Asmara Arya

Asmara Arya
Wajah Muda Pradipta Subianta


__ADS_3

Siang ini Serly dan Arya sedang memasuki sebuah restoran mewah


Setelah mengantar Sumarto dan Sumi ke bandara mereka berdua berniat makan siang di luar


Arya hanya mengikuti tantenya untuk makan disana


Jika di lihat sekilas mereka seperti kakak yg memaksa adiknya agar segera makan


Karna terlihat Serly berjalan sambil menarik ponakannya memasuki restoran


Suasana restoran terlihat ramai karna memang jam nya makan siang


Serly menuju sebuah meja di pojok ruangan yg masih kosong dan segera memanggil pelayan untuk memesan makanan


"Arya mau makan apa atau tante yg pesankan?"


Serly bertanya kepada Arya dan di jawab anggukan arya yg mengartikan menyetujui usul tantenya.


Sambil menunggu pesanan datang mereka ngobrol sambil tertawa karna Arya dengan polosnya berkata belum punya pacar saat tantenya bertanya


Bagi Serly itu terdengar lucu karna Arya yg terlihat sangat tampan tapi belum punya pacar


dan tak lama kemudian makanan pesanan mereka datang


Obrolan pun terhenti dan mereka langsung asyik menikmati makanan yg ada di depan mereka


Saking asyiknya mereka makan tanpa disadari oleh Arya dan Serly ada tiga pasang mata yg dari tadi memandang mereka dari meja bagian tengah

__ADS_1


Rupanya sejak Arya masuk pandangan mereka bertiga hampir tak lepas dari perhatian mereka


Ketiga orang tersebut adalah Seorang pria separuh baya bersama istrinya dan seorang gadis cantik umur sekitar 18 tahun


Terlihat dari pakaian nya yg mewah mereka sepertinya keluarga kaya raya di tambah dengan jam tangan yg dipakai pria itu jelas jam tangan import edisi terbatas yg harganya mungkin sama dengan sebuah mobil bahkan bisa lebih mahal


Pria itu adalah Pradipta Subianta Seorang Presiden Direktur Sebuah perusahaan besar yg mempunyai banyak cabang di seluruh indonesia yg bergerak di segala bidang


Kebetulan sedang makan siang bersama istri nya Sundari Subianta dan Anak gadisnya Elisya Subianta


Seperti ada yg menggerakkan lehernya


Arya tiba tiba menoleh ke arah meja di bagian tengah ruangan itu


Pandangan Arya terpaku pada pria separuh baya itu dan sempat membuat Arya bingung beberapa detik lalu melanjutkan makannya walau masih terlihat bingung di wajahnya


Kini gantian Serly yg bingung tanpa sadar bergumam "kenapa mirip?"


"Mama... Papa coba perhatikan wajah pria itu" terdengar suara pelan Elisya yg juga heran karna melihat wajah seorang pria yg persis seperti foto masa muda papanya


"Iya" ucap Pradipta dengan suara bergetar


Sedangkan Sundari hanya bisa diam tapi terlihat matanya menerawang jauh terpancar kesedihan yg mendalam


Pradipta mengambil handphone nya dan mulai memanggil seseorang


Setelah tersambung lalu memberikan arahan agar anak buahnya bergerak cepat menuju restoran tempat mereka makan

__ADS_1


Arya dan Serly yg masih dalam keadaan bingung cepat cepat menyelesaikan makannya


Sekitar lima belas menit kemudian mereka langsung ke kasir dan keluar menuju mobil berniat langsung pulang ke rumah


Disaat mobil Serly sudah mulai bejalan


Sebuah mobil mengikuti dari belakang tanpa di sadari oleh Serly dan Arya


Arya hanya duduk termenung melihat kedepan entah apa yg ada dalam pikiran nya


Serly yg melihat keadaan Arya yg termenung mulai bersuara


"masih mikir wajah orang tadi?"


"i-iya tante" Arya tergagap menjawab pertanyaan tantenya yg tiba tiba


"Jangan terlalu di pikirkan, mungkin hanya kebetulan saja" Sambung Serly lagi


Yg di balas Anggukan oleh Arya


Serly pun mulai mengganti topik pembicaraan lain dan mulai bercerita hal hal lucu yg membuat mereka tertawa sehingga melupakan kejadian di restoran tadi


sehingga tak sadar mereka sudah sampai di depan rumah


Saat mobil Serly masuk ke halaman rumahnya


Mobil yg mengikuti mereka berhenti agak jauh

__ADS_1


Setelah beberapa menit mobil itu pun pergi.


__ADS_2