Apocalypse System

Apocalypse System
Andre kembali


__ADS_3

"Ughh, pusing sekali. Padahal cuma berbeda kesadaran, tapi malah seperti terkena darah rendah." Zhao Li memegang kepalanya.


Setelah semuanya selesai Zhao Li mendapatkan banyak point dari membunuh zombie tingkat 4 dan bahkan mutan busuk yang dewa bunuh.


[Selamat telah membunuh mutan gas bracun 300.000 point ditambahkan]


[Selamat telah menyelesaikan misi tersembunyi 500.000 point ditambahkan]


Zhao Li bersiul setelah mendapatkan banyak point. Ia tersenyum dan pergi dari tempat yang rusak oleh kekuatan dewa.


***


Yu Xuan terus menunggu Andre sampai matahari terbit dan Andre dengan anggotanya belum juga kembali dari mengumpulkan persediaan.


"Jika begini terus mereka akan mati." Yu Xuan melihat keluar jendela. Ia menyaksikan matahari terbit dari dalam apartment.


Saat ia sedang menunggu Andre dan anggotanya lewat. Tiba-tiba pesan sistem muncul dihadapanya.


[Misi Selesai]


"?!"


Yu Xuan terkejut, ia tidak tahu bagaimana misi tersebut bisa selesai. Apalagi banyak gas bracun yang dapat membuat pingsan.


"Apa mungkin toko yang ada dikota menjual masker gas?" tanyanya.


Yu Xuan menghela napas panjang lalu pergi ketempat tidur, ia tidak bisa memikirkan apapun dengan keadaan yang sangat mengantuk.


"Tidur lah." Yu Xuan menarik selimut dan tidur dengan cepat.


***


Sementara itu. Andre dan anggota kelompoknya sudah melakukan perjalanan pulang kekota Haiti.


"Menurutmu siapa yang menyelesaikan misi itu."


"Tidak peduli siapapun yang menyelesaikannya aku akan tetap bersyukur karena tetap hidup sampai sekarang."


Andre juga tidak bisa menyimpulkan orang yang menyelesaikan misi itu. Menurutnya tidak ada orang yang bisa membunuh mutan saat malam hari.


Mustahil untuk membunuh mutan dalam sekali serang dan menyelesaikan misi saat gas beracun sudah hilang, itu terlalu cepat.


Sesampainya dikota.


Andre langsung pergi ke gedung olahraga. Tempat semua orang yang menerima misi kota Haiti.


"Andre.. kita.. kita berhasil!"


Semua orang yang ada didalam gedung olahraga menjadi lega, akhirnya dengan selesainya misi mereka bisa keluar dari kota tersebut.


Andre menghela nafas lalu tersenyum melihat banyak orang yang senang. Orang-orang yang tadinya menderita sekarang menjadi begitu ceria.

__ADS_1


"Apa kalian mau mengadakan pesta dengan selesainya misi?" tanya Andre yang masih tersenyum.


"Tentu."


"Kami tidak masalah dengan itu."


"Pesta setelah misi selesai. Tidak buruk."


Semua orang yang ada digedung olehraga setuju. Mereka ingin mengadakan pesta untuk peringatan selesainya misi.


"Apa tidak masalah jika kita mengajak, Yu Xuan Dan anggotanya?"


Andre bertanya, tidak mungkin dia mengadakan pesta tanpa mengajak semua orang yang ada dikota.


"Itu sedikit-"


"Dia itu kejam, acuh tak acuh, aku secara pribadi benci dengan sikapnya itu."


"Itu benar, memangnya orang yang sudah tua bisa apa didunia seperti ini?"


"Aku juga benci padanya karena semua orang harus bekerja untuk mendapatkan makanan. Apalagi makanan yang diberikannya lebih sedikit daripada orang yang bertarung digaris depan."


Beberapa orang sedikit tidak setuju dengan perkataan Andre. Mereka tidak setuju jika harus mengajak Yu Xuan yang sangat kejam dan sikapnya yang sangat keras pada mereka.


"Padahal yang Yu Xuan bilang itu benar.


'untuk apa aku membiarkan orang lemah dan tidak ingin melakukan apapun tetap hidup. Apa kalian ingin hidup dan menghabiskan makanan yang sudah aku kumpulkan?'


"Kelemahan adalah dosa, kah..." Andre menatap langit-langit. Ia benar-benar kelelahan setelah sepanjang malam bertarung dengan zombie diluar sana.


"Jadi begitu. Aku tidak akan memaksa untuk mengajak Yu Xuan. Tapi setidaknya aku akan bilang padanya bahwa kita akan mengadakan pesta."


Setelah mebgatakan itu Andre pergi kesebuah rumah tingkat. Ia diberi tahu oleh Zhao Li bahwa dirinya tinggal disana bersama dengan adik dan kedua orangtuannya.


Saat Andre hendak membuka pintu Pagar rumah Zhao Li. Terdengar suara dari belakangnya.


"Apa yang kau butuhkan?" tanya Zhao Li yang berada dibelakang Andre.


"Uwahh!" Andre sedikit terkejut lalu melompat.


Andre tidak dapat merasakan kehadiran Zhao Li. Mungkin ia terlalu lelah karena mencari persediaan dan juga bertarung melawan zombie.


Tapi tidak seharusnya bagi dirinya menurunkan kewaspadaa setelah misi yang diberikan selesai begitu saja.


"Hahah... Maaf jika aku mengagetkanmu." Zhao Li masih tersenyum pada eksperesi kaget Andre.


"Tidak masalah, aku juga menurunkan kewaspadaaku saat misi sudah selesai."


"Hmm.. misi? Apa maksudmu misi mencari persediaan atau misi tersembunyi?" tanya Zhao Li, yang tidak tahu misi apa yang dimaksud oleh Andre.


"Kau tau?!" Andre terkejut setelah mendengar 'misi tersembunyi' dari mulut Zhao Li.

__ADS_1


"Eh? Aku tidak tahu. Memangnya ada misi tersembunyi?" Zhao Li dengan eksperesi bingung.


Andre menghela nafas panjang dan berpikir ada kesalah pahaman tentang misi tersembunyi yang dimaksud.


"Aku tidak memiliki misi tersembunyi. Tapi kenapa kau mengatakan tentang itu?"


"Maksudmu misi tersembunyi?"


Andre mengangguk pada pertanyaan Zhao Li.


"Itu terjadi subuh sekali. Entah aku juga tidak tahu maksud dari misi tersembunyi, tapi aku senang karena mendapatkan begitu banyak point..." Zhao Li tersenyum.


"Aku tidak percaya dengan matinya mutan gas bracun, akan mendapatkan banyak point dan menyelesaikan misi tersembunyi." Zhao Li tersenyum lebar dan terlihat bahagia.


"Jadi kau yang membunuh mutan itu?"


"Bisa dibilang seperti itu. Mungkin..."


Zhao Li juga tidak tahu harus mengatakan tentang dewa atau tidak pada Andre dan yang lainnya. Jadi ia mungkin akan sedikit mengelak dan tidak akan memberi tahu bahwa dia pernah dirasuki oleh dewa.


Apalagi setelah dirasuki oleh dewa, Zhao Li mendapatkan skill baru.


[Borrowing the power of a god]


[Dapat meminjam kekuatan para dewa. Tidak peduli dewa itu ada dalam cerita maupun game. Selama mereka menggunakan Divine Power, anda dapat meminjam kekuatannya sebesar 10%]


[Waktu penggunaan skill 5 menit]


[Waktu jeda skill 78 hari]


"Waduh..." Zhao Li tersenyum sambil menggaruk belakang kepalanya.


"Mungkin..." Andre membalas dengan eksperesi datar.


Ia sendiri tidak yakin dengan kata mungkin. Tapi ia akan percaya bahwa Zhao Li yang membunuh mutan itu.


"Jadi. Ada urusan apa pemimpin sepertimu datang kemari?"


"Aku ingin mengadakan pesta karena misi yang sudah kau selesaikan."


"Hee.. baik sekali. Apa kalian ingin mengadakan pesta karena aku membunuh mutan dan menyelesaikan misi tersembunyi?"


Zhao Li sedikit girang dan senang. Padahal dia hanya menyelesaikan misi tersebut setelah kesadarannya kembali.


"Tidak. Bukan seperti itu." Andre menjelaskan apa yang harus dia katakan pada Zhao Li.


"Hoo... Mereka sepertinya tidak suka dengan keberadaan Yu Xuan."


"Jika Yu Xuan kembali, tolong sampaikan padanya ya," ucap Andre kemudian berjalan meninggalkan kediaman Zhao Li.


Zhao Li hanya mengacungkan jempolnya pada Andre dan masuk kedalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2