
Tang Xin tidak memperdulikanya dan terus menyerangnya sampai pemimpin kelompok penjahat terluka.
Pemimpin penjahat itu tertawa, ia mengatakan baru pertama kalinya dia kalah dari seorang perempuan dan terluka lumayan parah.
"Tapi apa kau berpikir bahwa aku sudah serius? Aku bahkan belum menggunakan skill sama sekali" katanya lalu ia berdiri.
"Aku akan serius mulai sekarang!!" Ucap pemimpin penjahat.
Pemimpin penjahat mengeluarkan sebuah aura berwarna biru tua dibagian tubuhnya, semua kekuatan, kecepatan, dan ketahanan meningkat sebanyak 2 kali lipat dari dirinya yang sekarang.
Pemimpin penjahat itu maju dan menyerang Tang Xin dengan sangat cepat. Tapi untungnya Tang Xin dapat menghindari serangannya itu.
(Sangat cepat! Dia bertambah cepat saat menggunakan sebuah skill, bagaimana cara agar aku menang melawannya sekarang?) Tanya Tang Xin dalam hati.
Tang Xin menghindari semua serangannya tapi ia sudah mulai kelelahan. Sebuah tendangan melayang kearah Tang Xin dan itu membuat Tang Xin harus kesakitan dibagian tulang rusuk bagian bawah.
"Ugh!" Tang Xin mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Untung saja kau tidak mati" ucap pemimpin penjahat.
Ia mencekik Tang Xin dan mengangkat tinggi-tinggi tubuhnya. Dia juga mengambil ancang-ancang untuk memukul Tang Xin dengan seluruh kekuatannya.
(Jika pukulan itu mengenaiku, aku pasti akan mati... Apakah, apakah aku akan mati disini?) Tanya Tang Xin dalam hati.
Tang Xin memejankan matanya dan flashback tentang masa lalu dengan ayahnya muncul dalam ingatan itu.
Note: karena males jadi langsung aje.
(Aku harus berjuang. Aku masih memiliki teman-teman yang harus aku lindungi dan ayah pasti sedang menungguku!) Tang Xin dalam hati.
Tang Xin dengan ingatan flashback seperti MC pada umumnya langsung bangkit dan menangkap lengan pemimpin penjahat itu lalu ia mematahkan lengannya.
"Argh! Sakit! apa itu?!" Pemimpin penjahat berteriak kesakitan.
Ia memukul Tang Xin yang berada ditangan kanannya yang patah, tapi Tang Xin menghindarinya dengan melompat dan memegang kembali tangan yang belum patah.
"Aku akan mematahkan kedua lenganmu!!" Tang Xin mematahkan lengan yang satunya dan penjahat itu menyerah saat Tang Xin mengeluarkan pisau kearah lehernya.
"Kamu kalah!" Ucap Tang Xin dengan tersenyum.
__ADS_1
"Jangan bunuh aku, aku menyerah!" Ucap pemimpin penjahat dengan wajah ketakutan.
Tang Xin menyetujuinya dengan syarat dia harus pergi dari sini dan melepaskan teman-temannya.
(Terlihat banget bohongnya) Yu Xuan dalam hati lalu mengeluarkan pistol dari cincinnya.
Tang Xin senang karena dirinya menang dari orang yang lebih kuat darinya.
"Tang Xin... Kamu berhasil" Yu Xuan dengan satu tangan dibelakang.
Zhao Li bertepuk tangan dengan wajah tersenyum. Ia akhirnya tau apa hasil yang di inginkan oleh Yu Xuan.
Tang Xin melihat kearah Yu Xuan dan membelakangi penjahat. Karena penjahat itu tidak mau kalah dia mencoba menggigit Tang Xin.
*Dor
Yu Xuan menembakan sebuah pistol kearah kepala penjahat itu dan membuat kepalanya berlubang.
"Kau pikir aku akan melepaskanmu setelah apa yang kamu lakukan?" Tanya Yu Xuan kepada mayat pemimpin penjahat.
"Ahh... Boss telah mati, lari!" Teriak semua bawahan si mayat.
"Yu Xuan orang itu memiliki sebuah skill, disalah yang membuat kami kesulitan dengan membuat yang lain pingsan!" Ucap Tang Xin sambil menunjuk pada orang yang menangis.
Orang itu sujud dihadapan Yu Xuan dan mengatakan bahwa Yu Xuan bisa mengambil semua yang dimiliki oleh boss sebelumnya.
"Aku tidak butuh, pergilah" ucap Yu Xuan dengan wajah lelah.
"Kamu, kamu tidak menginginkanku? Kamu telah membunuh boss ku sebelumnya dan sekarang bagaiaman aku harus bertahan di akhir dunia ini?" Tanya pria dengan tubuh kurus pada Yu Xuan.
Pria kurus itu mendekat kearah Yu Xuan lalu bersujud memohon agar dirinya diterima oleh Yu Xuan.
(Menyedihkan sekali, aku pikir Yu Xuan tidak akan menerimanya) Zhao Li dalam hati.
Tapi Zhao Li langsung pergi dan mendekati adiknya yang sedang pingsan.
"Yu Xuan dia adalah mus-" ucapan Tang Xin terpotong oleh Yu Xuan.
"Baiklah aku terima, tapi jika kau bernai berkhianat, aku akan langsung membunuhmu!" Ucap Yu Xuan.
__ADS_1
"Terima kasih boss Yu Xuan, aku Chen Yu akan selalu setia padamu!" Teriak Chen Yu.
"Itu bagus, sekarang kamu harus menyadarkan mereka" ucap Yu Xuan sambil menunjuk Qing Xue dan Hong Yi.
Chen Yu mendekati Qing Xue dan Hong Yi yang pingsan lalu menggunakan skillnya untuk menyadarkan mereka kembali.
(Eh? Hah?! Kenapa?) Zhao Li hanya bisa menatap Yu Xuan dengan penuh pertanyaan.
(Ini sangat berbeda dari apa yang aku kira, kenapa dia menerima orang ini? Sejak kapan Yu Xuan menjadi senaif ini?) Tanya Zhao Li dalam hati.
[Bunuh semua bawahan Su Lin untuk mendapatkan hadiah tambahan]
[0 dari 12]
(Su Lin siapa itu? Apa dia mayat ini?) Tanya Yu Xuan dalam hati.
[Ya]
(Eh?! Kau bisa mendengarnya?) Tanya Yu Xuan.
[Ya, tapi jika itu sebuah pertanyaan yang dilontarkan pada saya]
Yu Xuan mengerti. Yu Xuan menawarkan sebuah gendongan pada Tang Xin. Ia tahu bahwa Tang Xin sudah mencapai batasnya jadi dia berinisiatif untuk melakukan itu.
"Eh... Apa yang kamu lakukan?!" Tanya Tang Xin dengan terkejut.
"Ayo naiklah, aku tahu kamu sekarang sulit untuk berdiri kan" ucap Yu Xuan.
Saat Yu Xuan masih berjongkok untuk menggendong Tang Xin. Tapi Tang Xin malah berjalan melewati dan berkata bahwa dia masih kuat.
(Aku tidak boleh selalu berganting padanya, aku ingin dia melihatku sebagai wanita kuat) Tang Xin dalam hati dan mulai kehilangan keseimbangan.
Tang Xin terjatuh dan dia merasa malu terhadap apa yang dia katakan sebelumnya. Wajah dia agak memerah karena malu.
(Habis sudah... Semuanya... Aku malu sekali) Tang Xin dalam hati, jika saja dia memiliki sedikit tenaga ditanganya mungkin dia akan menutupi wajahnya.
"Bukanya sudah aku bilang" ucap Yu Xuan lalu menggendong Tang Xin kembali.
Yu Xuan berjalan kearah Zhao Li dan Chen Yu untuk meminta Hong Yi menyembuhkan Tang Xin yang terluka saat dia sadar.
__ADS_1