
Sistem yang menjelma menjadi manusia dengan paras wanita cantik, idaman semua pria dan bahkan wanita itu adalah tipe Yu Xuan sendiri.
Kini sistem itu sedang bingung dan tidak mengerti apa yang diucapkan oleh pemilik, pengguna, master, tuan. Entah apa yang ada dipikiran sistem tentang Yu Xuan.
"Tidak masalah jika kau tidak mengerti, sekarang aku akan memberikanmu sebuah nama."
Yu Xuan mulai berpikir nama apa yang cocok dengan wanita cantik dengan rambut perak yang ada dihadapanya.
"Rambut perak, mata biru yang indah seperti langit..," Yu Xuan bergumam.
Setelah beberapa saat dia terpikir sebuah nama dari rambut wanita yang ada didepannya berwarna perak.
"Bagaimana dengan Silvy? Apa kau menyukainya?" tanya Yu Xuan sambil menatap wanita cantik atau sistem.
Yu Xuan tidak terpikirkan sebuah nama yang bagus dan sudah bingung dengan nama yang banyak yang sudah dia pikirkan didalam otaknya yang berkapasistas terbatas.
[Saya sangat senang dengan nama Silvy. Terima kasih host]
Sistem yang menerima nama dari Yu Xuan terbang secara perlahan dan memancarkan aura biru yang sangat besar.
Sistem yang tadinya tidak memiliki nama kini menjadi lebih multifungsi dan beberapa upgrade yang belum terbuka sudah terbuka, karena sebuah nama.
[Kapasitas inventory meningkat sebanyak 1000]
[Barang di Toko menjadi lebih lengkap]
[Artefak dan skill dapat dibeli di toko]
[Meningkatkan pendapatan point sebanyak 2x kali lipat dari biasanya]
[Skill Space and Time naik level menjadi level 2]
[Skill sprint naik level menjadi maks level]
[Skill Sword Aura ditambahkan]
[Skill Insight ditambahkan]
[Skill Fear ditambahkan]
__ADS_1
[Pasif skill Weapon Mastery ditambahkan]
[Sistem Silvy selesai dibuat, versi sistem diturunkan menjadi 1.0 karena sistem sudah berubah menjadi Silvy]
!?
Yu Xuan terkejut, ia mendapatkan banyak sekali notifikasi sistem yang sudah berubah dan bahkan beberapa upgrade yang menurutnya seharusnya ada dibeberapa versi selanjutnya.
"Hanya dengan memberi nama sebuah sistem, aku tidak percaya akan mendapatkan banyak sekali skill.. kukuku." Yu Xuan tertawa setelah melihat banyak skill yang dimilikinya sekarang.
Selama beberapa bulan ini Yu Xuan hanya mengandalkan pedangnya yang sudah dia ciptakan dan juga kemampuan yang ada dipedang miliknya.
Tapi sekarang, dia memiliki banyak skill untuk bertarung dan juga dapat dengan mudah mempelajari senjata baru karena skill pasifnya.
"Tapi aku sedikit sedih karena sistemnya turun kembali menjadi versi 1.0, padahaln kemarin baru mau naik menjadi versi 5.. aku lupa."
Silvy yang tadinya dipenuhi dengan aura berwarna biru yang menyelimuti tubuhnya perlahan turun dan aurnya semakin menipis, bahkan hilang tidak meninggalkan jejak aura sedikitpun.
Silvy turun lalu membungkuk dihadapan Yu Xuan.
[Terima kasih Tuan karena sudah memberi saya sebuah nama. Kini saya adalah Silvy bukan sistem rendahan tanpa nama]
"Padahal sebelumnya dia tidak memiliki nama, tapi kini karena hanya nama dia berkata bahwa sistem yang tidak memiliki nama adalah rendahan?" Yu Xuan dalam hatinya.
Yu Xuan sendiri tidak tahu tentang beberapa skill yang sudah didapatkannya baru-baru ini. Yu Xuan membuka sistem windowsnya.
[Sword Aura] LVL 1
[Memancarkan Aura yang memperkuat pedang dan pedang menjadi lebih tajam. Semakin tinggi levelnya semakin bagus juga kekuatan aura yang dihasilkan. 100 MP akan terpakai setiap 1 detik penggunaan]
"Uhh.. aku kira skill Sword Aura dapat melemparkan sebuah aura berbentuk pedang seperti komik cultivator yang biasa aku baca, tapi ini hanya melapisi pedang dengan aura?.." Yu Xuan kecewa dengan skill Sword Aura yang tidak sesuai ekspetasinya itu.
Yu Xuan lanjut membacara 2 skill lainnya.
[Insight] LVL 1
[Melihat status milik orang lain secara paksa. Jika kekuatan orang lain lebih kuat dari pengguna, pengguna tidak dapat melihat status mereka. Tidak mengurangi MP]
"Hoo.. jadi skill Insight ini bisa membuat diriku melihat status lawan atau kawan dengan tepat. Apa skill ini juga dapat mengetahui apakah orang yang dituju akan berkhianat atau tidak?"
__ADS_1
[Ya, Affinity. Semakin tinggi Affinitynya semakin setiap juga orang pada anda, tapi jika Affinitynya rendah kemungkinan dia akan berkhianat pada anda]
"Apa ada level atau persen tingkat Affinity agar aku dapat mengetahui apakah orang itu akan berkhianat atau tidak?"
[Tentu]
"Baiklah.. selanjutnya Fear kah, aku akan membancanya lagi agar dapat memhami apa yang di maksud skill Fear ini."
[Fear] LVL 1
[Memberi ketakutan pada musuh yang lemah dan yang kuat. Semakin kuat musuhnya semakin kuat juga skillnya. 1000 MP akan terpakai]
"Hmm.. jadi maksudnya aku dapat memberi ketakutan pada musuh yang lemah maupun yang kuat sekalipun, tapi apa skill ini bisa ditatangkal?"
[Ya, skill Fear ini bisa tidak berguna jika orang itu tidak memiliki ketakutan atau bahkan memiliki skill yang memperkuat mental pengguna menjadi lebih kuat]
Yu Xuan masih saja tidak puas dengan skillnya itu, dia pikir jika dirinya memiliki skill yang dapat membuat lawan takut akan berguna untuk mengusir beberapa zombie tingkat rendah.
Tapi apakah zombie tingkat rendah memiliki ketakutan? Itu pertanyaan yang ada dalam pikiran Yu Xuan.
Jika musuh tidak memiliki ketakutan atau bahkan memiliki skill sebagai penangkalnya, skill Fear ini tidak akan berguna dan hanya menghabiskan banyak MP dalam sekali penggunaan skillnya itu.
"1000 MP untuk membuat musuh takut, dan itu juga masih belum jelas apakah musuh akan takut atau tidak."
Yu Xuan berhenti berpikir yang merendahkan skill yang didapatkannya dan juga skillnya lumayan berguna untuk kedepanya.
"Mungkin nanti, saat sudah berada dilevel maks akan beda lagi deskripsi skillnya." Yu Xuan dalam hati, ia sendiri memikirkan jika skillnya menjadi maks level, akan se op apa skill miliknya itu.
Dengan banyaknya skill dan juga beberapa skill naik level, kini Yu Xuan yakin tidak ada yang dapat mengalahkanya didunia yang hancur ini.
"Aku hanya masih berharap jika pasif 'Niat Membunuh' akan bertambah jika membunuh zombie, tapi ternyata tidak. Padahal dekripsinya menuliskan 'Makhluk Hidup' bahkan membunuh binatang tidak dihitung,"
Gumam Yu Xuan, ia masih kesal dengan kata-kata 'Makhluk Hidup' yang ada dideskripsi pasif 'Niat Membunuh' tapi tidak bertambah jika dia membunuh hewan yang termasuk makhluk hidup.
Yu Xuan menghela nafas dan berharap dia bisa cepat bangun dari tidurnya, untuk kembali kekenyataan.
[Tubuh Tuan sudah mengalami hari-hari yang berat, lebih baik beristirahat sedikit lebih lama]
Yu Xuan mengangguk pada perkataan Silvy, lalu berbaring dan memejamkan matanya didalam dunia mimpi.
__ADS_1
"Aku tidak percaya aku bahkan bisa tidur didunia mimpi." Yu Xuan dalam hatinya dengan girang dan lucu.