
Zaza sedang pergi ke dapur karena ia haus. lalu saat ia kembali ke kamar zaza mendengar Gibrar meracau tidak jelas.
"bu.... bukan Guhan yang ngelakuin bu... bu.. tolong jangan tinggalin Guhan... bu... ibu.." racau gibran
karena Zaza kasihan maka zaza bangun kan gibran. karena gibran meracau sambil menangis.
"mas... bangun... mas.." dan saat zaza menempelkan punggung tanganya pada pipi gibran...... ternyata panas
"za... " panggil gibran pada zaza
"iya mas..." jawab zaza lembut
"kamu nggak bakalan ninggalin saya kayak orang orang kan?" tanya gibran
"ninggalin mas? mana mungkin " jawab zaza tegas
"makasih ya za..." ucap gibran
" iya ... sebentar ya... zaza mau ambil kompresan dulu ya... biar redaan panas nya" ucap zaza izin pada gibran untuk pergi mengambil kompresan di dapur dan gibran meng iyakan
skip pagi~~~~
Zaza semalaman tidak tidur karena menjaga sang suami. gibran terus meracau dalam tidur nya. lalu zaza ada inisiatif untuk menyuruh gibran tidur di pahanya lau zaza elus elus kepalanya. dan yap... itu berhasil. gibran tidur dengan tenang dan tidak meracau lagi. akan tetapi saat akan zaza tinggal gibran malah terbangun.
dan jadilah sekarang tetap menemanj gibran hingga ayam bapak Imam berkokok.
" mas... bangun yuk..." ucap zaza lembut sambil mengelus rambut gibran .
"eunghh.... udah pagi za..." tanya gibran pada zaza
" iya mas... tadi kamu tidur nya pules banget jadi nggak tega kalok bangunin kamu buat sholat. dan saat aku tadi mau wudlu kamu nya malah bangun dan nggak mau ditinggalin. kamu nya juga masih lemes mas..." ucap zaza sambil membantu gibran duduk
__ADS_1
"mandi yuk mas... abis itu baru kita makan. aku udah pesen bubur nih" ucap zaza
" mandiin..." ucap gibran manja pada zaza. dan zaza membolakan mata sempurna. suaminya ini sangat manja sekali saat sedang sakit
"mas...." ucap zaza memohon pada gibran agar tidak jadi memandikan gibran
"za... ini suami kamu lagi lemes lho...." rengek gibran sambil bergelayut di lengan zaza
"hah... ya udah deh kalau begitu..." ucap zaza pasrah
"mandi bareng" mintak gibran pada zaza
"nih anak ya, di turutin kok malah makin ngelunjak" ucap zaza mengecilkan volume suara nya akan tetapi gibran masih bisa mendengar
"za.... aku ini nggak tuli loh...." ucap gibran dengan nada datar
" hehehe... iya iya ms gibran... suamiku... yang ganteng... membahana... menyinari dunia... sepanjang..... masa. tiada hentinya... walau umur sudah tua" ucap zaza panjang lebar akan tetapi radak menyinggung ya sist....
"aku belum tua loh za" koreksi gibran
" jadi kita mendi bareng za..." ucap gibran antusias . padahal wajah masih pucet kayak begitu
"iya mas. is not dream mas" jiwa jiwa drama zaza pun keluar
" is my dream za..." koreksi gibran
" ih terserah kamu mas... aku kecewok pada mu mas" mulai mendramai dan menjiwai ini orang
" hah ayuk za" ucap nya lalu mengg3ndong zaza ala brida style
" mas.... mau nyulik aku kemana mas...." jiwa jiwa zaza masih menjiwai karakter layangan putus tuh
__ADS_1
"skip di kamar mandi~~~~
"za... gosokin dong badan aku" ucap gibran
" ih nggak ah mas" jawab zaza
lalu gibran pun terpaksa menggosok tubuh nya sendiri. akan tetapi saat akan berdiri menyalakan shower kembali.... dia malah terpleset dan menindih tubuh zaza
"mass!!!" teriak zaza
lalu seperti bias... setelah mandi baru gosok gigi. emang aneh ini pasangan
tiba tiba saja dari arah belakan gibrang memeluk zaza. dan zaza pun ber balik badan. akan tetapi ada yang membuat zaza heran. apakah yang ada di leher sang suami?
lalu dengan inisiatif anak polos zaza pun menyentuh benda itu dan akhir nya.....
" ahh" satu ******* lolos begitu saja dari mulut gibran
" zaza... kamu kenapa ngelecehin mas?" tanya gibran
"loh emang itu apa mas?" tanya zaza
" ini tuh jakun za... kamu udah ngelecehin mas" ucap gibran
" iya iya maaf deh... gimana kalok kita imbangi nya pake ciuman aja?" tawar zaza
"oke" jawab gibran lalu langsung menyerobot bibir manis zaza
Hai teman-teman aku mau promosiin cerita novel aku yang baru nih....
__ADS_1
mampir jangan lupa tinggalkan jejak kalian..
bot komen dan like kalian sangat membantu banget bagi autor.....