
Pukul 11 lewat Arya sampai di bandara internasional sukarno hatta
setelah membaca pesan di hpnya
dia pun langsung menuju ke mobil pamannya yg memang sudah menunggu sejak setengah jam yg lalu
Setelah bersalaman dengan paman nya
Arya langsung memasukkan barang barangnya dan duduk di depan samping paman nya
Paman Arya bernama Sutarmo bekerja di perusahaan besar di jakarta
Sutarmo adalah adik dari ibu arya yg paling bungsu
umurnya sekitar 30 tahun
walaupun Sutarmo sudah 30 tahun tapi wajahnya keliatan lebih muda
Masih terlihat gagah dan tampan walapun kulitnya sawo matang
Sedangkan Arya umurnya baru 20 tahun
Dengan kulit putih dan sangat tampan di tambah hidungnya yg mancung membuat banyak gadis di desanya sering diam diam mencuri pandang
Kadang Arya sering di ejek sm teman di kampung kalo dia hanya anak angkat
alasan nya Karna kedua orang tua arya gak ada yg kulitnya putih tapi Arya tidak menggubris nya
sambil nyetir paman dan arya saling bertukar cerita tentang keadaan orang tua arya di kampung dan Paman Sutarmo juga cerita tentang kehidupannya di Jakarta
Ini hari pertama Arya datang ke ibukota
__ADS_1
Arya hanya tamatan SMA di kampungnya
Di kampung Arya hanya membantu ibu dan ayah di sawah karna di kampung hanya itu yg bisa Arya kerjakan
Arya datang kesini bukan kemauannya
tapi memang sengaja di panggil paman nya
Arya disini diminta oleh paman untuk menemani tante Serly istri paman nya
Paman Sutarmo sering kasihan dengan isteri nya Karna Sutarmo sering dinas di luar jakarta
Dengan adanya Arya bisa membuat Sutarmo lebih merasa tenang jika dinas di luar kota karna sudah ada Arya yg menemani Serly istrinya
Tante Serly umurnya sekitar 24 tahun
mempunyai wajah yg cantik dan berkulit putih
tinggi sekitar 165cm begitulah gambaran dari tante Serly istri paman Sutarmo
Arya terkagum kagum melihat rumah rumah besar dan indah dikiri dan kanan jalan perumahan tersebut
Di kampung Arya paling hanya bisa di hitung dengan jari untuk melihat rumah indah dan semegah di kawasan seperti ini
tak lama kemudian mobil berhenti di sebuah rumah berlantai tiga yg sangat indah dan megah menurut Arya
Baru saja Arya keluar dari mobil
dua wanita cantik keluar dari rumah menyambut Arya dan Paman Sutarmo
bukan hanya cantik tapi sangat cantik menurut Arya dan satu cantik
__ADS_1
Kalau dilihat secara sekilas keduanya seumuran dengan Arya tapi aslinya tidak karna umur tante Serly sekitar 24 tahun
yg sangat cantik itu adalah Serly istri dari Sutarmo
Arya tau itu tante Serly karna Serly pernah datang ke kampung saat baru menikah dengan paman Sutarmo
saat itu Arya baru kelas tiga sekolah menengah pertama
Arya yg lagi melamun dikejutkan teriakan gembira dari Tante Serly
"Selamat datang, ponakan kecil tante"
Sangking gembira tante Serly langsung mencubit pipi Arya dan memeluk dengan erat
Arya yg di peluk cuma bisa manyun karna masih di bilang kecil sm tante nya padahal Arya kan sudah gede udah 20 tahun dan selain manyun Arya juga merasa deg degan krn pelukan tante Serly begitu erat sehingga Arya merasakan sensasi sepasang gundukan lembut di dadanya membuat Arya sesak napas di buatnya
mungkin bagi Tante biasa aja Krn masih menganggap Arya ponakan kecilnya tapi beda sama Arya yg sudah bisa membedakan wanita dewasa atau remaja
Paman yg melihat kelakuan istrinya hanya tertawa bahagia
Dalam hatinya rumah tidak sepi lagi karna sudah ada Arya yang menemani di rumah besar mereka
"Sumi, ambilkan barang arya dari bagasi mobil dan bawa masuk ke dalam rumah" Terdengar suara Paman Sutarmo
Sumi sebagai pembantu rumah langsung bergerak cepat mengikuti perintah majikan nya
Setelah basa basi sebentar dengan Arya
Paman langsung pamit ke kantor lagi
karna tadi paman hanya ijin sebntar sama atasannya untuk menjemput Arya
__ADS_1
Setelah paman berangkat ke kantor lagi
tante Serly langsung menarik tangan Arya untuk mangajak masuk ke dalam rumah