Ana Gadis Milik Hati CEO Tak Di Sangka

Ana Gadis Milik Hati CEO Tak Di Sangka
Australia


__ADS_3

Penerbangan yang cukup lama dari kota kelahiran ana menuju ke Australia akhirnya selesai. Pesawat mulai mendarat mendekati landasan airport..


Semua bersiap turun dari pesawat setelah pesawat mendarat dengan selamat. Ana sebelum turun sudah di beri agensinya tau apa saja kira-kira cara ketika di interview di immigration agar dapat lolos.


Ana merasa gugup, ia takut kalau ia tidak dapat lolos, walaupun agensi nya berkata selama ini tidak pernah tidak berhasil. Ia lalu berjalan ikut mengantri di barisan, menunggu gilirannya di pos immigration..


Disisi lain Steven dan David juga sedang mengantri untuk mendapat cop masuk ke Australia. Steven yang sedang menunggu giliran tidak sengaja melihat gadis yang pernah ia lihat sebelumnya.


Ternyata meraka berdekatan, hanya saja berada di line barisan yang berbeda.. Steven tidak menyangka kalau ia akan bertemu gadis itu lagi..


" Apa yang gadis itu lakukan disini..sangat besarkah uang yang dia dapat sampai bisa jalan-jalan kesini.."


pikiran di dalam otak Steven..


Sungguh aneh..Steven yang tipe seorang tidak begitu peduli kepada orang lain, tanpa sadar memikirkan seorang gadis yang berulang kali ia jumpai dengan kesan yang tidak bagus.


Steven mendapat giliran dahulu dan melewati ana.. sedangkan ana Masih menunggu gilirannya. Dengan mudah Steven melewati pos immigration. Ya.. tentu ini bukan Kali pertama ia ke Australia jadi mudah saja ia mendapat cop masuk.


Steven dan David yang sudah melewati pos immigration pun berlalu tinggalkan airport menuju apartmentnya yang Ada di Australia.


Ana akhirnya sampai giliran..ia ditanya tujuan kedatangannya..berapa jumlah uang yang ia bawa.. Sebab ana mengunakan visa visit atau visa untuk liburan.. Karena jumlah uang yang di bawa dan juga segala bukti kalau ana hanya liburan saja. Akhirnya Ana lolos melewati pos immigration.


Ana akhirnya dapat bernafas lega..


keluar dari bandara, ana bersama agensinya berangkat ke Kota new South Wales, Kota tertua di Australia yang padat penduduk.


Diperjalanan kesana, Ana disuguhi bermacam permandang yang Indah seperti hunter valley perkebunan anggur..Ia merasa sangat senang dan bersemangat.



Permandangan hunter valley



Tidak terasa ia sudah sampai ditempat stafhouse para pekerja restaurant tinggal..


" Ana ayo turun...kita sudah sampai, besok baru aku akan membawa ke restaurant mejumpai owner restaurant nya "


"Iya mbak.."


Ia pun turun Dan mengikuti mbak lia masuk ke staff house.



Ana Yang baru Turun dari mobil..gemesin kan..😚


Steven memasuki apartment nya di ikuti oleh David..


" David aku ingin beristirahat, bangunkan Aku nanti jam makan malam."


" Baik Tuan..Tuan ingin makan Malam dimana..?? atau mau saya yang aturkan.."


"Kamu saja yang aturkan David.. setelah itu kamu juga beristirahat lah.. perjalanan tadi cukup melelahkan"

__ADS_1


"Kalau begitu saya permisi dulu kekamar saya Tuan"


Mereka masing-masing beristirahat..begitu juga ana yang ada di staffhouse..


Ana terbangun dari tidur dilihatnya dari jendela kamar langit sudah gelap dan kota sudah dihiasai lampu-lampu.


"Pantas aja ini perut bunyi-bunyi, udah minta jatah rupanya." bicara ana sendiri sambil elus-elus perutnya yang keroncongan.


Ia keluar kamar mencari mbak Lia angensi yang membantunya sampai kesini..


Di lihatnya ternyata mbak Lia sedang sibuk dengan document di tangannya.


" Mbak Lia..sedang apa??"


Lia menoleh ketika dipanggil Oleh Ana..


" Sudah bangun kamu..lapar yah???"


Tanyanya pada ana..


"hehehe...iya mbak" jawab ana malu-malu.


" Tadi mbak mau ajak makan, Tapi mbak lihat kamu pulas banget, jadi ga jadi dech di bangunin. Tuh mbak udah bungksin kamu makanan" Sambil ia menunjukan kepada ana.


" Makasih mbak..ana makan dulu yah"


" Iya kamu makan aja dulu..mbak udah makan..habis makan tar mbak jelasan kamu tentang perkerjaan mu di sini."


" Ayo David kita berangkat" "



Outfit Steven mau pergi makan Malam.


David mengemudikan mobil di jalan yang lumanyan padat. Itu sudah biasa terjadi dikota ini jika sudah Malam..


Banyak orang keluar mencari udara segar setelah penat berkerja, meluangkan waktu dengan teman, keluarga ataupun pasangan.


Sampai lah mereka di restaurant yang cukup elit..


waiters menghampiri mereka..sempat berbincang sebentar, lalu waiters menghantar mereka ke ruang VIP yang sudah di reservasi sebelumnya.


" Tuan ini menu nya.."


Ucap waiters sambil menyerahkan buku menu kepada Steven.


" 2 ayam piri-piri, 1 botol wine dan 2 beef steak" Steven lalu mengembalikan buku menu kepada waiters.


" Kalau begitu saya permisi..hidangan anda akan segera kami sajikan."


Waiters pun pergi dan melayani tamu yang lainnya.


" David kamu boleh memesan yang lain jika tidak suka."

__ADS_1


"Tidak perlu Tuan, saya sudah terbiasa dengan menu yang sama dengan Tuan."


Steven memang selalu ketika makan bersama David tidak hanya memesan untuknya, tetapi juga untuk David, Karena David selalu saja meyamakan pesanannya dengan Steven.


" David kamu sudah lama mengikutiku..kamu tau Aku sangat suka dengan hasil mu berkerja..tapi yang Aku tidak suka kenapa kamu sangat irit bicara.." Protes steven pada David.


"Maaf Tuan jika anda tidak suka, saya akan mencoba untuk lebih aktif bicara..tapi Tuan, sifat saya memang begini..Sama seperti Tuan yang suka bersikap dingin."


"Seperti kamu memang lebih baik sedikit bicara David.." Ucap Steven ketika merasa jawaban David seakan protes balik tentang dirinya.


Makanan yang dipesan akhirnya datang..


" Silakan menikmati hidangannya Tuan" ucap waiters sambil meletakan makanan ke meja.



Ayam piri-piri dengan lemon,Timi Dan polenta lembut di bumbui dengan kaldu ayam yang di hasilkan dari tulang ayam yang di biarkan semalam di dalam oven kayu bakar.


Mereka ber2 mulai menikmati makanan mereka..sesekali Steven meneguk winenya..


" Apakah kamu sudah mengatur temu janji ku besok dengan customer Kita..??"


" Sudah Tuan...besok jam 10 pagi di hunter valley"


" Bagus David...kamu memang dapat diharapkan.. bagaimana dengan document detail yang sebelumnya aku pinta untuk di berikan kepada Ben..??"


" Semalam saya sudah menghantarkan ke email Tuan Ben begitu juga dengan beberapa file lainnya Tuan..."


" Good job David..habis makan Malam kita balik keapartment, Aku ingin menyiapkan presentation untuk customer besok.."


"Baik Tuan ...saya mengerti"


Ana yang sudah selesai makan menghampiri mbak Lia..


" Mbak Lia...ana sudah selesai makannya.." sambil ia duduk dekat mbak Lia..


" Udah selesai yah...jadi gini ana, kamu tau Kan kalau kamu disini ilegal!!"


"Iya mbak ana tau"


"Jadi kalau di tempat kerja ada pemeriksaan immigration dan kamu tertangkap, Bos kamu tidak akan bertanggung jawab, dan sistem gaji di sini hitung perjam..lalu dari gaji kamu akan mbak potong 50% untuk biaya kesini dan lainnya sampai hutang nya Lunas. faham kamu ana..???"


" Iya mbak...tapi tempat tinggal ana gimana mbak??"


"Kamu tinggal disini..ga perlu bayar Karena dari gajimu sudah dipotong Sama Bos mu untuk biaya tinggal..kalau ana nanti mau pindah boleh juga. tapi sebaiknya jangan dulu..disini lebih aman..lagi kebanyakan yang tinggal sini orang Indonesia juga"


" Ya udah kalau gitu mbak..ngomong-ngomong ana dimana bisa beli SIM card yah..?? Tanya ana


"Besok waktu jumpa Bos mu mbak antarin kamu beli..ya udah sekarang tidur sana udah malam"


" Iya mbak .ana kekamar dulu yah"


Hai para Reader...Ayo..Ayo..habis baca jangan lupa like ya.lope-lope, comments Sama votenya..😚😚😚

__ADS_1


__ADS_2