
"APA... KENAPA BISA ? DASAR ****** TIDAK BERGUNA"
Hutomo Pradipta mengumpat marah setelah mendengar dua orang yg di sandera anggotanya bisa melarikan diri
"Bakar Villa itu dan hilangkan semua jejak!!" Perintah Hutomo dengan suara keras kepada anggota nya
"Baamm" Hutomo membanting meja di depannya hingga hancur untuk menghilangkan kemarahan nya
*****
Pradipta Subianta bersama Sundari serta Serly dan Rina kini ngobrol lebih santai
Dan Serly pun mulai tak sungkan bercerita tentang suaminya yg sering tugas di luar kota
Dan Serly juga sudah menelpon suaminya kalo Arya sudah dalam perjalanan pulang dan sehat tanpa kurang apapun.
Begitu juga Rina dengan senang hati menemani mereka ngobrol
Sedangkan Sundari hanya ikut mendengar obrolan mereka tanpa banyak bicara
pikirannya masih diliputi rasa kuatir dan matanya mungkin sudah puluhan kali melihat jam mahal di tangan nya
Sekitar hampir tengah malam terdengar suara mobil datang
Tanpa di komando mereka langsung keluar karna yakin yg datang pasti Elisya dan Arya
__ADS_1
Baru saja Elisya dan Arya turun dari mobil
Serly langsung memeluk Arya dan Elisya juga langsung di peluk mamanya
Rina sebenarnya ingin juga memeluk Arya cuma masih bertahan takut orang salah paham
Elisya setelah melepaskan pelukan mamanya langsung memeluk Papanya
Semua yg melihat hanya tersenyum gembira karna Elisya dan Arya dalam keadaan sehat tanpa kurang apapun
Dan jack pun mengucapkan terima kasih kepada sopir yg menolong tuannya sekaligus memberikan amplop tebal yg memang di pesan oleh Elisya
Sang sopir yg melihat amplop tebal di tangannya tersenyum gembira dan segera pamit pulang ke rumahnya
Elisya mengajak mereka masuk kembali dan menggandeng tangan Arya dan tangan Serly satu lagi menarik tangan Rina
Karna Rina sudah minta maaf sama Serly dan menceritakan semua yg telah dilakukan nya bersama Arya
Serly awalnya kaget tapi akhirnya bisa menerima
Karna Serly tau kalau Arya bukan miliknya dan Arya juga bebas mau melakukan dengan siapa aja
Ditambah lagi saat pagi tadi Serly menemukan Kitab aneh 6 bab di laci lemari Arya dan membaca isinya
Serly semakin paham jika Arya bebas melakukan hal itu dengan orang yg disukainya untuk meningkat ilmu inti buminya dengan sistem menyerap sari bunga
__ADS_1
Sampai di dalam Serly langsung mengajak mereka semua makan
Arya dan Elisya menganguk setuju karna mereka berdua memang sangat lapar
Walaupun makanan yg di beli oleh jack hanya makanan siap saji tapi bagi Pradipta dan Sundari ini makan malam yg paling membahagiakan
Karna malam ini Arya sudah berkumpul kembali dikeluarga Pradipta Subianta yg sudah dua puluh tahun menghilang tiada kabar
Setelah makan Pradipta sekeluarga pamit kepada Serly
Arya di ajak juga pulang sama Sundari tapi Arya menolak dengan halus
Arya ingin pelan pelan masuk di keluarga Pradipta dan sementara tinggal di rumah Serly dan lagipula Arya belum melakukan Tes DNA walapun semua orang yakin kalau Arya sudah pasti anak dari Pradipta dan Sundari
Sundari memeluk erat dan memcium kening Arya sebelum pulang
Arya juga membalas pelukan ibu kandung nya dan mencium kening dan tangan Sundari
Setelah Pradipta sekeluarga pulang
Serly langsung memeluk Arya dan mencium pipi Arya berulang kali
Begitu juga dengan Rina yg sejak tadi menahan diri langsung ikut memeluk Arya bahkan tanpa ragu mengecup pelan bibir Arya
Arya mendapat pelukan dan ciuman dari Serly dan Rina hanya bisa kebingungan
__ADS_1
Melihat Arya yg kebingungan Serly dan Rina hanya tertawa cekikikan dengan gembira.