
Sukirno memandang meja di depannya yg penuh dengan makanan dan ada tiga gelas kopi yg sudah hampir habis isinya
Sukirno adalah ayah dari Arya
Dia merasa heran tapi juga senang karna dalam dua minggu ini Pak RW kampungnya sering berkunjung ke rumahnya bersama ponakannya
Kalau gak salah ini kunjungan yg kelima
mereka selalu bercerita apa aja dan sekali kali menyinggung nama Arya dan Suci adik Arya
Sukirno sedikitpun tidak curiga maksud kedatangan mereka
pikirnya Pak RW hanya pingin sekedar ngobrol
malah Sukirno merasa senang karna setiap Pak RW datang selalu membawa banyak makanan
Pak RW pun tidak merasa rugi memberikan banyak makanan
Uang yg di pakai untuk membeli makanan paling hanya sepersepuluh dari isi amplop yg di berikan jack kepadanya
Memang yg selalu menemani Pak RW adalah jack bawahan Pradipta Subianta yg di ketahui oleh sukirno hanya ponakan Pak RW yg sedang cuti kerja
Sukirno yg lugu dangan mudah di pancing oleh Pak RW dan Jack
Disaat dia didesak pertanyaan sama pak RW kenapa wajah nya tidak sama dengan Arya
Akhirnya Sukirno bercerita asal usul Arya dan awal dirinya bertemu dengan Arya tanpa curiga sedikitpun kepada Pak RW dan keponakan nya
~flash back~
__ADS_1
Sekitar 21 tahun yg lalu aku menyukai seorang gadis di kampung sebelah dan gadis itupun menyukai ku namanya Rahayu
Karna aku tidak ada uang maka orang tua ku menjual sebidang sawah untuk melamar Rahayu
Memang sawah itu akan di berikan untuk ku nantinya sebagai warisan
Orang tuaku mempunyai dua bidang sawah
Karna bagian ku sudah di jual otomatis aku tidak punya lahan lagi
Sedangkan yg satu bidang lagi memang untuk mencukupi kebutuhan hidup orang tua ku
Setelah menikah kami mengadu nasib ke ibukota
Karna lahan pertanian yg aku punya sudah di jual untuk biaya menikah
aku hanya tamatan sekolah menengah pertama sulit untuk mencari pekerjaan di ibukota
Sekitar setahun aku tinggal di ibukota bertahan hidup bersama Rahayu dari hasil bekerja sebagai kuli bangunan
Saat pulang kerja pas lewat di sebuah bangunan kosong tanpa penghuni aku mendengar suara tangis bayi
Aku penasaran lalu menuju asal suara yg terdengar dari dalam bangunan kosong itu
Disitulah aku menemukan bayi mungil yg sedang menangis
Aku mengambil bayi itu dan membawanya pulang ke rumah
Bayi kecil itu ku beri nama Arya dan tanggal lahirnya aku sesuaikan dengan tanggal aku menemukan nya karna aku tidak tahu tanggal lahir sebenarnya
__ADS_1
menurut perkiraan ku bayi itu baru berumur beberapa hari
Lebih kurang setengah tahun bayi kecil itu aku rawat kabar duka datang dari kampungku
Ayahku meninggal dunia dan tidak ada yg mengolah lahan miliknya
Akhirnya aku dan Rahayu pulang ke desa membawa Arya dan mengolah lahan peninggalan almarhum ayahku
~flash back off~
"Begitulah ceritanya tapi rahasia itu hanya aku dan istriku yg tau" Ucap Sukirno mengakhiri cerita nya
Pak RW yg mendengar cerita itu hanya mengangguk ngangguk seperti kambing yg di beri makan rumput
Sedangkan jack hanya tersenyum melihat titik terang dari tugas yg di berikan oleh tuannya
buku kecil dan pulpen yg di pegangnya segera dia simpan ke dalam sakunya
Diam diam jack mencatat cerita bagian terpenting menurut nya
walaupun jack sangat gembira mengetahui asal usul Arya tapi dia tidak menampaknya karna takut Sukirno curiga
Karna haripun sudah menjelang maghrib
Pak RW dan Jack berpamitan pulang
Setelah jack sampai di rumah Pak RW dia pun langsung berpamitan untuk segera pulang ke ibukota karna tugasnya sudah selesai
Saat jack berpamitan Pak RW tersenyum lebar
__ADS_1
Karna saat bersalaman Jack masih memberikan Amplop kepadanya.