
Di perjalan papa Eric dan mama Bella, Bella merasa was-was....
"sayang...kamu tidak merasa ini akal-akalan Edwin saja, sayang tau kan apa saja yang sudah pernah di lakukan nya"
"Sayang.. aku juga tau bagaimana dia, tapi bagaimana pun aku harus bertemu dengan nya.
Maaf yah sayang...aku sudah buat kamu banyak khawatir. Aku hanya merasa tidak bisa lupa dengan apa yang dulu lapa katakan pada ku untuk selalu menjaga Edwin sebelum papa pergi selama nya"
Ucap Eric dengan Mata berkaca-kaca.
"Iya...aku mengerti sayang, tapi mungkin juga sudah saatnya kamu harus melepaskan permintaan itu, jika yang dii jaga tidak tau diri" jawab Bella...
"Entahlah sayang...kita lihat saja nanti setelah bertemu dengan Edwin"
Di suatu tempat... Edwin sudah sampai dan sedang menunggu kedatangan Eric.. dengan tingkah yang aneh sambil jalan kesana sini.
Akhir nya Eric dan Bella tiba di tempat yang di janjikan ..
"Sayang apa benar ini tempatnya..kenapa seperti tak terurus begini" Ucap Bella ..
"Iya sayang...ini alamat yang tadi di berikan Edwin kepada ku"
"Bang Eric..."
__ADS_1
Terdengar teriakan dari belakang rumah yang baru mereka jumpai ...terlihat Edwin keluar dari sana....
Bella dan Eric menoleh kearah teriakan itu berasal di lihatnya Edwin berjalan kearah mereka...
"Edwin..."
Terdengar suara Eric ketika melihat Edwin...
"Bang Eric....kenapa datang dengan Bela..." Sambil is melihat kearah Bela.
"Memang kenapa kalau datang dengan saya...." Ucap Bela...
Ekspresi Edwin tak bisa di jelaskan ..
"Apa...." Teriak Bela dan Eric terkejut...
"Apa kamu bilang 50 milliar..!!!kamu gila Edwin...apa yang kamu lakukan sehingga meminjam kerentenir"
"Ini semua salah bang Eric...tidak percaya padaku untuk memegang perusahaan papa... jadi aku membuka usaha sendiri dari uang yang bang Eric berikan, tapi itu tidak cukup jadi aku pinjam dengan rentenir.."
"Apa kamu bilang Edwin.. tidak cukup...!!itu sudah banyak...300miliar kamu bilang tidak cukup..usaha apa yang sebenarnya kamu jalankan"
Bentak Eric....
__ADS_1
"Jika bukan karena permintaan papa, aku juga tidak mungkin memberi mu sebanyak itu"
"Itu bukan urusan abang ...yang penting berikan aku 50 miliar...bukan kah itu jumlah yang sedikit untuk abang..??"
"Ini bukan masalah jumlah...kamu mengulangi nya banyak kali sebelum papa meninggal...sekarang setelah papa tiada malah kamu mendapat 300milliar dan kamu masih bilang itu jumlah yang sedikit"
Marah Eric ke Edwin..
"Itu hal Aku bang...lagian uang itu dari hasil perusahaan papa jadi tidak ada salahnya Aku meminta..."
"Cukup...Aku sudah mulai muak dengan tingkah mu itu..."
"Ayo kita pergi sayang.."
Eric mengandeng tangan Bela dan berjalan tinggalkan Edwin.
"Bang...abang tega Sama saya..??abang mau lebih rela melihat saya mati dari pada mengeluarkan uang yang tak seberapa itu...??? apa karena aku adik tiri mu..."
Eric berhenti ketika mendengar perkatakan Edwin lalu ia menoleh ke Edwin.
"Edwin dengar..., ini bukan masalah aku tega atau tidak, kamu harus mulai belajar bertanggung jawab dengan tindakan mu..bukan kah kamu punya harta benda yang bisa kamu jual untuk utang mu itu, aku yakin jika kamu jual nilainya lebih dari yang kamu minta dari Ku"
Terus Di baca yah...jangan pernah bosan..boleh berikan masukan juga Di comment😝
__ADS_1