
Di rumah Serly dan Rina kelabakan karna sampe sore ini Arya belum pulang
Yang buat mereka kesal Arya tidak membawa handphone karna handphone Arya ada tertinggal di kamarnya lagi di cas
Karna tidak ada yg bisa di lakukan akhirnya mereka hanya bisa menunggu sampai besok
jika besok masih belum ada kabar baru rencana nya akan melapor ke pihak yg berwajib
Serly juga sudah mengabari ke suaminya Sumarto di luar kota
Sumarto juga menyarankan menunggu sampai besok dan baru akan bertindak jika besok Arya masih belum kembali ke rumah
*******
Elisya yg terbangun melihat Arya sudah di sampingnya langsung bangun memeluk Arya
Elisya sangat takut tadi karna Arya lama gak kembali sampai gak sadar ketiduran
Arya pun menjelaskan situasi di luar dan meyakinkan jika mereka akan bisa keluar dengan selamat agar Elisya bisa tenang
Arya hanya tinggal menunggu waktu agar penjaga tinggal seorang diri baru mulai bertindak
Satu jam kemudian Arya kembali mengunakan raga ilusi nya dan keluar melihat penjaga masih tetap ada berdua
sebelum lima menit Arya kembali lagi ke ruangan tempat Elisya karna dia yakin jika lebih lima menit tubuhnya akan kelihatan lagi
Dan benar saja setelah lima menit tubuh Arya sudah kembali normal dan bisa di lihat oleh Elisya
Sekarang Elisya sudah tidak cemas lagi karna sudah tahu akan ilmu raga ilusi yg Arya miliki
Arya mengingatkan Elisya siap siap malam ini untuk keluar dari ruangan itu
__ADS_1
Sekitar jam tujuh malam terdengar suara mobil pergi menjauh
Arya langsung merapal ilmu raga ilusinya dan segera keluar dari tempat mereka di sandera
Arya yg melihat seorang penjaga duduk di depan meja sedang asyik bermain handphone
Di atas meja ada dua botol kosong tanpa pikir panjang Arya langsung mengambil satu botol dan memukul bagian kepala penjaga dengan sekuat tenaga
"Praaak"
"Aakhhh" penjaga itu berteriak histeris karna tiba tiba merasakan sakit kepalanya di pukul sesuatu tapi tidak melihat siapa yg melakukan nya
Arya mengambil sebotol lagi dan memukul kembali penjaga itu
"Prakkkk"
"Buuukkk" penjaga langsung pingsan di tempat
Karna tidak ada tali Arya membuka baju dan celana penjaga yg pingsan itu lalu mengikat tangan penjaga dengan bajunya dan mengikat kaki penjaga dengan celana panjangnya
Lebih dari lima menit Arya mengurus penjaga itu dan kini tubuh Arya kembali kelihatan seperti semula
Arya bergerak cepat langsung menuju ruangan tempat Elisya di sandera dan langsung membuka pintunya dengan kunci yg di ambil dari penjaga tadi
Elisya yg melihat pintu terbuka dan melihat Arya masuk langsung gembira karna diapun merasa was was takut Arya tidak bisa menghabisi penjaga diluar
"Ayo kita pergi dari sini" Kata Arya dan menarik tangan Elisya untuk segera pergi dari tempat itu
Elisya hanya mengangguk dan mengikuti Arya dengan langkah cepat
Mereka segera keluar dari rumah itu dan berlari sejauh mungkin
__ADS_1
Jalanan yg sepi dan gelap mereka terus berlari berharap ada kendaraan yg bisa di tumpangi
Arya dan Elisya pun tidak tahu sekarang mereka ada dimana
Hampir setengah jam Arya berlari sambil memegang tangan Elisya dan akhirnya cahaya lampu mobil terlihat dari kejauhan tanpa ragu Arya segera melambai tangannya agar mobil itu berhenti
Mobil pun berhenti di depan mereka tapi sopirnya belum mau turun
Siapapun akan waspada jika di jalan yg gelap dan sepi ini ada orang yg menghentikan kendaraan nya
Setelah melihat dengan seksama sepasang pria dan wanita yg menghentikan
Sopir itu pun membuka pintu mobilnya
Arya dengan cepat memberi alasan yg tepat agar mereka di ijinkan masuk ke mobil
Setelah mendengar penjelasan dari Arya
Sopir itu pun segera membuka pintu mobil nya dan menyuruh Arya dan Elisya masuk
Saat mobil sudah berjalan sopir itu bertanya dimana alamat Arya dan Elisya
Arya langsung memberi tahu alamat rumah pamannya
"Waduhh jauh dari sini, kita sekarang di luar jakarta butuh waktu sekitar empat jam baru sampai kesana" Kata Sopir yg kaget karna akan makan waktu yg lama dan banyak menghabiskan BBM jika harus mengantar kesana
"Jangan kuatir kami akan memberi imbalan yg banyak asal kami bisa selamat sampai tujuan" Kata Elisya cepat
"Dan tolong pinjam handphone nya agar uang bisa di siapkan sama orang tua ku jika sampai disana" Lanjut Elisya lagi
"Baiklah kalo begitu" Kata Sopir itu dan langsung memberi handphone nya kepada Elisya
__ADS_1
Elisya langsung menerima handphone itu dan mengetik no papanya untuk memberi tahu keadaaan mereka.