
"Tidak perlu waspada, aku kesini untuk meminjam tubuhmu," ucap pria tersebut.
Zhao Li kebingungan dengan perkataan pria yang ada didepannya sekarang.
"Apa maksudnya? Meminjam tubuhku?" tanya Zhao Li dalam hatinya.
Pria yang ada dihadapan Zhao Li hanya tersenyum sambil menunggu jawaban.
"Ada dimana aku sekarang? Dan bagaimana tubuhku didunia nyata?" tanya Zhao Li pada pria yang sedang tersenyum padanya.
"Kamu sekarang berada didunia spiritual, atau berada di alam bawah sadarmu. Untuk tubuhmu, dia kehilangan kesadaran," jawab pria tersebut.
Zhao Li semakin sadar akan keadaannya sekarang, dia juga tidak mengkhawatirkan tubuhnya didunia nyata, karena para zombie jarang muncul saat siang hari.
"Untuk apa kau meminjam tubuhku?" tanya Zhao Li yang penasaran.
Ia tiba-tiba pingsan dan masuk kedalam dunia spiritual lalu ada seorang pria yang mau meminjam tubuhnya.
"Untuk menyelamatkan apostleku dimasa depan nanti," jawab pria tersebut dengan senyuman yang masih ada diwajahnya.
Zhao Li semakin aneh, pria didapanya tiba-tiba muncul dan meminta tubuhnya hanya untuk menyelamatkan apostle miliknya.
"Apostle? Aku pernah membaca komik seperti itu, jika aku tidak salah ingat apostle itu adalah bawahan atau avatar dengan kekuatan dewa."
Zhao Li dalam hatinya, ia semakin yakin bahwa pria yang ada didepannya adalah makhluk yang disebut sebagai dewa.
"Siapa apostle masa depanmu itu, apa aku mengenalnya?" tanya Zhao Li, jika dewa meminjam tubuhnya untuk membantu apostlenya berarti orang yang akan diselamatkan dekat dengan Zhao Li.
"Kamu sering bertemu dengannya," jawab pria tersebut.
Zhao Li semakin terkejut dan bertanya-tanya, siapa apostle dewa yang ada didepannya ini.
"Jika itu dekat denganku, pasti orang yang kuat... Apa itu Yu Xuan?" Zhao Li dalam hati.
"Jadi bagaimana, apa kamu mau meminjamkan tubuhmu padaku?" tanya dewa itu, sepertinya dia tidak memiliki banyak waktu lagi.
"Aku tidak masalah dengan itu, tapi apakah tidak masalah. Aku hanya memiliki sedikit skill dan tubuhku juga masih lemah." Zhao Li kurang percaya diri dengan tubuhnya yang lemah.
Dewa itu tersenyum. "Tidak masalah, aku bisa mentransfer kekuatan milikku kedalam tubuhmu. Tapi hal itu membutuhkan waktu."
__ADS_1
"Baiklah, akan aku pinjamkan tubuhku padamu. Aku harap apostle yang kamu selamatakan adalah orang terdekatku."
Zhao Li menyetujuinya, dewa itu bangun kedalam tubuh Zhao Li dan berpura-pura sebagai Zhao Li saat ini.
"Apa kamu sudah sadar?" tanya dokter yang mengurus Zhao Li selama dia tidak sadarkan diri.
"Ya, terima kasih sudah menjagaku," ucap Zhao Li dengan kesadaran dewa.
Zhao Li bangun dari kasur dan pergi untuk menyesuaikan tubuhnya. Karena ini adalah tubuh manusia dan bukan klon dewa, jadi mustahil bagi dewa terbiasa dengan tubuh barunya.
Dewa juga tidak bisa langsung mentransfer kekuatan miliknya kedalam tubuh manusia dengan asal-asalan. Jika itu dilakukan tanpa adanya penyesuaian, tubuh bisa saja hancur saat menerima sedikit kekuatan dewa.
"Tubuhmu lumayan bagus, tapi kamu masih merendahkannya. Memangnya manusia seperti apa yang kamu kejar," Dewa berbicara pada Zhao Li yang masih memiliki kesadaran didalam dunia spiritual.
"Apa kau tahu manusia bernama Yu Xuan?" tanya Zhao Li.
"Tentu. Banyak dewa yang tertarik dengan dirinya. Tapi sekarang dia tidak bisa dilihat lagi oleh kekuatan dewa, dia seperti hilang dari dunia ini tanpa ada satupun dewa yang tahu."
Zhao Li terkejut dengan pernyataan itu dari dewa. Dan lagi jawaban yang dia dapat berasal dari dewa, tidak mungkin dewa berbohong.
"Jadi apa Yu Xuan sudah mati?" tanya Zhao Li. Ia tampak sedih dengan kenyataan itu.
Dewa tau akan hal itu, karena dengan perjanjian bertahan 10 tahun, tidak mungkin dewa yang menciptakan apocalypse langsung menaruh banyak zombie tingkat tinggi dibumi.
Jangankan 10 tahun. Dalam 2 tahun saja sudah tidak ada manusia yang tersisa dibumi jika zombie tingkat tinggi langsung dikeluarkan.
"Sekuat apa Yu Xuan, sampai dewa mengakuinya?" tanya Zhao Li. Ia sendiri juga penasaran tentang seberapa kuat Yu Xuan.
"Karena sekarang para dewa tidak dapat melihat manusia bernama Yu Xuan dengan kekuatannya. Kami sendiri tidak tahu seberapa kuat Yu Xuan sekarang." Dewa itu tersenyum.
Para dewa mulai kehilangan Yu Xuan sejak kemarin malam, dan itu bertepatan dengan sistem Yu Xuan yang berubah menjadi Silvy.
"Jangan ajak aku bicara dulu. Aku akan melakukan meditasi untuk menyesuaikan kekuatan dewa pada tubuhmu," ucap dewa.
Dewa melakukan meditasi dari sore sampai tengah malam. Membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan tubuh manusia yang memiliki MP untuk diubah menjadi Divine Power.
MP(mana point) menolak adanya energi asing seperti Divine Power. Karena dari itu dewa membutuhkan waktu untuk menyimpan MP dari tubuh Zhao Li dan menggantinya dengan Divine Power.
Tubuh Zhao Li juga tidak diberi banyak Divine Power karena itu dapat merusak tubuh manusia yang tidak biasa dengan kekuatan ilahi milik dewa.
__ADS_1
Dewa yang menggunakan tubuh Zhao Li sebagai wadahnya. Keluar dari tempat dia bermeditasi untuk membunuh mutan yang ada didalam misi kota Haiti.
"Apa kau akan keluar dengan tangan kosong? Apa kabut hijau itu tidak berbahaya?" tanya Zhao Li yang melihat dewa keluar dari tempatnya.
"Tenang saja, aku bisa mengatasi gas beracun itu dengan Divine Power milikku. Walaupun begitu sepertinya mencari mutan membutuhkan waktu yang lumayan lama," ucap dewa tersebut.
Dewa itu terbang mencari keberadaan mutan keseluruh kota, ia juga dihalangi oleh beberapa zombie tingkat rendah saat sedang melakukan pencarian.
"Jadi seperti ini kekuatan dewa, bisa membunuh zombie tingkat 4 dengan mudah." Zhao Li tercengang melihat kekuatan dewa.
Dewa hanya mengeluarkan sebuah panah cahaya dan langsung melenyapkan zombie dengan mudah.
Membutuhkan waktu untuk menemukan mutan busuk, dan lagi pandangan dewa sekarang adalah pandangan yang biasa dilihat oleh manusia.
"Zombie kroco ini sangat menghalangiku dalam pencarian," gumam dewa yang terus membunuh banyak zombie tingkat 4.
Zombie yang tidak keluar disiang hari kini keluar dimalam hari dan lebih agresif dibanding zombie yang ada diluar kota.
"Merepotkan sekali." Dewa mengeluarkan sebuah bulatan cahaya dengan jarinya.
Sebuah bulatan yang dapat menembus tubuh zombie dan langsung membunuhnya dengan kecepatan cahaya. Satu bulatan cahaya dapat membunuh banyak zombie dengan sangat cepat.
"Sisanya tinggal si mutan." Dewa mempercepat terbangnya semaksimal mungkin dengan tubuh manusianya.
Kecepatan terbang dewa menyesuaikan dengan tubuh manusia Zhao Li, jika tekanan udaranya terlalu kuat. Tubuh Zhao Li bisa saja hancur.
Hanya dengan beberapa menit dewa berhasil menemukan mutan yang sedang berada di bawah selokan besar.
"Matilah!" Dewa mengeluarkan kekuatan yang sangat besar sampai menghancurkan mutan dan area yang ada disekitarnya.
Gas yang tersebar mulai hilang secara perlahan, dengan sumbernya dibunuh gas yang tadinya menghalangi pandangan perlahan mulai hilang.
"Misisnya belum selesai Itu aneh? Apa ada delay beberapa jam setelah mutan dibunuh? Tidak. Tidak mungkin dewa yang menciptakan permaianan ini tahu aku yang membunuhnya dan tidak menghitung misi tersebut sebagai selesai," dewa dalam hatinya.
Dewa tidak bisa merasakan takut. Jadi saat ini
ia tidak tahu perasaan apa yang sedang ia alami saat ini.
"Karena aku moderator, aku akan mencoba untuk menyelesaikan misi yang diberikan disini." Kesadaran dewa hilang dari tubuh Zhao Li. Dan Zhao Li kembali kedirinya semula.
__ADS_1