang kalian pikirkan..."
Aku ingin beristirahat dulu...mum dan dad bisa segera memberi tau Tuan Victor.... "
Steven lalu berlalu menuju kelantai atas kamar tidurnya...
"Kalau begitu saya juga permisi Tuan Dan nyonya ...saya akan kembali kesini besok untuk menjemput tuan Steven" Ucap David asisten Steven..ia lalu berlalu meninggalkan Tuan Josh dan nyonya Wanda...
Papa Josh dan mama Wanda masih dalam keadaan terkejut tak percaya...
"Tidak mama sangka Nita wanita jenis begitu pa...dia terlihat gadis yang baik-baik..itu kah mengapa Steven selalu menolaknya.."
__ADS_1
"Iya ma...sudah lah..papa ingin menghubungi tuan Victor untuk membicarakan ini...mama pergi lah beristirahat dulu..."