
Yu Xuan dan Zhao Li berpisah ditengah jalan, mereka berdua mencari jalannya masing-masing.
(Kenapa harus aku yang menyelamatkan atlet itu) Zhao Li mengeluh dalam hatinya.
Yu Xuan membunuh semua orang dengan tenang, dia hanya mencekiknya sampai mati lalu menaruhnya dikamar mandi.
"Oi, apa kau tahu wanita ****** itu?"
"Tentu saja aku tahu, ada apa?"
"Aku sudah merasakan bagaimana tubuhnya, ohh.. itu sangat nikmat,"
"Curang sekali aku bahk-"
Orang yang sedang mengobrol langsung dibunuh oleh Yu Xuan karena kesal mendengar perkataan tentang wanita yang mereka stubuhi.
Yu Xuan terus berjalan sampai lantai 2, ia mencari sisa orang yang diselamatkan oleh Chen Fan.
Yu Xuan sedang melihat-lihat.
"SIAPA KAU?!"
*DORR!
Yu Xuan langsung menembak orang yang mengejutkannya. Orang itu membawa senjata api, bisa dibilang dia itu penjahat.
"Kau, kau baru saja membunuh-"
"Diam!"
"Ada suara tembakan, dimana itu?"
Beberapa orang menghampiri suara tembakan, lalu langsung dibunuh oleh Yu Xuan tanpa suara sedikitpun.
(Menggunakan sprint terus menerus sangat melelahkan)
Yu Xuan melihat wanita yang dibawa oleh pria itu, dua wanita yang terlihat kekurangan makan dan juga banyak memar ditubuh mereka.
(Sepertinya masih banyak yang harus diselamatkan) Yu Xuan dalam hati.
Yang dikatakan oleh Chen Fan benar, banyak sekali orang yang masih harus diselamatkan, tapi kebanyakan dari mereka dikurung disuatu tempat.
Apa lagi wanita yang masih cantik dan muda, mereka pasti menjadi sasaran empuk bagi orang-orang jahat yang ada didalam mall.
Yu Xuan mengajak kedua wanita itu ketempat orang-orang yang akan mengikutinya. Membutuhkan beberapa menit hanya untuk sampai disana.
Yu Xuan harus membunuh orang yang sedang berjaga dan juga orang yang mengetahui keberadaanya.
Yu Xuan melihat orang yang akan dibawa, dan semua itu sudah Chen Fan pisahkan. Semua orang yang menunggu Yu Xuan terlihat kurus, mereka sepertinya tidak diberi makanan oleh boss pangkalan ini.
Untuk mendapatkan makanan di pangkalan Mawar Merah, semua orang harus bekerja, entah itu membunuh manusia maupun zombie.
"Apa kalian orang yang dibawa oleh Chen Fan?"
"Y-ya, apa kamu benar-benar bisa menyelamatkan kami?"
__ADS_1
Yu Xuan terlihat menyedihkan sekarang, dia benar-benar malah menyelamatkan banyak orang tidak berguna didalam pangkalan milik musuh.
"Tentu, tapi jika ada zombie aku ingin kalian yang membunuhnya.."
Yu Xuan membuka sistem shop dan membeli banyak makanan dan juga minuman, 7000 point dihabisikan untuk mereka.
Yu Xuan membagikan makanan dan minuman kemasing-masing orang yang ada disana, dia juga memberikan beberapa orang senjata untuk melawan zombie.
"Sembunyikan senjata itu, jika ketahuan oleh orang dari pangkalan ini mungkin kalian akan mati."
Setelah mengatakan itu Yu Xuan pergi, ia mencari tempat orang-orang yang ditahan oleh boss pangkalan Mawar Merah.
***
Zhao Li sudah banyak membunuh orang juga dalam perjalanan, tidak seperti Yu Xuan. Zhao Li terluka, walau tidak terlalu parah.
Zhao Li hanya menutup luka itu menggunakan perban, lalu melanjutkan pencariannya.
Setelah beberapa menit berjalan dan mencari disemua ruangan ia menemukannya, ia menemukan ruangan tempat pemerkosaan.
Zhao Li tampak marah melihat adegan itu didepan matanya, dia melihat wanita yang disetubuhi oleh pria menangis untuk menghentiakan tindakanya itu.
"Siapa kau? Apa kau orang baru disini? Jika kau ingin menikmatinya juga kau harus memohon pada-"
*SLASH
Kepala orang yang melakukan adegan tidak senonoh langsung hilang, entah bagaimana Zhao Li melakukanya. Tapi semua pria yang ada disana mati dengan kepala terpenggal.
(Yu Xuan benar, tidak akan ada pria yang baik jika bukan berasal dari dirikita sendiri)
"Pergilah ke lantai 2 bagian timur, kalian akan aman disana." Zhao Li memberikan beberapa makanan pada wanita yang ada disana.
Zhao Li setidaknya tahu bagaimana ingin mendapatkan makanan di pangkalan ini, mereka harus bekerja atau menyerahkan tubuh mereka hanya untuk mendapatkan makanan.
(Benar-benar dunia yang sudah rusak... Nah, sekarang apa rencanamu Yu Xuan setelah melihat ini semua?)
Zhao Li meninggalkan ruangan itu lalu mencari keruangan yang lainnya. Ia berhenti dekat dengan sebuah pintu besar.
*BAK!
*BUK!
*BAK!
*BUK!
"Tubuh atlet memang keras, dia bisa bertahan selama ini."
"Bukanya bagus karena kita memiliki samsak hidup?"
"Dia berbeda dengan yang lainnya, dia tidak tumbang dengan mudah."
*BUK!
(Sepertinya didalam sana banyak orang yang dijadikan samsak hidup,) Zhao Li mendorong pintu, tapi pintu itu terkunci, (jalur mana yang harus aku ambil?)
__ADS_1
Zhao Li melihat kesekitarnya, dia ingin mencari jalan masuk lain disana.
Saat Zhao Li mencari jalan masuk lain dia terkejut, sampai menaikan alisnya. Dia melihat banyak sekali mayat yang tergeletak dilantai, tidak ada yang hidup, mereka semua benar-benar tidak bernyawa.
"Ini pasti perbuatan Yu Xuan, dia bahkan tidak membiarkan 1 orang pun hidup," Zhao Li bergumam.
Zhao Li sudah berputar-putar selama 5 menit dan tidak menemukan jalan masuk lain.
"Aku dobrak saja pintunya!"
Zhao Li kembali ketempat dengan sebuah pintu besar, itu adalah ruangan yang aneh yang ada di Mall besar.
Mana mungkin ada sebuah pintu kayu besar, mall biasanya hanya memiliki pintu kaca agar orang dapat mudah melihat apa yang ada didalamnya.
*BRAK!
Zhao Li menendang pintu.
"Eh? Kok enteng." Zhao Li masuk kedalam lalu melihat bahwa orang-orang yang menyiksa atlet ikut terdoring saat dia menendang pintu.
"Kau, apa yang kau lakukan!"
"Mati lah dasar makhluk hina!"
Zhao Li membunuh mereka dengan mudah. Pangkalan ini hanya menang jumlah tapi kekuatannya sangat lemah jika mereka tidak bersiap.
Zhao Li melihat banyak orang digantung dengan memar diseluruh tubuhnya, seperti yang dia dengar tadi. Mereka adalah samsak hidup.
"Aku akan membebaskan kalian!"
Zhao Li melepaskan semua ikatan dan juga memberi mereka makanan.
"Oi oi, ada apa ini..!" Seorang pria dengan banyak pengikut dibelakangnya.
"Dia adalah boss pangkalan Mawar Merah." Bisik atlet pada Zhao Li.
Boss Mawar Merah terlihat seperti seorang mafia, tapi yang dikatakan oleh Chen Fan dia hanyalah konglomerat.
Jadi seharusnya tidak terlalu sulit bagi Zhao Li membereskannya. Zhao Li hanya harus fokus membunuhnya dan juga bawahannya yang berada dibelakangnya.
Boss pangkalan Mawar Merah melihat Zhao Li yang memberi makan para atlet yang dijadikan samsak olehnya.
Dia juga sudah melihat banyak mayat bawahanya saat kembali dari berburu.
"Apa kau yang melakukan ini semua?" Tanya boss Mawar Merah dengan nada marah.
"Maksudmu membunuh semua bawahanmu?" Tanya Zhao Li dengan eksperesi kesal.
Padahal baru pertama kali bertemu dengannya dia benar-benar sudah kesal dengan Boss Mawar Merah.
Mungkin karena perbuatan yang Boss Mawar Merah lakukan disini sangat tidak manusiawi.
"Apa-apaan dengan matamu itu, mau aku congkel kah?" Tanya Boss Mawar Merah yang melihat mata Zhao Li penuh dengan kebencian.
"Coba saja kalo bisa!" Zhao Li tersenyum menantang.
__ADS_1