
[Memulai seni rahasia : penciptaan energi baru]
Energi dari sekitar mulai memasuki tubuh Rian secara paksa, karena energi tersebut ku masukan secara paksa, itu akan menimbulkan rasa yang sangat menyakitkan, energi tersebut terus memasuki tubuh Rian selama beberapa menit dan selama itu juga Rian harus menahan rasa sakitnya.
Setelah energi yang memasuki tubuh Rian sudah cukup, aku menyalurkan energi tersebut ke seluruh tubuh Rian yang kemudian menjadi sebuah job baru yang dimiliki Rian.
Setelah selesai, Rian pingsan, sepertinya ia sudah berusaha menahan rasa sakitnnya. Karena itu aku memutuskan meninggalkan Rian dan Alice di dalam ruang dimensiku.
Aku pun melanjutkan perjalananku ke kota utara, tak perlu waktu lama untuk sampai di sana. Seperti yang di katakan raja, ada monster yang menyerang kota itu, para prajurit dan petualang juga membantu menahan monster tersebut.
Aku pun menghampiri para petualang untuk memastikan situasinya.
"Hei, bagaimana keadaan di sini?" tanyaku kepada salah satu petualang yang ada disana.
"Seperti yang kau lihat, keadaan disini sangat berantakan, segerombolan serigala iblis datang menyerang kota ini"
"Apakah kau tau kenapa serigala iblis itu tiba-tiba datang menyerang kota ini" tanyaku.
"Aku juga tidak mengetahui itu"
Aku pun maju ke garis depan untuk ikut mengalahkan serigala iblis. pertama aku menggunakan sihir area yaitu badai api.
Setelah menggunakan sihir itu aku pun langsung pergi ke tengah-tengah gerombolan serigala iblis dengan kecepatan suara.
Aku mengayunkan pedangku, menebas serigala iblis yang berada di sekelilingku, aku juga menggunakan sihir beberapa kali.
Jauh di belakang mereka terlihat serigala iblis yang sangat besar yang tingginya kira-kira 4 meter, aku berfikir mungkin serigala itu yang menyebabkan serangan kali ini.
Aku pun berlari menuju serigala itu, aku menebas semua serigala-serigala iblis yang berada di depanku.
Saat aku sudah berada di hadapannya, serigala iblis itu langsung mencakarku dengan cakarnya, aku dengan cepat menghindarinya.
"Manusia, ku akui kau cukup hebat bisa sampai ke sini sendirian, tetapi kalian semua manusia licik, aku tak akan mengampuni kalian"
Serigala iblis itu menembakan bola api dari mulutnya, terjadi ledakan besar dari serangan serigala iblis itu, untungnya aku telah memakai sihir pelindung, jika tidak mungkin aku akan menjadi abu, sebenarnya aku cukup terkejut karena serigala iblis itu bisa berbicara, jika aku berdiskusi dengannya mungkin saja perang ini bisa di hentikan.
"Hei, serigala, mengapa kau menyerang kota manusia?"
"Jangan berfikir aku ini bodoh"
"Tunggu, ini rasanya ada yang aneh" batinku.
"Mengapa tidak kita diskusikan saja tentang masalahnya?" ucapku.
"Diskusi?, hahahaha! kalian duluan yang memulainya sekarang ingin berdiskusi?! jangan mimpi!!"
"Mengapa serigala ini berkata kalau manusia yang memulai ini terlebih dahulu?" batinku.
"Apa maksud dari perkataan mu itu?" tanyaku.
"Sekarang kalian berpura-pura tidak tau?!"
"Biar kuberi tau, demi memuaskan keserakahan kalian, kalian para manusia, kalian mencuri barang berharga serta anak-anak dari suku serigala iblis kami, cukup, kalian itu hanyalah manusia yang licik dan serakah, aku tidak akan buang buang waktu lagi untuk berbicara dengan mu."
__ADS_1
"Apa?!"
"Pasti ini adalah perbuatan para bangsawan" batinku.
"Tunggu, tidak bisakah kita bicarakan ini?"
Serigala itu langsung menyerangku tanpa mendengar sepatah kata pun dariku.
"Pemimpin serigala iblis, berhentilah" ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dari belakang serigala iblis.
Serigala iblis itu langsung menundukan kepalanya saat melihat orang itu.
"Sepertinya kau orangnya"
"Sepertinya aku pernah melihat orang ini, tapi aku tak ingat dimana. Aku seperti pernah menemuinya, dan mengapa aku seperti orang yang sangat dicari" batinku.
Kesadaran ku mulai pudar, aku telah berusaha untuk menjaga kesadaranku, meski begitu, pada akhirnya aku tetap tak bisa menjaga kesadaranku.
-
Aku terbangun dan melihat kalau aku sekarang sedang di sebuah kamar, tempat yang asing dengan Banyak peralatan mewah di dalamnya.
"Sistem apakah kau tau sekarang kita berada di mana?"
[Master sekarang sedang berada di benua iblis]
"Benua iblis?"
"Seperti yang ku duga"
"Kalau begitu, maafkan aku atas perilakuku sebelumnya"
"Siapa kau dan apa tujuanmu!?" tanyaku.
"Perkenalkan aku merupakan salah satu dari keenam jendral raja iblis, Iris" ucap Iris.
"Aku di sini akan mengantarkanmu untuk menemui raja iblis"
"Sepertinya penampilan ras iblis tak seburuk yang ku pikirkan" batinku.
"Kalau begitu antarkan aku menemuinya"
Aku berjalan mengikuti Iris, jika ku lihat dari dekat ia terlihat sangat cantik, istana raja iblis juga terlihat sangat biasa seperti istana pada umumnya.
"Kita sudah sampai"
"Entah kenapa keadaan ini terasa cukup familiar"
Raja iblis yang duduk di singgasana beserta ke enam jendralnya yang berdiri disampingnya terlihat sangat berwibawa dengan aura di sekitarnya yang mencekam.
"Inikah rasanya berhadapan dengan raja iblis meskipun levelnya lebih rendah saat ku lihat" batinku.
"Tunggu!, ada yang salah"
__ADS_1
"Aku tidak melihat orang yang membuatku pingsan sebelumnya" batinku.
Raja iblis kemudian berdiri dari singgasananya dan berjalan mendekatiku serta jendralnya yang mengikutinya di belakangnya.
"Saya raja iblis generasi ke 56 menghadap sang raja, raja yang terkuat, raja yang berada di atas segalanya, saya gardolf menyerahkan kesetiaannya kepada raja"
"Kami menyerahkan kesetiaan kami kepada raja"
"Eh!?, ada apa ini?!"
"Kalian pasti salah orang"
"Energi itu, tidak ada siapa pun yang dapat menirunya, jadi kami yakin anda adalah raja kami"
"Tapi ini terlalu tiba tiba"
"Sejak kapan aku menjadi raja mereka?" batinku.
"Sistem, apa maksudnya ini?"
[Dengan level master saat ini masih belum cukup untuk mengetahui informasi ini]
"Level lagi?"
"dan juga keadaan yang sangat canggung, aku harus mengatakan sesuatu" batinku.
"Baiklah, mengapa kau memanggil ku?" tanya ku kepada raja iblis.
"Aku akan menceritakannya dari awal"
Raja iblis berkata dulu saat dunia di ciptakan oleh dewi, dewi pertama kali menciptakan ras elf, ras demi-human, ras naga, dan ras iblis. Saat itu manusia dan dwarf belum diciptakan, karena sang dewi merasa kalau perkembangan dunianya sangat lambat, dewi pun memutuskan untuk menciptakan ras baru dengan pikiran yang lebih baik yaitu manusia serta ras yang diciptakan dengan kemampuan untuk menciptakan berbagai teknologi yaitu dwarf, sebagai gantinya, ras tersebut memiliki energi sihir yang lebih sedikit dari pada ras lain.
Pada awalnya semua baik baik saja, tetapi karena manusia berkembang biak dengan sangat cepat, ras manusia mulai menyerang ras lain karena kekurangan sumber daya, meskipun lebih lemah dari ras lain, ras manusia unggul dalam jumlah sehingga membuat dunia berada dalam kekacauan.
"Tunggu, bagaimana dengan pembagian benua di dunia ini?" tanya ku.
"Benua di dunia ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu benua manusia, benua elf, dan benua iblis,"
"Tapi, kenapa berbeda dengan yang pernah ku dengar di benua manusia?" tanya ku.
"Oh, pasti kau bertanya tentang benua beastman atau yang biasa di sebut demi human oleh manusia, dulu memang ada benua beastman, tetapi karena mereka memiliki krisis yang sama dengan kami, kami pun memutuskan untuk bergabung, dan sepertinya kabar ini tidak sampai ke benua manusia"
"Jadi, apa yang kau perlukan dariku" tanyaku.
"Kami memerlukan bantuan anda untuk menghentikan perbuatan ras manusia terhadap ras iblis"
"Apakah kalian menyerang benua manusia?"
"Beberapa dari kami memang datang menyerang ras manusia untuk balas dendam, ini karena perbuatan manusia yang ingin memusnahkan ras iblis"
"Jadi, apa yang di ucapkan raja dan pemanggilan pahlawan itu hanya untuk melenyapkan ras iblis"
"Aku benar benar tak menyangka ini"
__ADS_1