Apocalypse System

Apocalypse System
Memaksa Yu Xuan dengan kekuasaannya


__ADS_3

"Sekarang tugasku telah selesaiselesai, diruangan mana teman-temanku berada" Ucap Yu Xuan.


"Kamu bawa dia ketempat teman-temannya" Ucap pria besar kepada orang berjas hitam.


Pria berjas hitam itu memenunjukan dan menuntun Yu Xuan, dimana teman-temannya ditempatkan.


"Dikamar ini teman-temanmu ditempatkan, masuklah" Ucap pria berjas hitam.


Yu Xuan membuka pintu dan melihat teman-teman perempuannya sedang mengganti bajunya. Yu Xuan langsung menutup matanya dan berjalan masuk.


*Kyakk~


"Yu Xuan kenapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu dulu" Ucap Xiao Yi.


Semua perempuan diruangan itu menggunakan handuk untuk menutup tubuhnya.


Yu Xuan mengeluarkan sebuah kalung dimensi yang dia buat saat masih membuat senjata untuk bawahan Jendral Lion.


"Ini peralatan yang aku buat untuk kalian" Ucap Yu Xuan sambil mengeluarkan barang-barangnya dari dalam kalung dimensi.


Qing Xue terkejut dan bertanya tentang kalung apa itu, kenapa sebuah kalung bisa mengeluarkan banyak barang. Qing Xue langsung mengambil kalung yang berada ditangan Yu Xuan.


"Qing Xue, ini adalah kalung ruang atau dimensi, ini memiliki penyimpanan terbatas walaupun begitu kamu bisa menaruh apa saja didalamnya" Ucap Yu Xuan.


Yu Xuan memberikan sebuah pistol tingkat 2 kepada Tang Xin, pistol tersebut tidak perlu peluru. Yu Xuan memberikan sebuah kacamata yang dapat melihat kelemahan dan tingkat zombie kepada Xiao Yi dan baju pelindung diberikan kepada Hong Yi yang kebetulan berada disana.

__ADS_1


Pintu terbuka Zhao Li dan si gemuk datang kekamar.


"Kebetulan sekali!" Ucap Yu Xuan.


Yu Xuan memberikan sebuah pedang kepada Zhao Li, dan memberikan sebuah perisai yang dapat menahan sebuah skill yang masih be ada di level 1.


"Pedang yang bagus, ini cocok dengan gaya milikku" Ucap Zhao Li sambil mengayunkan pedangnya.


"Perisai yang dapat menahan semua skill level 1?!" Tanya si gemuk dengan terkejut.


Ruangan Jendral Lion.


Jendral Lion sedang duduk dengan para gadis dikedua sisinya. Pria besar bawahan Jendral Lion datang sambil membawa pedang yang sudah dibuat oleh Yu Xuan.


"Apa ini senjata yang dibuat oleh bocah itu?" Tanya Jendral Lion.


"Jika kamu tidak mencobanya kamu tidak akan tahu!" Ucap Jendral Lion, lalu mengambil satu pedang yang berada dihadapannya. Jendral Lion langsung mengayunkan pedangnya dan membelah meja menjadi 2.


"Tidak buruk, kekuatan senjata ini hampir mencapai apa yang aku inginkan! Besok bawa Tim untuk mengumpulkan cristal, hanya dengan 1000 cristal dia dapat membuat 10 senjata, dan itu lebih murah dari pada aku membelinya di para pedagang" Ucap Jendral Lion.


"Itu bukan masalah, tapi... Haruskah kita menangkap orang yang dekat dengannya agar dia selalu membuatkan senjata untuk kita?" Tanya pria besar.


"Jangan buru-buru, dia masih berada digenggamanku" Ucap Jendral Lion dengan senyuman diwajahnya.


Besoknya, dipagi hari.

__ADS_1


Jendral Lion menyuruh para bawahanya untuk mencari cristal sebanyak 1000. Bawahan Jendral Lion yang memburu cristal sekitar 12 orang dan masing-masing dari mereka membawa senjata yang dibuat oleh Yu Xuan, dan ada juga yang membawa senjata api.


Yu Xuan melihat para bawahan Jendral Lion yang sedang memanaskan motor diluar untuk pergi mencari cristal zombie.


(Ternyata mereka memiliki senjata api, pantas saja mereka mendapatkan begitu banyak cristal. Sepertinya mereka akan pergi melawan zombie dan mencari cristal. Nampaknya si Jendral itu puas dengan senjata yang aku buat) Gumam Yu Xuan dalam hatinya, dengan wajah tersenyum.


Yu Xuan merasa bahwa dirinya masih diperlukan untuk membuat senjata untuk tempat ini, tapi dia juga harus waspada dengan rencana selanjutnya dari Jendral Lion.


"Aku akan menerimanya dengan senang hati" Ucap Yu Xuan.


Yu Xuan tertawa dalam pikirannya, hanya untuk senjata sampah seperti itu Jendral Lion akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.


"Dasar bodoh, aku tidak sebaik itu sampai harus menjadi bawahanmu" Haise bergumam.


*Tok tok tok


Suara ketukan pintu terdengar dari kamar yang Yu Xuan tempati saat ini. Yu Xuan langsung pergi kedepan pintu dan membukanya.


Yu Xuan terkejut melihat Hong Yi yang berada diluar pintunya. Yu Xuan berpikir apakah dia memiliki urusan penting sampai-sampai dia datang kepadaku?.


"Mei, sedang menunggumu diruang tamu, cepat temui dia" Ucap Hong Yi dengan wajah yang agak memerah.


Yu Xuan dan Hong Yi berjalan keruang tamu dan dia melihat seorang wanita cantik berambut ungu, sedang duduk disofa.


"Semua bawhannya sudah siap, dan telah menunggumu untuk menempa senjata. Aku tidak tahu, apakah aku bisa melihatmu menempa senjata yang begitu kuat!" Tanya Mei kepada Yu Xuan.

__ADS_1


Yu Xuan yang masih berdiri dan ditanya seperti itu, dia langsung membalas dengan alasan bahwa kekuatannya belum pulih sepenuhnya.


(Sambil menyuruh orang lain pergi mencari bahan untuk menempa, si singa liar ini mendesakku untuk menempa senjata lagi, apa maunya raja hutan ini?) Tanya Yu Xuan dalam hatinya.


__ADS_2