
Pagi hari, saat bangun Anggi sudah tak melihat Angga disofa. Di kamar mandipun tak terdengar suara apapun. Kemudian dengan badan yang masih lemas dan malas, Anggi beranjak pergi mandi.
Setelah selesai mandi dan berganti, Anggi menemui Mama Linda yang sudah sibuk didapur.
"Se-slamat pagi Ma." sapa Anggi sambil meraih sayuran yang ada dimeja.
"Pagi juga sayang." jawab mama Linda sambil sibuk menyiapkan perkakas masak.
"Ehm.. Ma, Mama lihat Angga nggak?" tanya Anggi ragu.
"Tadi abis subuh dia udah pergi olahraga, sayang." jawab mama Linda sembari mulai menumis sayuran.
"Oh ya sudah kalau gitu Ma."
Mereka berduapun kompak memasak dan menyiapkan sarapan.
****
Angga, Anggi, dan kedua orangtua Angga menikmati sarapan yang sudah tersedia dimeja makan.
"Pa, Ma.. Nanti siang aku mau pulang ke kota S." kata Angga selesai sarapan.
"kok cepet banget sih Ngga. Nggak lusa aja baliknya?" tanya Dedy.
"Ada salinan tugas yang harus Angga kerjakan Pa" jawab Angga.
__ADS_1
"Ih Papa.. kan mereka pemgantin baru. Pasti pengennya berduaan terus." sahut mama Linda.
Mendengar candaan mama Linda, Anggi tersenyum tersipu.
***
Setelah menempuh perjalanan selama 2jam, akhirnya Angga dan Anggi sampai dikota S.
Angga mengeluarkan koper dari bagasi dan membawa masuk kedalam rumah, diikuti Anggi dari belakang.
"Ah.. akhirnya sampai juga. Capek banget rasanya." kata Anggi sambil merentangkan tangannya keatas.
Angga yang melihat Anggi menggeliatkan tubuh, langsung membanting koper milik Anggi.
"Aku juga capek. Bawa kopermu sendiri." cetus Angga sambil menenteng koper miliknya menaiki tangga.
Sesampainya didepan kamar yang dirasa milik Angga, Anggi langsung masuk dan segera mengeluarkan baju dari koper.
"Ngapain kamu?" tanya Angga yang keluar dari kamar mandi.
"Ya mau ngerapi'in baju dong. Masa iya bajuku mau kutaruh dikoper aja?" jawab Anggi dengan nada bercanda.
"Siapa yang suruh kamu masuk kamarku?" tanya Angga dengan nada datar sambil bersendekap menatap tajam kearah Anggi yang sibuk dengan kopernya.
Anggi mengernyitkan dahi. Merasa ada yang aneh dengan sikap Angga.
__ADS_1
"Maksud kamu apa?" tanya Anggi ikut bersendekap dan menatap kearah Angga.
"Kamu nggak boleh tidur disini !" jawab Angga.
Haaa?? Ngajak bercanda ya..?
Tapi dengan segera, Angga meraih koper Anggi yang berada di tempat tidur. Melempar kaluar kamar.
btaaak !
Koper yang dalam keadaan terbuka, terurai semua isinya. Membuat sang empu melotot menyaksikan barang-barangnya berserakan.
Belum sempat Anggi mengatakan sesuatu, Anggapun menyeret tangan Anggi untuk keluar dari kamarnya.
"Mulai detik ini, kamu tidur dikamar depan itu." kata Angga sambil menunjuk kamar paling depan dekat balkon.
Mendengar ucapan Angga, serasa dunia mulai kembali gelap. Bayangan-banyangan kelam dan menyedihkan mulai meliputi pikiran Anggi. Hatinya hancur berkeping-keping. Jiwanya seperti terkoyak.
"Oke. " jawab Anggi singkat sambil membereskan barang-barangnya yang berserakan.
Angga yang berdiri didepan pintu kamar, terlihat heran.
Kenapa nih cewek tegar banget ya? Kenapa dia nggak nangis gitu? kayak difilm-film itu..? Apa dia pikir aku lagi bercanda ya? Dasar sinting dia !!
Dengan tenang Anggi menyeret kembali kopernya menuju "kamar khusus" untuknya. Meninggalkan Kamar Angga dengan perasaan hancur sehancur-hancurnya.
__ADS_1
Angga menyaksikan Anggi dengan senyum puas.