
Melihat Arya yg mengangguk menyetujui permintaan nya, Rina pun berkata sambil keluar dari kamar Arya
"Pijitnya di ruang santai aja sambil nonton TV, aku mau ambil lotion dulu dan kamu cukup pake celana pendek aja biar pakaian mu gak kotor"
Arya pun ikut keluar menuju ruang santai
Sekitar lima menit Rina keluar dari kamar Serly sambil membawa sebotol lotion
Di kamar tadi Rina sempat menukar bajunya memakai pakaian tidur Serly yg bagian depan nya terbuka lebar dan panjangnya hanya sejengkal di bawah pinggul
Arya sempat bengong melihat Rina yg seksi keluar dari kamar
Terlihat jelas bagian atas sepanjang gundukan putih mulus milik Rina
Ditambah lagi baju yg kependekan sehingga memperlihatkan paha mulus Rina yg membuat Arya menelan liurnya
Rina tersenyum gembira melihat sorot mata Arya memandang tubuh nya penuh kagum.
Rina berjalan pelan bak peragawati menuju ke depan TV mencari film romantis lalu menyalakannya
Kemudian pengambil bantal dan segera berbaring
"Ini lotionnya, kamu pijit dari betis ya" kata Rina dengan senyum manis sambil memberikan botol lotion ke Arya
__ADS_1
Arya menerima botol lotion itu dan menumpahkan sedikit ke telapak tangan nya dan mulai memijat betis rina dengan perlahan
Rina berbaring sambil menutup matanya menikmati pijatan lembut dari Arya
Sentuhan tangan Arya membuat sensasi indah di pikiran Rina
Arya pun sama saat menyentuh kulit lembut betis Rina terasa ada aliran hangat dalam darah nya membuat jantungnya berdegub agak kencang
Walaupun tangan Arya bergerak tapi pandangan nya terus berganti dari wajah cantik di depannya yg seperti putri tidur terus kebagian bawah tubuh rina membuat tenggorokan nya terasa kering
Dan tangan Arya pun semakin naik dan mulai memijat kedua paha mulus di depannya
pelan tapi pasti tangan Arya bergerak maju mundur dengan ritme yg pelan.
Apalagi saat tangan nya mendorong lebih jauh ke atas otomatis pakaian bawah rina ikut naik
membuat mata arya melotot sempurna melihat segitiga pengaman yg transparan membentuk bukit indah terbelah dua
Tangan Arya yg nakal mulai bertindak lebih
Semakin menekan kuat ke atas sehingga jarinya menyentuh bukit itu
"aaahh..." terdengar rintihan halus keluar dari mulut rina saat jarinya menyentuh bukit itu
__ADS_1
Kejadian tersebut berulang kali di lakukan arya
Dan suara rintihan semakin kuat membuat Arya semakin semangat melakukan nya
Hingga akhirnya Rina menarik tangan Arya lalu meletakkan di dadanya dan meminta Arya duduk di pahanya
Arya yg memang sudah larut dalam sensasi indah di kepalanya hanya menuruti keinginan rina
Kedua tangan Arya mulai meremas pelan sepasang gundukan hangat milik rina dan posisi pinggul nya mulai bergerak pelan mencari sensasi hangat dibawah sana
Rina pun semakin menggelora di barengi erangan merdu yg keluar dari mulutnya di sertai mengangkat pinggulnya keatas seolah meminta lebih.
Sepasang tangan Rina memeluk leher Arya dengan gemas menariknya agar semakin merapat dan mendaratkan ciuman panas di bibir Arya
Gelombang hasrat mereka semakin besar seperti sebuah gunung yg akan memuntahkan semua magma panas dari dalamnya
Di puncak hasrat yg sudah hampir meledak akhirnya penyatuan dua tubuh berlainan jenis ini menempel sempurna dan berhenti disaat erangan kenikmatan keluar serempak dari mulut mereka
Keduanya kini terdiam meresapi sisa sisa kenikmatan yg baru saja mereka dapatkan
Rina tersenyum bahagia melihat wajah tampan yg masih memeluk tubuhnya dengan erat
Arya pun merasa gembira karna baginya ini praktek dari menyerap sari bunga (* baca ch 12) yg akan menambah kekuatan ilmu dari inti buminya
__ADS_1
Arya memang harus mempunyai kekuatan yg lebih karna masa depan Arya akan banyak melewati segala mara bahaya.