Asmara Arya

Asmara Arya
Awal di rumah paman


__ADS_3

Pukul 11 lewat Arya sampai di bandara internasional sukarno hatta


setelah membaca pesan di hpnya


dia pun langsung menuju ke mobil pamannya yg memang sudah menunggu sejak setengah jam yg lalu


Setelah bersalaman dengan paman nya


Arya langsung memasukkan barang barangnya dan duduk di depan samping paman nya


Paman Arya bernama Sutarmo bekerja di perusahaan besar di jakarta


Sutarmo adalah adik dari ibu arya yg paling bungsu


umurnya sekitar 30 tahun


walaupun Sutarmo sudah 30 tahun tapi wajahnya keliatan lebih muda


Masih terlihat gagah dan tampan walapun kulitnya sawo matang


Sedangkan Arya umurnya baru 20 tahun


Dengan kulit putih dan sangat tampan di tambah hidungnya yg mancung membuat banyak gadis di desanya sering diam diam mencuri pandang


Kadang Arya sering di ejek sm teman di kampung kalo dia hanya anak angkat


alasan nya Karna kedua orang tua arya gak ada yg kulitnya putih tapi Arya tidak menggubris nya


sambil nyetir paman dan arya saling bertukar cerita tentang keadaan orang tua arya di kampung dan Paman Sutarmo juga cerita tentang kehidupannya di Jakarta


Ini hari pertama Arya datang ke ibukota

__ADS_1


Arya hanya tamatan SMA di kampungnya


Di kampung Arya hanya membantu ibu dan ayah di sawah karna di kampung hanya itu yg bisa Arya kerjakan


Arya datang kesini bukan kemauannya


tapi memang sengaja di panggil paman nya


Arya disini diminta oleh paman untuk menemani tante Serly istri paman nya


Paman Sutarmo sering kasihan dengan isteri nya Karna Sutarmo sering dinas di luar jakarta


Dengan adanya Arya bisa membuat Sutarmo lebih merasa tenang jika dinas di luar kota karna sudah ada Arya yg menemani Serly istrinya


Tante Serly umurnya sekitar 24 tahun


mempunyai wajah yg cantik dan berkulit putih


tinggi sekitar 165cm begitulah gambaran dari tante Serly istri paman Sutarmo


Arya terkagum kagum melihat rumah rumah besar dan indah dikiri dan kanan jalan perumahan tersebut


Di kampung Arya paling hanya bisa di hitung dengan jari untuk melihat rumah indah dan semegah di kawasan seperti ini


tak lama kemudian mobil berhenti di sebuah rumah berlantai tiga yg sangat indah dan megah menurut Arya


Baru saja Arya keluar dari mobil


dua wanita cantik keluar dari rumah menyambut Arya dan Paman Sutarmo


bukan hanya cantik tapi sangat cantik menurut Arya dan satu cantik

__ADS_1


Kalau dilihat secara sekilas keduanya seumuran dengan Arya tapi aslinya tidak karna umur tante Serly sekitar 24 tahun


yg sangat cantik itu adalah Serly istri dari Sutarmo


Arya tau itu tante Serly karna Serly pernah datang ke kampung saat baru menikah dengan paman Sutarmo


saat itu Arya baru kelas tiga sekolah menengah pertama


Arya yg lagi melamun dikejutkan teriakan gembira dari Tante Serly


"Selamat datang, ponakan kecil tante"


Sangking gembira tante Serly langsung mencubit pipi Arya dan memeluk dengan erat


Arya yg di peluk cuma bisa manyun karna masih di bilang kecil sm tante nya padahal Arya kan sudah gede udah 20 tahun dan selain manyun Arya juga merasa deg degan krn pelukan tante Serly begitu erat sehingga Arya merasakan sensasi sepasang gundukan lembut di dadanya membuat Arya sesak napas di buatnya


mungkin bagi Tante biasa aja Krn masih menganggap Arya ponakan kecilnya tapi beda sama Arya yg sudah bisa membedakan wanita dewasa atau remaja


Paman yg melihat kelakuan istrinya hanya tertawa bahagia


Dalam hatinya rumah tidak sepi lagi karna sudah ada Arya yang menemani di rumah besar mereka


"Sumi, ambilkan barang arya dari bagasi mobil dan bawa masuk ke dalam rumah" Terdengar suara Paman Sutarmo


Sumi sebagai pembantu rumah langsung bergerak cepat mengikuti perintah majikan nya


Setelah basa basi sebentar dengan Arya


Paman langsung pamit ke kantor lagi


karna tadi paman hanya ijin sebntar sama atasannya untuk menjemput Arya

__ADS_1


Setelah paman berangkat ke kantor lagi


tante Serly langsung menarik tangan Arya untuk mangajak masuk ke dalam rumah


__ADS_2