Apocalypse System

Apocalypse System
Penagkapan Teman-teman Yu Xuan


__ADS_3

Ruangan Jendral Lion.


"Senjata api kita suatu saat akan kehabisan amunisi, dan kita pasti akan beralih menggunakan pedang ini, pedang-pedang ini juga sangat bagus," ucap Jendral Lion yang sedang berbicara kepada bawahanya.


"Tetapi Jendral Lion, apakah kita akan memberikan ramuan evolusi level 2 padanya?" tanya bawahan Jendral Lion yang berada disana. "Ramuan itu seharaga 1000 point," ucap bawahan Jendral Lion.


Jendral Lion tertawa. "Hahah, mana mungkin aku akan memberikanya! Pada saat dia membuat senjata yang ke 90, aku akan mengatakan bahwa senjatanya tidak memenuhi syarat," ucap Jendral Lion dengan senyuman jahat diwajahnya.


Seminggu kemudian.


Yu Xuan masih membuat senjata yang ke 100 atau terakhir. Ia menyelesaikan semua permintaan Jendral Lion, yang menyuruhnya untuk membuat 100 pedang.


Setelah selesai membuat senjata Jendral Lion, ia pergi menuju tempat pedagang berada. Para penjaga yang melihat Yu Xuan menghampiri mereka, mereka langsung hormat.


"Ketua ketiga," ucap para penjaga dengan hormat kepada Yu Xuan. "Ketua ketiga, sama seperti biasanya 300 cristal untuk melakukan transaksi," ucap penjaga dengan wajah sedikit ketakutan.


"Ini ambilah," ucap Yu Xuan sambil memberikan kantung berisi 300 cristal.


(Ketua ketiga? Lumayan juga, besok jika aku mendapatkan ramuan evolusi level 2, aku akan pergi) Yu Xuan bergumam dalam hatinya.


[Apa anda ingin memulai transaksi?]


"Yes"


[Memulai transaksi]


Didalam pedagang itu Yu Xuan hanya melihat semua barang yang sudah habis terjual, dan barang yang sudah habis terjual akan kembali setelah 1 bulan berlalu.


Tapi Yu Xuan menyadari bahwa cincin miliknya bukan hanya bisa menyucikan air dan menyimpan barang tanpa batas, cincinnya juga memiliki sistem gacha, setiap seminggu sekali. Sistem gacha ini hanya bisa digunakan saat, ia berada dalam Transaksi.


"Jika digame ada sistem rate off dan rate on, apa jika aku gacha disini akan sama?" tanya Yu Xuan. Ia memulai menggacha dan berdoa agar mendapatkan barang yang bagus.


Yu Xuan membuka matanya dan terkejut setelah dia melihat bahwa, ia mendapatkan sebuah kartu skill.

__ADS_1


"Skill sage, apa itu? Apa skill ini dapat menyembuhkan luka, atau penyihir?" tanya Yu Xuan dengan kebingungan.


Yu Xuan membaca deskripsi tentang kartu skill sage itu, ia hanya melihat tulisan yang dapat menyembuhkan luka. Skill sage ini juga memiliki level maksimal di level 9.


[Apa anda ingin membeli kartu profesi sage?]


"Profesi?! Berarti itu bukan skill melainkan job, aku lupa bahwa di status sistem ada job setelah nama. Job milikku masih none, apa aku saja yang menggunakan kartu sage ini? Tidak," Yu Xuan masih kebingungan, tapi ia langsung membeli kartu itu dan berencana pergi dari sini.


[3280 Point untuk kartu profesi sage]


[Point anda tidak cukup untuk membelinya]


"Ekstrak 100 cristal tingkat 1"


[Mengekstrak 100 cristal tingkat 1]


[Mendapatkan 3000 Point]


[Cristal tingkat 1 anda tersisa 680]


"Banyak sekali notifnya. Beli kartu profesi sage"


[Membeli kartu profesi sage seharaga 3280 Point]


[Point anda tersisa 2290. Terima kasih sudah berbelanja]


Setelah selesai membeli kartu profesi sage, Yu Xuan langsung keluar dari pedagang dan melihat Mei disana.


"Yu Xuan, kamu membuatku harus mencarimu," ucap Mei.


(Aku mendapatkan perasaan buruk) Yu Xuan bergumam dalam hatinya.


Tempat teman-temannya Yu Xuan.

__ADS_1


*Tok tok tok


Ketukan pintu terdengar.


"Sepertinya Yu Xuan sudah kembali," kata Zhao Li yang mendengar ketukan itu.


"Kok hari ini lebih cepat dari biasanya," kata Tang Xin.


Qing Xue membuka pintu dan terkejut ternyata yang mengetuk pintu itu bukan Yu Xuan, melainkan pria besar dan dua orang bawahan Jendral Lion.


"Dimana kakak Yu Xuan?!" tanya Qing Xue.


"Tenang saja, kamu akan segera menemui kakakmu! Cepat tangkap semuanya dan kurung mereka!" ucap pria besar.


Qing Xue lari, kedua orang yang dibawa oleh pria besar bergegas menangkap teman-teman Yu Xuan. Mereka berdua berjalan perlahan.


"Jangan bergerak, jika kalian macam-macam akan aku tembak!" teriak Tang Xin yang menodongkan pistol kepada dua orang yang berjalan mendekat.


Zhao Li hanya diam dan tidak melakukan perlawnan, ia sudah diberi tahu rencana oleh Yu Xuan. Tapi ia juga tahu bahwa dia tidak akan menang melawan orang yang memiliki skill.


"Kamu kira hanya kamu yang memiliki pistol, kami juga memiliki pistol!" teriak kedua orang itu yang menodongkan pistol kearah Tang Xin.


Pria besar tertawa. "Haha, Lacur kamu kira pistol akan mampan kepadaku!" seru pria besar.


"Kamu pikir aku takut!" seru Tang Xin yang menembak kearah pria besar.


Tembakan Tang Xin mengenai bahu kiri pria besar. Pria besar itu menerima sedikit luka karena tubuhnya yang kuat.


"Sungguh berani kamu menembakku! Itu ternyata pistol tingkat 2, Yu Xuan telah menyembunyikannya," ucap pria besar dengan wajah kesal sampai memunculkan urat dikepalnya.


Pria besar itu maju dengan cepat lalu mengambil pistol yang dipegang oleh Tang Xin. Tang Xin dicekik oleh pria besar.


"Walaupun kamu memiliki pistol tingkat 2, pergerakanmu masih terlalu lambat!" seru pria besar yang masih mencekik Tang Xin.

__ADS_1


Kedua pria yang lainnya sudah mengurus teman-temannya Yu Xuan.


"Apa sudah selesai?" tanya Zhao Li yang duduk dengan santai disofa.


__ADS_2