Asmara Arya

Asmara Arya
Sensus Gadungan


__ADS_3

Di meja makan mereka berdua sarapan sambil ngobrol dan bersenda gurau


kegembiraan dan kebahagiaan terpancar dari wajah mereka


mereka duduk berdampingan, Arya yg usil sesekali menyuapi Serly


Kali ini Serly yg menyuapi Arya sambil berkata "makan yg banyak biar cepat gede hehe"


Arya hanya membuka mulut nya lebar lebar sambil melotot kan kedua matanya


mengartikan ucapan Serly kalo dia masih kecil


"hi..hi..hi..." Serly hanya tertawa melihat tingkah arya


"Arya Sudah gede tante" ucap Arya sambil cemberut


"Apanya yg sudah gede?" balas Serly yg matanya mengerling genit ke bawah pinggang Arya


Arya makin gemas melihat tingkah wanita cantik di sampingnya lalu berkata "mau lihat kalo sudah gede" dan tanpa ijin bibirnya langsung ******* bibir Serly dengan lembut penuh kasih sayang


Serly yg mendapat ciuman mendadak bukan nya kaget malah senang dan membalas ciuman Arya


Mendapat respon dari Serly, Arya makin semangat lidahnya bergerak cepat menerobos mulut Serly dan berputar disana persis seperti sepasang ular yg saling membelit


Serly seolah tidak mau kalah segera melingkar kan kedua lengan nya di leher Arya dan kakinya bergerak maju lalu duduk di pangkuan Arya


Arya pun balik memeluk pinggang Serly merapatkan tubuh bagian bawah mereka


membuat aliran darah bergerak cepat disekujur tubuh mereka menciptakan sensasi indah


Setelah beberapa menit Arya melepaskan ciuman mereka

__ADS_1


Arya memandang wajah cantik yg merah merona di depannya


Dengan lembut menarik tangan Serly dan meletakkan di pangkal paha Arya sambil tersenyum nakal berkata "Sudah gede kan?"


Serly yg tangannya memegang tombak Arya yg sudah gede dan keras langsung menyembunyikan wajah merahnya di dada Arya dengan gemas berkata "Dasar anak nakal"


Disambut tawa Arya yg penuh kemenangan


Serly mengangkat wajahnya nya melihat wajah tampan di depannya lalu tangan Serly memegang wajah Arya dan mengelus nya penuh kasih sayang


Tangan Arya pun ikut bergerak ke atas dengan jari telunjuk nya bermain main di bibir Serly sambil berkata dengan tulus "tante cantik sekali"


Serly tersenyum mendengar pujian tulus dari Arya


wanita mana yg tidak senang jika di puji oleh orang yg di sukainya


"Arya, bisakah jika memanggil ku jangan pake tante cukup panggil nama saja karna umur kita gak beda jauh" Tiba tiba terdengar suara Serly penuh permohonan


walaupun di hatinya mulai tumbuh benih benih cinta tapi dia masih ragu untuk menjawab langsung permintaan tantenya


Seolah tahu apa yg di pikirkan oleh Arya


Serly berkata lagi "Pasti gak masalah, tenang aja semua akan baik baik aja"


Akhirnya Arya hanya mengangguk dan menarik kembali tubuh Serly kedalam pelukan nya


Serly gembira karna rencananya sudah mendapat lampu hijau dan membalas pelukan Arya lebih erat lagi


TING... TONG... Terdengar suara bel


Serly melepaskan pelukan Arya dan segera merapikan pakaian nya lalu berjalan membuka pintu depan yg langsung di ikuti Arya karna penasaran siapa yang datang bertamu

__ADS_1


"Pagi bu" terdengar suara laki laki setelah Serly membuka pintu


"pagi juga pak" balas Serly sambil melihat dua orang pria di depan nya


Seorang yg membawa map sudah Serly kenal


Dia Pak Sugiman Ketua RT di daerah nya dan satu lagi tidak dikenali mungkin asisten nya pikir Serly


"Silahkan masuk pak" Serly mengajak Pak RT dan temannya masuk dan menyilahkan duduk


Setelah semua duduk Serly betanya apa keperluan mereka bertamu


Pak RT menjelaskannya jika sekarang lagi mendata warganya


tanpa curiga Serly mengisi form yg diberikan oleh Pak RT dan di lanjutkan oleh Arya


Dalam form tersebut harus diisi data lengkap


Nama, Tanggal lahir, Pekerjaan, Nama orang tua, Alamat Kota Asal pun harus diisi bahkan no telp atau no handphone


Setelah selesai Pak RT dan temannya pamit pulang tanpa minum dahulu karna tadi saat di tawari minum oleh Serly mereka beralasan sudah banyak minum sejak dari mengunjungi warga sebelum nya


Mereka berdua keluar dan terus berjalan kaki lalu berhenti di sebuah tikungan


Sebuah mobil sudah menunggu disitu


Setelah basa basi sejenak Pak RT melanjutkan pulang dengan berjalan kaki setelah menerima sebuah amplop dari temannya


Dan seorang lagi langsung masuk ke mobil


Mobil itulah yg membuntuti Serly dan Arya saat pulang dari restoran beberapa hari yg lalu.

__ADS_1


__ADS_2