
"Bunda,Zaza berangkat dulu ya"ucap Zaza.
Ya,Gadis itu bernama Nielko Zabrinda Zahra.anak dari pernikahan Syarifudin El fateh dengan Adiba' Aqillah. suka Premen milkita dan suka boneka tedibear.
"Iya,hati hati ya sayang"- Bunda Qillah
"Bun,kalok gitu abang juga berangkat ya" -Abang el. Ya, laki laki itu adalah Kalandra ozama Al farezel. anak pertama dari 2 bersau dara. suka musik dan juga sholawatan.
"iya,Abang juga hati hati ya"-ucap bunda Qillah
"iya bun,pasti"jawab Abang el
"Abang...... ayok.... nanti telat loh..."teriak Zaza dari ruang tamu. sangat menggelegar hingga ART yang sedang berada di dapur pun mebdengar nya dengan sangat jelas. padahal jarak ruang tamu ke dapur lumayan agak jauh . karena dapur berada di bagian paling belakang dan ruang tamu ada di bagian paling depan.
skip sampai sekolah~~~
"Dewi mana sih,katanya pukul 6 tepat suruh sampek sekolah,sekarang udah sampe sekolah,eh malah anaknya yang belum dateng"gerutu Zaza di sepanjang jalan koridor. dan disinalah sekarang Zaza.sambil menunggu Dewi yang lama tak datang Zaza pergi ke kantin untuk sarapan dulu. karena entah kenapa merutnya jika makan di kantin itu lebih enak dan santai . saat Zaza sedang enak enak menyeruput teh tiba tiba ada sesoorang yang mengejutkanya dari arah belakang.
"Dworr!!!!!"
"eh Astagfirullah... Mark lee lewat"latah Zaza . lalu sesoorang tadi tertawa kencang.
"HAHAHAHA... Zaza... Zaza..." setelah Zaza menengok ke belakang, ternyata orang itu adalah sesoorang yang sedari tadi ia tunggu. siapa lagi kalau bukan Dewi.
"ih Dewiiii....kamu ini kenapa sih kok hobi banget ngagetin aku?"tanya Zaza yang sudah setiap hari di kagetkan oleh Dewi .akan tetapi Zaza heran, kenapa dirinya tetap latah.
"hehehe...maaf maaf... lagian sih,kalok di kagetin latah. kan jadinya lucu"ucap Dewi .
skip pulang sekolah~~~~
__ADS_1
"Assalamualaikum Bunda..."ucap Zaza riang saat memasuki rumah.
"Waalaikumussalam"jawab Bunda Qillah dari arah dapur."Adek... cepet ganti baju nya... abis itu bantuin bunda di dapur" -Bunda Qillah
"Iya Bunda"jawab Zaza.
di dapur☆☆☆☆
"bun...Zaza bantuin apa?"tanya Zaza pada sang Bunda yang sedang me mixer adonan kentang dan tepung.
"Adek bantuin kupas buah buahanya ya.."-Bunda Qillah
"iya bun, siap"ucap Zaza sambil menghormatkan tanganya seperti saat sedang upacara.
"adek ,Bunda mau ngomong"-ucap Bunda dengan nada serius
"emm...iya bun,emang Bunda mau ngomong apa?"- tanya Zaza
DEGG
bagai di sambar petir , Zaza tidak pernah berpikir jika dirinya akan di jodohkan di usianya yang menginjak 18 tahun.
"Bun , Za-Zaza nggak mau bun" tanpa Zaza sadari setetes cairan bening berhasil turuh dari matanya.
"Kamu harus mau Zaza, ini yang terbaik untuk kamu. Bunda dan ayah mau yang terbaik buat kamu. Dan orang yg bakal dijodohin sama kamu itu Santri. tolong Zaza ,jangan bikin ayah dan Bunda kecewa " ucap bunda Qillah
"T- tapi ..."belum sempat Zaza melanjutkan kata katanya Ayah pun pulang.
"A- ayah.. hiks.. hiks.. Zaza nggak mau dijodohin yah..." isak nya
__ADS_1
"Zaza,dengerin Ayah. Ayah mau jodohin kamu bukan semata mata karena bisnislah , uanglah ,pekerjaanlah. Ayah itu cuman mau yang terbaik buat Zaza,dan tolong Zaza ngertiin itu. "ucap Ayah pada Zaza.
"Zaza butuh waktu sendiri" ucap zaza lalu segera melenggang pergi menuju kamarnya. ia butuh waktu sendiri untuk saat ini.
Di dalam kamar~~~
"hiks hiks... kenapa sih bunda sama ayah tega banget ngejodohin Zaza... hiks hiks.. padahalkan Zaza masih MA. belum juga lulus.. hiks.. " isak nya di dalam kamar. tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.
tok tok tok.....
"dek.... ini Abang nih...."
"dek......"
"abang boleh masuk ya...."
kriettt......
"abang......"ucap Zaza sambil berhambur kepelukan sang kakak. dan menangis terisak di pelukan sang kakak.
"bang....."panggilnya di sela sela tangis nya
"iya... ada apa dek?"tanya abang el pada Zaza
"so- soal p-perjodohan it-"ucapan Zaza dipotong oleh Abang el
"iya ,abang juga tau... tapi kamu harus terima dong. inikan yang terbaik buat kamu juga dek.Ayah sama bunda juga milihinya pasti yang terbaik dek..... kamu terima ya..... kamu tau nggak sih kalau bunda itu awalnya nggak mau kamu di jodohin?"-abang el
"t-tapi kan bun-bubda yang ma-"ucapan Zaza lagi lagi dipotong oleh abang el
__ADS_1
"iya . yang asli bunda itu nggak setuju. mengingat usia kamu yang masih muda. tapi setelah bubda liat orang yang mau dijodohkan dengan kamu itu orang baik baik dan dia sudah mapan dibidang agama dan pekerjaan. makanya bunda mau dan sepakat sama ayah kamu ..."jelas bunda yang tiba tiba saja sudah ada di depan pintu kamar.
"B-bunda..."