
Nita yang mendengar kepulangan Steven ke Indonesia ia sungguh senang, Fikirnya Steven pulang untuk memohon rujuk kembali padanya, setelah apa yang pernah papanya janjikan dulu kalau bahwa Steven sendiri yang akan memohon-mohon untuk rujuk.
Steven dalam perjalanan ke kantor setelah di dibuat pusing memikirkan tentang pacar yang tidak ada itu.
Sampai lah ia di kantor. Para karyawan yang melihatnya pun memberikan salam, sedang kan yang di berikan salam yang berlalu seperti angin tanpa membalas.
" Gila cool banget CEO kita, kayak ga wujud aja kita berdiri di sini." Ucap Salah satu pekerja.
" Hussh...jangan gossip deh pagi-pagi, mau kamu di tendang dari perusahaan, di sini banyak CCTV berjalan tau." Pekerja lain memperingatkan nya.
Mereka pun bubar sebelum CCTV berjalan menegur mereka. CCTV yang mereka maksudkan tak lain adalah David si asisten CEO.
Steven yang keluar dari lift seorang diri, ia hari ini tidak datang bersama David, Lalu ia masuk keruangan nya.
Jam baru menunjukan pukul 10, berjanji dengan Ben jam 10:30. Ia sedang duduk memikirkan tentang peringatan mama Wanda.
Tok..tok
" Masuk..." jawab Steven
" Selamat pagi Tuan.."
David si asisten ternyata yang mengetuk pintu..
" Apa agenda ku hari ini David??"
" Hari ini tidak ada pertemuan, hanya di kantor saja Tuan."
" Baiklah..David"
" Tuan..mengenai ke 2 gadis itu, semalam salah 1 dari mereka memberi ku tau jika ia akan pulang ke indonesia, jadi ia harap bisa secepatnya bertemu.."
"Gadis.....ya..kenapa ia tidak terfikir untuk menggunakan gadis itu saja untuk ia jadikan pacar bohongannya,sebagai ganti rugi untuk bajunya yang tertumpah wine." pikir Steven
" David..bilang dengan mereka kita akan menemui mereka lusa, besok kita terbang kembali ke Australia.
" Apa harus secepat itu..??, anda baru 1hari di sini Tuan."
" Ya David..ini Aku harus cepat.."
David heran dengan Tuan nya itu, sebelumnya ia terlihat tidak berminat sama sekali, sekarang malah ingin cepat menemui mereka.
Tok..tok..
David dan Steven memandang kearah pintu, dilihatnya Ben yang datang.
" Hello my brother.. "
Belum juga ia di persilakan untuk masuk, tapi Ben berada di didalam ruangan Steven.
__ADS_1
Begini lah penampilan Ben.
" Kenapa kalian ber2 diam dan tidak welcome kepada ku??"
David dan Steven tidak menghiraukan Ben, mereka sudah terbiasa dengan sikap Ben yang kadang konyol dan terlalu over percaya diri itu.
Ben menyantaikan dirinya sendiri duduk disofa walau tidak di hiraukan.
" Jadi sudah sampai mana perkembangan misi mu ben???"
" Semua lancar saja, dan benar dugaan mu, Tuan victor memang mengelapkan dana kerja sama dengan perusahaan mu, hanya saja siapa yg menjadi tangan di belakang nya masih saya selidiki."
"Bagus, tetap waspada jangan sampai orang mencurigai mu..!"
" Ya...Aku mengerti itu, Ku rasa kamu harus mencurigai juga orang dalam perusahaan mu, tidak mungkin Tuan Victor mudah mengelapkan dana jika tiada orang dari pihak perusahaan ini Yang membantu nya.
" Aku mengerti, David sedang menyelidikinya."
" Jadi...bagaimana kalau nanti malam Kita berparty??" usul Ben kepada Steven.
" Diotak mu itu hanya ada party saja, ini terakhir kali kamu datang keoffice ku, jika memang ada orang dalam perusahaan yang berkerja untuk Tuan victor, maka sebaiknya kita tidak bertemu di kantor Ku.
" Bilang saja kamu ingin mengusirku..Aku sudah biasa di usir oleh mu Steven."
" Ya...bagus lah kalau kamu sadar diri, Nanti malam aku akan menemui mu di tempat biasa."
" Ok..kalau begitu dengan senang hati aku pergi sekarang my brother..hahaha" Tawa Ben dan pergi dari Kantor Steven.
" Kalau begitu saya juga permisi Tuan"
" Saya mengerti Tuan"
Tinggal lah Steven seorang diri di Kantor. Ia yang sibuk dengan document, lalu tiba-tiba berhenti memikirkan tentang gadis yang kan dia jadikan pacar bohongannya.
steven lagi mikirin ana😁
Nita sedari tadi merasa tidak sabar, dari semalam sampai sekarang tidak juga steven menghubunginya.
" Kenapa Steven belum juga menghubungi ku..Aku tidak bisa menunggu lagi, tapi papa bilang kalau Steven pasti yang akan memohon balik kepada ku.."
Nita Mondar Mandir dikamarnya, akhirnya ia putuskan untuk menemui Steven di kantornya, setelah ia terlebih dahulu menghubungi ke kantor Steven untuk kebanyakan apakah Steven berada di sana. Ia lalu bergegas mengambil kunci mobil dan tasnya keluar menuju kantor Steven.
Sesampai di kantor Steven ia terus saja masuk ke arah lift dan naik ke lantai ruang Steven.
Receptionist pun tidak bertanya atau melarangnya ketika masuk begitu saja kearah lift, karena yang mereka tau memang dia adalah tunangan Steven.
Lift terbuka, Nita keluar dari lift, seketaris Steven yang sedang sibuk melihat Nita datang.
" Nona Nita..Ada apa datang kemari ??"
__ADS_1
" Apa Steven ada di ruangannya ??"
" Iya Nona..biar saya memberinya tahu kalau anda datang!!"
" Tidak perlu..saya ingin memberinya surprise" ucapnya sambil tersenyum lalu menuju masuk ruangan Steven.
Dibuka pintu ruangan Steven tanpa ia mengetuk pintu terlebih dahulu.
" Surprise.... sayang.."
Steven terheran dan sedikit terkejut, buat apa Nita datang ke kantornya itu.
" Apa yang kamu lakukan di sini ??" Tanya Steven dengan nada yang dingin.
" Sayang..koq gitu sih..ya datang buat kasih kamu surprise donk " sambil ia berjalan mendekati Steven.
" Nita ...apa kamu sudah hilang ingatan??? kamu tau status kita..! Kita sudah tidak punya hubungan apa pun!!!"
" Apa maksud mu Steven??? bukan kah kamu kembali ke indonesia untuk rujuk kembali dengan Ku???"
" Apa otak mu bermasalah.. pergi lah cek kedokter.."
" Steven Aku serious..kamu balik untuk rujuk dengan Ku Kan??"
" Keluar dari ruangan ku sekarang dan jangan kamu datang lagi kembali kesini.!!"
" Apa maksud mu Steven??? Aku tidak terima ini..kamu tidak bisa memutuskan ku begini!!!"
Steven memanggil seketaris nya masuk..
" Maria..mulai sekarang jika orang di depan mu ini datang, jangan pernah biarkan dia masuk...kamu mengerti!!!"
" Maaf Tuan...saya mengerti, mari Nona Nita saya hantar anda keluar.."
Nita menolak ketika Maria mau membawanya keluar..
" Lepaskan Aku...jangan sentuh aku.
Steven apa kamu masih marah kejadian hari itu..?? Aku mohon Steven beri Aku 1 kesempatan..Aku mohon Steven.."
" Aku bilang keluar sekarang juga..!! atau kamu mau saya panggilkan security..?? Bentak Steven
" Ayo Nona Nita.." Maria berusaha menarik Nita keluar dari ruangan Steven..
" Aku bilang lepaskan Aku.." Nita menghempaskan tangan Maria.
Steven yang melihat Nita tak mau juga pergi akhirnya memanggil security. Security sampai di ruangan Steven, terjadi keributan karena Nita menolak untuk pergi dari sana, ia memohon-mohon pada Steven, tapi Steven tidak memperdulikannya..
Akhirnya ia di seret keluar paksa oleh security sampai di loby.
" Kurang ajar kalian..berani memperlakukan Aku begini!!! apa kalian tidak tau saya siapa??? Teriak Nita.
__ADS_1
Ia sangat marah, tadinya pikir akan bisa kembali dengan Steven, tidak taunya malah diusir keluar dengan tidak hormat begini. Merasa tidak mungkin masuk kembali kedalam akhirnya ia putuskan pergi dari sana.
*** Hai para reader..Ayo dukung author dengan like, lope-lope, comments dan vote yah.