Asmara Arya

Asmara Arya
Kisah Sukirno


__ADS_3

Sukirno memandang meja di depannya yg penuh dengan makanan dan ada tiga gelas kopi yg sudah hampir habis isinya


Sukirno adalah ayah dari Arya


Dia merasa heran tapi juga senang karna dalam dua minggu ini Pak RW kampungnya sering berkunjung ke rumahnya bersama ponakannya


Kalau gak salah ini kunjungan yg kelima


mereka selalu bercerita apa aja dan sekali kali menyinggung nama Arya dan Suci adik Arya


Sukirno sedikitpun tidak curiga maksud kedatangan mereka


pikirnya Pak RW hanya pingin sekedar ngobrol


malah Sukirno merasa senang karna setiap Pak RW datang selalu membawa banyak makanan


Pak RW pun tidak merasa rugi memberikan banyak makanan


Uang yg di pakai untuk membeli makanan paling hanya sepersepuluh dari isi amplop yg di berikan jack kepadanya


Memang yg selalu menemani Pak RW adalah jack bawahan Pradipta Subianta yg di ketahui oleh sukirno hanya ponakan Pak RW yg sedang cuti kerja


Sukirno yg lugu dangan mudah di pancing oleh Pak RW dan Jack


Disaat dia didesak pertanyaan sama pak RW kenapa wajah nya tidak sama dengan Arya


Akhirnya Sukirno bercerita asal usul Arya dan awal dirinya bertemu dengan Arya tanpa curiga sedikitpun kepada Pak RW dan keponakan nya


~flash back~

__ADS_1


Sekitar 21 tahun yg lalu aku menyukai seorang gadis di kampung sebelah dan gadis itupun menyukai ku namanya Rahayu


Karna aku tidak ada uang maka orang tua ku menjual sebidang sawah untuk melamar Rahayu


Memang sawah itu akan di berikan untuk ku nantinya sebagai warisan


Orang tuaku mempunyai dua bidang sawah


Karna bagian ku sudah di jual otomatis aku tidak punya lahan lagi


Sedangkan yg satu bidang lagi memang untuk mencukupi kebutuhan hidup orang tua ku


Setelah menikah kami mengadu nasib ke ibukota


Karna lahan pertanian yg aku punya sudah di jual untuk biaya menikah


aku hanya tamatan sekolah menengah pertama sulit untuk mencari pekerjaan di ibukota


Sekitar setahun aku tinggal di ibukota bertahan hidup bersama Rahayu dari hasil bekerja sebagai kuli bangunan


Saat pulang kerja pas lewat di sebuah bangunan kosong tanpa penghuni aku mendengar suara tangis bayi


Aku penasaran lalu menuju asal suara yg terdengar dari dalam bangunan kosong itu


Disitulah aku menemukan bayi mungil yg sedang menangis


Aku mengambil bayi itu dan membawanya pulang ke rumah


Bayi kecil itu ku beri nama Arya dan tanggal lahirnya aku sesuaikan dengan tanggal aku menemukan nya karna aku tidak tahu tanggal lahir sebenarnya

__ADS_1


menurut perkiraan ku bayi itu baru berumur beberapa hari


Lebih kurang setengah tahun bayi kecil itu aku rawat kabar duka datang dari kampungku


Ayahku meninggal dunia dan tidak ada yg mengolah lahan miliknya


Akhirnya aku dan Rahayu pulang ke desa membawa Arya dan mengolah lahan peninggalan almarhum ayahku


~flash back off~


"Begitulah ceritanya tapi rahasia itu hanya aku dan istriku yg tau" Ucap Sukirno mengakhiri cerita nya


Pak RW yg mendengar cerita itu hanya mengangguk ngangguk seperti kambing yg di beri makan rumput


Sedangkan jack hanya tersenyum melihat titik terang dari tugas yg di berikan oleh tuannya


buku kecil dan pulpen yg di pegangnya segera dia simpan ke dalam sakunya


Diam diam jack mencatat cerita bagian terpenting menurut nya


walaupun jack sangat gembira mengetahui asal usul Arya tapi dia tidak menampaknya karna takut Sukirno curiga


Karna haripun sudah menjelang maghrib


Pak RW dan Jack berpamitan pulang


Setelah jack sampai di rumah Pak RW dia pun langsung berpamitan untuk segera pulang ke ibukota karna tugasnya sudah selesai


Saat jack berpamitan Pak RW tersenyum lebar

__ADS_1


Karna saat bersalaman Jack masih memberikan Amplop kepadanya.


__ADS_2