
Yu Xuan tubuhnya dilumuri oleh banyak sekali darah, ia sedang beristirahat ditumpukan mayat zombie dengan pedang yang menancap dikepala mutan.
Yu Xuan masih mengatur napasnya sebelum dia meminum ramuan evolusi level 5. Dia sudah sangat kuat hanya dengan level 4 tanpa sebuah profesi dan sekarang ia mendapatkan banyak sekali buff dari title dewa perang.
[Title dewa perang. Semakin banyak musuh yang dilawan kekuatan akan bertambah sebanyak 30%, maksimal 80%. Aktif saat ada lebih dari 3 musuh yang dekat dengan pengguna, tidak termasuk penggunaan senjata jarak jauh]
"Leader," ucap Hu Yinjie yang melihat Yu Xuan duduk diatas mayat para zombie.
"Hu Yinjie? Ada apa?" tanya Yu Xuan pada Hu Yinjie dengan lemas.
Hu Yinjie membawa banyak orang, dia juga menyuruh semuanya untuk bekerja membersihkan mayat zombie dan mengumpulkan cristal yang ada.
Ia juga sudah memberi tahu pada semua orang yang ada dirumah sakit untuk membantu mereka, walaupun begitu dirumah sakit juga ada banyak mayat zombie.
Yu Xuan tidak hanya membunuh zombie disekitar supermarket, ia harus melakukan teleport ketempat yang penuh dengan zombie agar questnya cepat selesai.
[Semua stats anda bertambah 20]
Yu Xuan meminum ramuan evolusi level 5. Semua kelelahan yang dia alami saat ini sudah hilang seketika, begitupun dengan luka yang dia terima saat melawan zombie mutan.
Yu Xuan sekarang hanya perlu membersihkan diri dan istirahat sampai semua bawahannya selesai membersihkan para mayat zombie.
***
Daerah sekitar rumah sakit.
"Apa kau melihat kemarin Yu Xuan melawan banyak zombie sendiri?"
"Ya, dia sungguh mengerikan. Tapi kenapa wajahnya tidak menunjukan eksperesi apapun saat membunuh banyak sekali zombie?"
"Aku tidak tahu, mataku tidak terlalu tajalm untuk melihat eksperesinya yang sedang melawan para zombie."
Para murid mulai membicarakan tentang kehebatan Yu Xuan yang membasmi banyak zombie sendiri.
Mereka ingin menjadi seperti Yu Xuan dan akan terus berlatih sampai bisa jadi sepertinya.
Guru yang ingin memberontak juga tidak memiliki pilihan, saat Yu Xuan ada disana membunuh zombie. Ia ditatap dari kejauhan oleh Yu Xuan yang berlumuran darah.
Ia sedikit takut sekrang, dia akhirnya tau siapa Yu Xuan dan kekuatan sebesar apa yang orang itu miliki.
"Bos Zhao, apa yang akan kita lakukan dengan mayat zombie itu?" tanya Chen Fan menunjuk ketumpukan mayat yang sudah dikumpulkan.
__ADS_1
"Bakar saja, memangnya tubuh zombie buat apa lagi," jawab Zhao Li.
Chen Fan langsung membakar semua mayat zombie itu, mereka mengumpulkan mayat zombie jauh dari pangkalan rumah sakit.
Mereka tidak ingin asap dari mayat zombie bisa membuat orang terkena virusnya. Walaupun harusnya virus itu terbakar, tapi tetap saja kewaspadaan harus ditingkatkan.
"Chen Fan, berapa banyak kita mendapatkan cristal dari mayat para zombie?" tanya Zhao Li.
"Mungkin sekitar 88 cristal zombie tingkat 2, 41 cristal zombie tingkat 3, dan 17 cristal zombie tingkat 4. Dari banyaknya zombie hanya beberapa yang drop cristal, bagaimana dengan orang-orang di pangkalan supermarket?"
Zhao Li pergi kepangkalan supermarket dengan adiknya, mereka berdua sampai dengan menggunakan teleport.
"Bos Zhao Li? Apa yang membuatmu datang kemari?" tanya orang yang dulunya berada dipangkalan Tang Lei.
"Aku tidak suka dipanggil bos!" Zhao Li tidak suka dengan sebutan baru yang dibuat saat dia memimpin pangkalan ke 2.
"Maafkan aku. Jadi apa yang kau lakukan datang kesini? Apa tugas membersihkan zombie disekitar rumah sakit sudah selesai?"
"Sudah, aku ingin bertanya seberapa banyaknl cristal yang kalian dapat dari zombie yang ada disini?"
"Kami belum selesai, zombie disekitar sini lebih banyak dari yang ada dirumah sakit, masih memerlukan waktu untuk menghitung berapa banyak kami mendapatkan cristal."
"Begitu ya, dimana Yu Xuan?"
Zhao Li mengerti, ia tidak ingin mengganggu istirahat Yu Xuan yang sangat berharga setelah membunuh banyak sekali zombie.
Membutuhkan waktu lebih dari 2 hari sampai pangkalan supermarket bersih dari mayat zombie. Mereka juga sudah membakar mayat itu.
Mereka disuruh menyiapkan sebuah pesta dijalan oleh Yu Xuan, beberapa.jalan ditutup oleh mobil agar para zombie tidak ada yang mengacau saat mereka sedang enak pesta.
"Apa leader pikir mobil ini bisa menahan zombie, bukanya leader pernah bilang padaku para zombie bisa memanjat?"
"Aku tau itu, setidaknya dengan adanya penghalang zombie tidak akan masuk kecuali mereka melihat atau mendengar suara berisik.
Kita menghalangi beberapa jalan lumayan jauh jadi tidak masalah walau berisik."
Yu Xuan sekarang ingin menghibur diri dengan membuat pesta sebelum pergi lagi, ia harus pergi kekota Haiti dan bertemu dengan orang tua Zhao Li.
Dia sudah berjanji pada Zhao Li akan mempertemukan mereka kembali, dia juga berdoa agar orang tua mereka selamat dan tidak kenapa-napa.
Selama ini Zhao Li selalu ada dan mendukung apa yang diinginkan oleh Yu Xuan. Zhao Li adalah seorang teman yang setia, bukan bawahan bagi Yu Xuan.
__ADS_1
Yu Xuan juga secara pribadi ingin pergi kemakam kota Haiti dimana orang tuanya dikubur disana, dia sekalian ingin mengunjungi makam itu sendiri.
Malam itu juga, semua orang dari 2 pangkalan itu berkumpul disatu tempat. Tengah jalan, tempat yang dapat menampung banyak orang sekaligus.
"Leader, berpidato lah!"
"Untuk apa, nikamti saja pesta kalian. Kesempatan ini tidak datang dua kali loh." Yu Xuan dengan senyum tipis.
Yu Xuan berjalan-jalan dan melihat semua orang bahagia, dengan pesta seperti ini semua orang lupa sesaat akan apocalypse.
"Tingkatan sistem keversi selanjutnya."
[Meningkatkan sistem keversi 2.0 mengurangi 500.000 point]
[Perkiraan selesai 5 bulan]
[Peningkatan... 0,1%]
Yu Xuan melihat wajah yang tidak asing saat dia sedang berjalan-jalan.
"Lu Xi?" Yu Xuan menutup matanya lalu membukanya lagi.
Tapi tetap saja orang itu tidak berubah, dia tetap mirip seperti Lu Xi dengan rambut hitam panjang.
"Apa dia benar Lu Xi?" Yu Xuan berjalan mendekati wanita yang mirip dengan Lu Xi.
"Permisi, apa kamu kenal dengan orang yang bernama Lu Xi?" tanya Yu Xuan pada wanita yang mirip dengan Lu Xi.
Wanita itu melihat kearah Yu Xuan, dia sangat gugup melihat seorang pria yang kuat dan juga tampan ada didepannya.
"Maaf, dia sepertinya sedikit gugup berbicara denganmu. Aku kenal siapa Lu Xi," ucap seorang pria yang terlihat berumur 40 tahun lebih.
"Begitukah, aku hanya ingin tahu apa dia kenal dengan orang yang bernama Lu Xi atau tidak." Yu Xuan melirik wanita tadi.
"Lu Xi adalah putriku, dan dia ini adalah adiknya, istriku ada disana sedang bersama teman-temannya," ucap pria itu, dia memperkenalkan semua keluarga Lu Xi pada Yu Xuan.
Yu Xuan hanya tersenyum, ia harus melindungi keluarga Lu Xi lalu mempertemukannya secepat mungkin.
"Apa kamu temannya Lu Xi?" tanya ayah Lu Xi.
"Ya, aku akan pergi, bersenang-senang lah." Yu Xuan berjalan pergi.
__ADS_1
"Kemana aku harus pergi mencari jika di Haiti tidak ada?" Yu Xuan bergumam, ia masih mencari semua teman-temannya yang berpisah saat dirinya menyarankan keluar dari minimarket tempatnya bekerja.
"Seharusnya aku tidak melakukan itu?"