
Jam 14:15 WIB Arya terbangun dari tidur siang nya setelah mencuci muka terus turun menuju taman di depan rumah pamannya
Di Rumah hanya Arya sendiri karna selesai makan siang Serly langsung keluar karna ada acara arisan bersama teman teman nya
Arya rencana merawat taman yg rumputnya sudah mulai tinggi
"huk.. huk... huk..." Arya yg asyik mencabut rumput mendengar suara batuk dari depan gerbang rumah pamannya
Karna penasaran Arya berjalan kedepan dan membuka pintu gerbang sedikit agar bisa dilewati
Rupanya ada seorang kakek lagi duduk bersandar di pagar berpakaian lusuh seperti seorang pengemis umurnya mungkin sudah 70 tahun terbatuk batuk
Timbul rasa kasihan Arya lalu berjalan mendekati kakek itu dan langsung bertanya
"kakek kenapa dan dari mana?"
"Saya lapar dari kemarin belum makan, tempat ku dari jauh sedang mencari seseorang" jawab kakek itu
"Tunggu sebentar kek, aku ambil kan makanan" ucap Arya sambil berjalan masuk ke rumah untuk mengambilkan makanan walaupun masih heran atas ucapan kakek tersebut
Yang bikin Arya heran kenapa seorang pengemis bisa masuk ke komplek ini
Biasanya pengemis atau pemulung tidak di ijinkan masuk oleh security yg berjaga di gerbang perumahan ini
Di tambah ucapan kakek itu "dari jauh dan mencari seseorang" bikin Arya tambah bingung
"ini kek makanlah" Arya memberikan sepiring nasi di tambah beberapa lauk dan sebotol Air mineral
__ADS_1
Kakek itu tersenyum menerima pemberian dari Arya dan langsung makan dengan lahap
Kurang dari lima menit piring sudah kosong dan langsung meminum air di botol yg bikin Arya kaget sambil mengusap kedua matanya
Yang bikin Arya kaget cara kakek itu minum
Botol tetap di lantai dan hanya membuka tutupnya tapi Air nya keluar sendiri masuk kedalam mulut nya persis seperti orang minum pake sedotan padahal gak ada sedotan sama sekali
Belum hilang kekagetan Arya tiba tiba keluar pertanyaan dari kakek itu "Nama kamu siapa?"
"Nama saya Arya kek" jawab Arya
"Terima kasih, karna kebaikan mu maka aku akan memberikan hadiah buat kamu" ucap kakek itu
"Tidak perlu kek, saya ikhlas menolong kakek" jawab Arya
Kakek itu tersenyum lalu berjalan mendekati Arya
Dengan gerakan cepat tanpa Arya sadari tangan kakek sudah ada di kepala Arya
jari jempol kakek itu pas di kening Arya
Seberkas sinar masuk lewat kening Arya
Arya menjerit kuat merasakan sakit yg sangat hebat seperti besi panas menusuk keningnya
Kejadian itu hanya beberapa detik dan di saat kakek melepaskan tangan nya
__ADS_1
Arya sudah tumbang tidak sadarkan diri lagi
Sebelum tubuh Arya jatuh menyentuh tanah
tangan kakek bergerak cepat menangkap nya
lalu berjalan kedalam gerbang sambil mengangkat tubuh Arya seperti mengangkat karung yg berisi kapas
Tubuh Arya di baringkannya di depan pintu
lalu mengeluarkan sebuah kitab dari dalam bajunya dan menaruh di genggaman Arya
Kakek itupun keluar gerbang dan menggerakkan jari telunjuknya
gerbang tertutup sendiri tanpa menyentuh nya
Dan tubuhnya nya berubah seperti kaca transparan lalu perlahan menghilang di tiup angin
Arya membuka matanya merasa bingung kenapa dia tidur di depan pintu
Perlahan ingatan nya kembali langsung berlari membuka gerbang sambil berteriak memanggil kakek tadi
Diluar gerbang hanya ada piring kotor dan botol air yg sudah kosong
Kakek misterius itu sudah menghilang entah kemana
Inilah hadiah dari kakek saat mata Arya melihat sebuah kitab yg ada di tangan nya
__ADS_1
"terima kasih kek atas hadiah nya" ucap Arya dalam hati