
"Kau benar, aku masih terlalu lemah" ucap Tang Xin.
Yu Xuan sudah jauh dari mobil dan menaiki motor yang ada ditempat parkir. Yu Xuan bersyukur karena kunci motornya masih menggantung dimotor.
"Seharusnya si Jendral tidak akan kembali dengan cepat, bahkan saat dia kembali, dia akan terluka" gumam Yu Xuan.
Setelah beberapa menit dijalan Yu Xuan akhirnya sampai ditempat ia keluar.
(Sebaiknya aku masuk lewat sini dan pergi kegudang, si singa jadi-jadian itu pasti akan meninggalkan orang-orang untuk berjaga) Yu Xuan dalam hati.
Yu Xuan masuk dan ia melihat ada 2 orang yang masih berada disana.
"Itu Yu Xuan, cepat tembak!" Teriak penjaga yang melihatnya.
Yu Xuan menghindari peluru yang diarahkan kepadanya dan menebas para penjaga yang menghalanginya. Setelah selesai mengurus para penjaga, akhirnya ia berada didepan pintu gudang. Tempat dimana Yu Xuan membuat senjata.
(Seharusnya pedang ini bisa menghancurkannya) Yu Xuan dalam hati.
Yu Xuan mengayunkan pedangnya dan itu menghancurkan pintu besi, tempat Jendral menyimpan semua barangnya.
(Aku ingin tahu bagaimana wajah si singa saat melihat barang-barang hilang) Yu Xuan dalam hati sambil tersenyum.
Yu Xuan menghancurkan semua berangkas yang ada diruangan itu dan ia mendapatkan sebuah ramuan evolusi tingkat 1 dan juga banyak cristal tingkat 1.
(Walau begitu pasti si singa masih bisa mengumpulkan banyak cristal dengan sisa pasukannya) Yu Xuan dalam hati.
"Kalau begitu aku akan meledakan tempat ini" gumam Yu Xuan.
__ADS_1
Yu Xuan membuat sebuah TNT dari barang sisa barang yang ada disana.
(Ini hebat, padahal aku sama sekali tidak menggunakan bahan peledak, tapi itu bisa jadi TNT) Yu Xuan dalam hati, dengan wajah kagum kepada skill Crafting level 2.
"Yu Xuan! Kamu ada disini?" Tanya Jendral dengan tubuh penuh luka. "Beraninya kamu kembali danencuri barang-barangku!" Teriak Jendral.
"Kamu sudah kembali, ternyata kekuatan singa jadi-jadian tidak terlalu buruk, kamu bahkan bisa mengalahkan zombie tingkat 3" ucap Yu Xuan yang melihat tubuh Jendral penuh luka.
"Cepat kembalikan barangku!" Teriak Jendral, lalu ia berubah menjadi singa jadi-jadian lagi.
"Kamu pikir kamu bisa mengalahkanku dengan tubuh penuh luka itu?" Tanya Yu Xuan.
"Jangan sombong dulu, biarpun aku terluka aku masih bisa membunuhmu!" Teriak Jendral, yang menyerang Yu Xuan.
Yu Xuan diunggulkan dalam segala aspek dalam pertarungan ini karena kecepatan Jendral menurun. Yu Xuan hanya menahan serangan yang Jendral lancarkan, dengan begitu lukanya akan semakin parah.
Jendral yang tau ia tidak akan menang, ia akhirnya lari dai hadapan Yu Xuan. Yu Xuan mengejarnya.
"Ingin lari? Kamu pikir itu bisa dilakukan?" Tanya Yu Xuan dengan senyuman.
Yu Xuan masih mengejarnya sampai Jendral terjatuh dengan sendirinya. Jendral kembali menjadi manusia dan memohon ampun kepada Yu Xuan.
"Tolong jangan bunuh a-"
Yu Xuan langsung memenggal kepalanya tanpa eksperesi sama sekali.
"Maaf, aku tidak dengar" ucap Yu Xuan.
__ADS_1
Saat tubuh Jendral jatuh ketanah, sebuah ramuan evolusi keluar dari sakunya. Yu Xuan mendekat lalu mengambil ramuan evolusi itu.
"Ini, ramuan evolusi level 2! Ternyata si singa ini selalu membawanya kemana-mana, pantas saja aku tidak menemukannya dibrangkas," ucap Yu Xuan lalu meminum ramuannya.
[Semua stats akan meningkat sebanyak 10 point]
[STR 59]
[AGI 55]
[VIT 56]
[SEN 56]
[INT 99]
"Jika aku hitung dengan stats yang lalu, bukanya STR dan AGI seharusnya beberapa point lebih kecil?" Tanya Yu Xuan kepada dirinya.
"Tidak tunggu," Yu Xuan langsung mengambil posisi push up.
Yu Xuan memulai push up didekat mayat Jendral. Ia push up selama 5 menit dan mendapatkan 77 push pu.
[Strength meningkat sebanyak 0,04]
"Sepertinya melatih kekuatan dan stamina akan meningkatkan semua stats milikku, walaupun di 0 koma," gumam Yu Xuan.
"Tidak ada waktu untuk memikirkan itu, waktunya menyusul mereka" Yu Xuan lalu pergi keluar dan menaiki motornya.
__ADS_1
Sebelum Yu Xuan pergi, ia melemparkan TNT kedalam basement milik Jendral. TNT itu akan meledak dalam beberapa menit. Jadi Yu Xuan bisa menjauh dari sana agar tidak terkena puing-puing dari ledakan.